
Hutan bambu
Putra mahkota dan xiao ling di baringkan di tempat tidur oleh penjaga bayangan.
Saat penjaga bayangan akan keluar dari kamar itu xiao ling bergerak hingga pakaiannya tersingkap dan memperlihatkan tubuhnya yang mulus.
Bagaimanapun xiao ling di kenal wanita tercantik di kerajaan angin.
Pengawal bayangan yang bernama bin berusia 25 tahun dengan wajah yang tidak tampan dan juga tidak jelek.
Dia adalah pengawal bayangan kepercayaan putra mahkota.
Pengawal bayangan yang melihat tubuh xiao ling menelan ludahnya untuk menahan diri agar tidak menyentuh xiao ling.
Namun napsu sudah menguasainya, bagaimanapun ini adalah kesempatan emas bagi siapapun yang melihatnya.
"nona xiao ling memang sangat cantik, tidak salah dia di juluki wanita tercantik di kerajaan angin" gumam bin yang terus memelototi tubuh xiao ling.
"ini adalah kesempatan yang tidak akan datang dua kali, berhubung mereka masih pingsan, ini adalah kesempatanku" gumamnya lagi.
Namun agar lebih aman bin membius putra mahkota dan xiao ling agar mempermudahnya menjalankan rencananya.
Xiao ling dan putra mahkota yang sudah pingsan karna pukulan sebelumnya masih tidak sadar, namun sekarang di tambah bius dari bin mereka tak akan sadar dalam waktu lama.
Bin mulai menjalankan aksinya untuk menikmati tubuh xiao ling, dia tanpa ampun menikmati setiap lekuk tubuh xiao ling.
Dia berpikir bagaimanapun juga putra mahkota tak akan tau apa yang dia lakukan asal dia tidak membuka mulut batinnya dalam hati.
Sepanjang malam bin terus mengulangi kegiatannya berkali2 sampai kelelahan dan kemudian dia meninggalkan ruangan dengan raut wajah lelah tapi penuh kepuasan.
Dia mengatur seolah2 putra mahkotalah yang melakukannya dengan xiao ling.
__ADS_1
Pagi harinya putra mahkota dan xiao ling terbangun dan sama2 mengeluh bahwa kepala mereka sangat pusing.
"sst, kepalaku sangat pusing, apa yang terjadi?" tanya xiao ling sambil memegang kepalanya.
"aku juga tidak tau" jawab putra mahkota.
Ingatan terakhir mereka kemarin saat di rumah makan.
"bin" teriak putra mahkota memanggil penjaga bayangannya.
"hamba yang mulia" hadap bin sambil membungkuk di depan putra mahkota dan xiao ling seolah2 tak terjadi apa2.
"apa yang terjadi? Kenapa kami bisa ada disini?" tanya putra mahkota.
"ampun yang mulia, kemarin sepertinya ada yang menaruh obat perangsang pada makanan anda dan nona xiao ling sehingga anda berhubungan di dalam ruangan pribadi dengan nona xiao ling" jawab bin menjelaskan.
"apaa? siapa yang berani menjebakku?" bentak putra mahkota.
"lalu kenapa kami bisa ada di sini?" tanya putra mahkota.
"hamba yang membawa anda dan nona yang mulia, tadi malam pintu ruangan pribadi anda di dobrak, tapi beruntung hamba berhasil membawa anda kemari" bin.
"baiklah, selidiki siapa yang berani menjebakku" printah putra mahkota.
"aku akan membuatnya menyesal karna telah berani mengusikku" sambung putra mahkota.
"baik yang mulia" ucap bin dan pergi meninggalkan pangeran mahkota dan xiao ling.
Ibukota
Alice dan fan sudah bersiap untuk pergi ke kediaman perdana mentri untuk mengunjungi dan mengobati xiao lan.
__ADS_1
"mari kita berangkat fan, lanlan sedang membutuhkanku saat ini" ajak alice.
Lanlan adalah panggilannya kesayangannya pada xiao lan.
"baik nona. Tapi nona kita akan pergi dengan status dari organisasi atau sebagai pengembara?" tanya fan menimbang - nimbang.
"hmmm, bagaimana menurutmu?" tanya alice balik.
"menurut hamba menggunakan status organisasi saja nona, agar tidak membuang2 waktu membuat alasan dari mana kita berasal" jawab fan.
"baiklah, Bersiaplah kita akan berangkat sekarang" ajak alice.
"baik nona"
Alice dan fan keluar dari penginapan dan kembali ke istana lotus hitam untuk mempersiapkan keberangkatannya.
Karna mereka akan berangkat dengan pengawalan khas organisasi.
Pakaian hitam dengan corak teratai, serta topeng perak yang menutupi setengah wajah mereka.
Semua anggota organisasi lotus hitam menggunakan pakain yang sama dengan topeng perak mereka.
Kecuali alice yang sebagai pemimpin menggunakan topeng emas dengan ukiran teratai.
Semua orang menghormati dan menghargai mereka, tak ada yang berani menyinggung mereka.
Maaf ya kakak2, upnya sedikit2 dulu.
Jangan lupa vote like comen.
Vote yang banyak biar author semakin semangat nulisnya.
__ADS_1
Semoga kita selalu bahagia..