
Kota
Dalam waktu sebulan, gosip2 tentang xiao ning atau alice sudah tidak terdengar, banyak yang sudah melupakan, mengingat bahwa xiao ning yang tidak pernah muncul dan hilang seperti di telan bumi.
Alice dan fan berjalan - jalan dipasar kota, dengan cadar merah di wajahnya membuat nya terlihat misterius namun tak mampu menutupi kecantikannya.
Fan berdiri di samping alice dengan hanfu hitam bercorak teratai dengan cadar hitam. Ya mereka keluar dengan cadar, mereka tidak ingin membuat kegemparan karna kecantikan mereka.
Ya bagaimanapun setelah fan berkultivasi kecantikan murni mulai terpancar dari wajah fan. Kulitnya menjadi lebih halus dan putih. Namun tetap tidak ada apa2nya di bandingkan dengan alice.
Setelah lama berkeliling alice mengajak fan masuk ke sebuah rumah makan.
"fan aku sangat lapar, mari kita makan disana" ajak alice sambil menunjuk rumah makan yang berlantai tiga.
"baik quen" jawab fan hormat. Siapapun yang melihat tingkah fan pasti mengetahui bahwa fan adalah bawahan wanita cadar merah (alice).
Fan dan alice berjalan menuju rumah makan dan langsung naik ke lantai 2.
Lantai pertama untuk kalangan orang biasa, lantai 2 untuk para pejabat dan bangsawan, dan lantai 3 untuk para pangeran, putri dan keluarga kerajaan. Mengingat harganya yang fantastis mahal.
Alice dan fan bisa saja makan di lantai tiga, namun mereka tidak ingin terlalu mencolok.
Banyak tatapan mengarah pada fan dan alice, banyak yang sangat penasaran, karna aura keagungan yang terpancar dari tubuh alice.
"siapa dua wanita itu? Mereka begitu misterius, namun auranya sangat agung, apakah dia seorang dewi??
" iya, apa dia seorang putri? Tapi di kerajaan ini tak ada seorang wanitapun yang memiliki aura agung seperti itu."
"iya benar, bahkan nona xiao ling yang terkenal jenius di kekaisaran ini tidak memiliki aura agung selerti ini"
__ADS_1
"ohh ingin sekali aku melihat wajahnya"
Banyak bisikan2 terdengar yang mengarah pada alice. Namun alice tetap cuek dan fokus dengan makanannya. Hingga tak lama seorang pemuda menghampiri alice, mungkin karna dia sudah tidak tahan dengan pesona alice.
"nona, bolehkah aku ikut bergabung denganmu" tanya pemuda itu sambil berusaha duduk di kursi samping alice.
"wussshh" suara lambaian tangan alice dan membuat kursi itu hilang seketika, dan pemuda yang hendak duduk itu terjatuh karna tidak ada kursi yang hendak di dudukinya.
"hahahahahahaha"
"*haahahah"
"hahaha*"
Tawa orang2 yang melihat lucu kejadian itu. Pemuda itu sangat marah dan geram karna di tertawakan.
"diamm" teriak pemuda itu.
"dasar ******, berani sekali kau mempermalukanku, kau tidak tau siapa aku hah" bentak pemuda itu.
"tidak, memangnya kau siapa?" jawab alice tenang masih menikmati makanannya. Begitupun fan.
"brengsek, berani sekali kau, aku adalah putra jendral zhu, namaku zhu hao tong. Bagaimana, apakau takut" kata pemuda itu meremehkan.
"jendral zhu? Siapa dia, aku tidak mengenalnya" jawan alice masih dengan tenang.
Zhu hao tong yang mendengar itu sudah tidak bisa menahan amarahnya, dia kemudian mencabut pedangnya untuk menyerang alice. Namun dengan segera di blokir oleh fan setelah mendapat persetujuan dari alice, hanya dengan 2 serangan zhu hao tong terpental dan memuntahkan darah. Bagaimanapun perbedaan kultivasi mereka sangat tinggi.
Orang2 yang menyaksikan itu tercengang, bagaimana tidak, zhu hao tong seorang jendral petarung 4 bintang dikalahkan hanya dengan 2 serangan, jelas mereka tak percaya karna mereka tak bisa melihat tingkat kultivasi alice dan fan.
__ADS_1
Fan kembali duduk di hadapan nonanya dan menghabiskan makanannya.
Setelah mereka selsai makan fan membayar makanan dengan harga lebih karna kerusakan yang di sebabkannya.
Jika kalian bertanya dari mana mereka mendapat uang, jawabannya satu. Ruang dimensi. Ya di ruang dimensi alice terdapat banyak harta tak ternilai harganya. Semua itu di kumpulkan oleh bai hu untuk tuannya.
Semua kejadian di lantai 2 di saksikan oleh seorang pria misterius dari lantai 3.
Dia sangat kagum akan 2 wanita itu.
"Aku harus berkenalan dengannya" batin pria itu. Dan alice mendengarnya jelas dengan kemampuan membaca pikiran miliknya.
Alice mengabaikan pria itu, karna alice tidak merasakan tatapan permusuhan dari orang tersebut melainkan tatapan kagum dan terpesona.
**Kali ini lumayan panjang
Jangan lupa like
Jangan lupa vote nya
Jangan lupa bahagia
Jangan lupa makan
Karna pura2 bahagia itu butuh tenaga.
Marhaban ya ramadhan saudaraku bagi yang muslim.
Selamat menunaikan ibadah puasa 1441 H.
__ADS_1
Vote like dari kalian membuatku tambah semangat menulis**.