
Putra mahkota dan xiao ling pun melakukan hubungan terlarang mereka di ruang pribadi rumah makan tempat mereka makan.
Suara erangan mereka mulai terdengar ke luar ruangan.
Namun seakan tidak perduli akan hal itu, mereka tetap melanjutkan kegiatan mereka, karna otak mereka sudah di penuhi oleh napsu.
Orang2 mulai merasa tak nyaman dengan suara mereka, karna banyak orang yang melihat putra mahkota dan xiao ling yang berada di dalam ruangan.
Sampai ahirnya ada orang yang angkat bicara karna tidak tahan dengan tingkah memalukan mereka.
"sungguh memalukan, bukankah yang berada di dalam ruangan ini adalah putra mahkota dan nona xiao ling?"
"iya benar, apa yang mereka lakukan?
"iya benar, mari kita dobrak ruangan ini"
"sunghuh memalukan"
Keributan mulai terdengar di rumah makan itu, dan juga banyak orang berkumpul untuk menyaksikan kejadian itu.
Namun pasangan itu masih merasa tak terganggu dan melanjutkan kegiatan mereka.
Semua orang semakin merasa jijik, dan salah seorang bangsawan menendang pintu ruang pribadi tempat putra mahkota dan xiao ling.
"brraaakkkk" suara pintu terbuka dengan keras.
Semua orang berkumpul untuk melihat kedalam ruangan pribadi, namun mereka tak menemukan keberadaan putra mahkota dan xiao ling.
__ADS_1
Ruangan itu kosong tapi berantakan dengan keadaan jendela yang terbuka.
Semua orang terkejut karna tak menemukan siapapun di ruangan itu.
"kemana mereka?"
"*iya kemana mereka?"
"aku sangat yakin, aku melihat dengan mataku sendiri bahwa putra mahkota yang memasuki ruangan ini bersama nona xiao ling*"
"iya aku juga melihatnya, tapi kemana mereka"
"lihat jendela itu terbuka, mereka pasti sudah kabur"
"iya mereka pasti kabur"
Akhirnya hanya di iyakan oleh semua orang. Karna bagaimanapun raja tak akan mempercayai mereka tanpa bukti.
Alice hanya senyum menyeringai di balik cadarnya, karna dia sudah tau hal ini akan terjadi.
Dan memang tujuannya bukan untuk membuat mereka ketahuan oleh orang secepat itu.
Bagaimanapun juga, dia akan membuat semua rakyat mengetahui perbuatan mereka dan akan menjadi cemohan kemanapun mereka pergi.
"nona, apakah nona sudah menebak akhirnya akan seperti ini?" tanya fan pada alice, dia lumayan kecewa karna putra mahkota dan xiao ling tak tertangkap basah.
"hmm iya, dengan begini semua orang tak akan menyukai mereka dan pasti akan menjadi gosip hangat di kerajaan walaupun mereka tidak tertangkap basah" ucap alice menjelaskan pada fan.
__ADS_1
"aku tak akan membiarkan mereka berakhir terlalu cepat, aku akan membuat mereka menderita secara perlahan" lanjut alice.
Senyum fan mulai mengembang karna mendengar rencana nonanya.
"baik nona, hamba mengerti, hamba tak sabar menunggu saat dimana mereka jatuh sejatuh - jatuhnya" ucap fan dengan senyumnya.
Flash back on
"Aku tak bisa membiarkan putra mahkota dan nona xiao ling di temuka oleh orang lain." batin penjaga bayangan putra mahkota.
"Ini akan menghancurkan reputasi putra mahkota" lanjutnya lagi.
Akhirnya dia pun nekat memasuki ruangan dan memukul tengkuk putra mahkota dan xiao ling sampe pingsan.
"brukk" pukulan keras dari penjaga bayangan.
Penjaga bayangan lumayan menelan ludah melihat tubuh xiao ling yang polos dengan pakain terbuka.
Namun dia tak berani gegabah dan dia pun menutup tubuh keduanya dan membawanya pergi.
"maafkan hamba yang mulia, ini demi kebaikan anda" ucapnya sambil menggendong tubuh putra mahkota dan xiao ling secara bersamaan.
Putra mahkota dan xiao ling di bawa ke hutan bambu. Karna disana lebih aman.
Mereka bisa langsung masuk karna sudah menjadi tamu tetap dan tempat khusus disana.
Sehingga pengawal bayangan tak kwalahan dan langsung membawa mereka ke rumah tempat biasa putra mahkota dan xiao ling bertemu.
__ADS_1
Flash back of