
"hormat hamba yang mulia queen alice" ucap wey.
"hormat kami yang mulia queen alice" ucap para penjaga serempak.
"hm, berdirilah, aku datang sebagai tamu jadi perlakukan aku selayaknya tamu" perintah alice dengan suara lembut namun dengan aura yang sangat tegas.
Wey dan para penjaga berdiri dan mempersilahkan alice untuk masuk.
"baik yang mulia" ucap wey tegas kemudian berjalan di samping kiri alice karna di samping kanan alice sudah ada fan disana.
Alice menggunakan hanfu putih lembut dengan hiasan kepala yang simpel dan topeng emas di setengah wajahnya.
Anggap saja alice pake topeng yah.
Alice datang dengan 8 pengawalan termasuk fan, 4 pria dan 4 wanita.
Di wajah mereka masing2 menggunakan topeng perak dengan pakaian hitam khas teratai hitam.
Saat sampai di depan pintu aula pesta seorang penjaga mengumumkan kedatangannya.
"yang mulia queen alice telah tiba" ucap penjaga dengan lantang.
Kemudian masuklah alice di ikuti oleh 4 dayang wanita alice di belakang.
Sedangkan pengawal pria berdiri di depan pintu aula pesta buat menjaga dan memastikan keamanan.
"hormat kami yang mulia queen alice" ucap para tamu serempak sambil bersujud.
Karna mereka sangat menghormati alice dan tak ingin menyinggung alice.
"hm, berdirilah, aku adalah tamu jadi perlakukan aku seperti tamu" ucap alice lembut.
__ADS_1
Semua orang tak berani bersuara dan kemudian mereka berdiri dan kembali ke tempat duduk mereka.
Alice kemudian berjalan menuju tempat duduk yang sudah di siapkan untuk alice.
Perdana mentri xiao sudah menyiapkan tempat duduk khusus untuk alice namun fan menyingkirkannya kemudian menyiapkan singgasana mewah buat alice.
Singgasana khusus alice yang tak ada duanya, karna hanya ada satu2nya.
Singgasana emas dengan corak teratai dan tempat duduk busa empuk.
Bahkan singgasana raja tak sebanding dengan singgasana alice.
Semua orang menatap takjub dengan keindahan singgasana alice.
Alice berbaring menyamping dengan santai di singgasananya dengan kaki berselonjor di atas singgasana.
Bentuk singgasana alice seperti sopa besar namun bernuansa kuno.
Alice merasakan tatapan takjub semua orang, kemudian senyuman terbentuk dari wajahnya.
"maafkan kami yang mulia" ucap mereka serempak.
Alice hanya mengangguk lalu menyibukkan diri dengan makanan serta buah yang sudah di siapkan oleh mentri xiao di mejanya.
"putra mahkota liu chan dan pangeran liu tang memasuki ruangan" teriakan pemberitahuan penjaga pintu.
Semua orang berdiri guna menyambut putra mahkota kecuali alice dan para pengikutnya.
Tak lama masuklah putra mahkota dan pangeran liu tang.
"salam yang mulia putra mahkota dan pangeran liu tang" ucap orang2 serempak.
"hmm" jawaban singkat putra mahkota dan hendak duduk di kursinya sampai tatapannya beralih pada alice yang sedang duduk santai di singgasananya.
__ADS_1
"salam yang mulia queen alice" hormat putra mahkota sambil sedikit membungkuk pada alice.
"hmm" jawab singkat alice tanpa menoleh ke arah putra mahkota.
Putra mahkota geram karna marah melihat reaksi alice yang tak menghargainya.
Tangannya mencengkram erat menahan amarahnya.
Putra mahkota kemudian berbalik dan duduk di kursinya.
Berbeda dengan pangeran liu tang yang berjalan semakin mendekat ke arah alice.
"hormat hamba yang mulia queen alice" ucap liu tang dengan senyum tulusnya.
"bolehkah hamba bergabung dengan anda yang mulia" sambung liu tang.
"tidak" jawab alice kemudian mengabaikan liu tang.
Liu tang hanya tersenyum menahan malunya karna tolakan alice dan berjalan pergi menuju kursinya.
"kau boleh duduk semeja dengan para dayangku" sambung alice menghentikan liu tang.
Liu tang berbalik setelah mendengar ucapan alice.
"terima kasih queen" ucap liu tang dengan semangat.
Kemudian liu tang duduk dengan para dayang wanita alice.
Semua orang menatapnya dengan tatapan iri, bagaimana tidak, kekuatan satu dayang alice setingkat dengan kekuatan seorang raja atau bahkan melampaui seorang raja.
Jadi duduk dengan mereka adalah suatu anugrah bagi siapapun.
Putra mahkota menatap benci ke arah alice karna mempermalukannya dan memberi muka liu tang.
__ADS_1
Namun dia tak bisa membalas dendam, dia tak ingin mendapat masalah karna menyinggung alice.