Time Travel Ke Zaman Kuno

Time Travel Ke Zaman Kuno
Eps 9


__ADS_3

***


"tok tok tok" suara ketukan pintu di kamar xiao ning tepat setelah ning kembali ke kesadarannya di duni nyata.


"masuklah" ucap xiao ning.


"nona, tuan perdana mentri sudah menunggu anda di ruang makan untuk makan bersama" fan.


"hmm, tidak biasanya, tapi baiklah fan, ayo temani aku fan" balas xiao ning. Meski masih rada bingung.


"mari nona".


Tak lama mereka sampai di ruang makan keluara, disana sudah kumpul semua keluarga termasuk selir dan putra putrinya.


"hormat hamba tuan perdana mentri, ibu selir dan semuanya" ucap xiao ning sambil menunduk hormat.


Xiao lan yang mendengar suara kakak tersayangnya mengalihkan pandangannya ke arah suara dan langsung berlari memeluk kakaknya sambil menangis.


"jiejie, huhuhuuu aku sangat merindukanmu, apa jiejie sudah baik-baik saja huhu" isak tangis xiao lan di pelukan kakaknya.


"hmmm iyaa, jiejie sudah baik2 saja, jiejie sudah sehat, lihatlah, sudah jangan menangis, kau sudah besar cantikmu akan hilang kalau masih menangis" ucap xiao ning lembut sambil memegang pipi xiao lan.


xiao lan yang mendengar ucapan kakaknya itupun berhenti menangis dan membalas senyum kakaknya.


"duduklah, dan mari kita mulai makan" ucap perdana mentri yang sudah selsai melihat drama kangen2an dari kedua putrinya.


Xiao ning makan dengan sesekali menyingkap cadar yang masih setia melekat di wajahnya,

__ADS_1


karna dia akan memberikan kejutan pada semua orang2 yang sudah menyakitinya.


Setelah selsai makan perdana mentri mengumumkan pada semua keluarganya bahwa 3 hari lagi mereka akan masuk ke istana untuk undangan ulang tahun sang raja di kerajaan angin.


Semua keluarga tampak senang termasuk xiao ning yang akan mulai menjalankan rencananya.


***


Tak terasa sudah 3 hari, dan hari ini adalah hari ulang tahun raja, semua keluarga perdana mentri mulai mempersiapkan keberangkatan ke istana.


Xiao ning hanya menggunakan hanfu putih dengan corak berwarna biru langit, dengan cadar yang masih setia di wajah cantiknya. Tak lama datanglah xiao lan


"jiejie, apa kau sudah siap?? " tanya xiao lan.


"sudah meimei, bagaimana denganmu" balas xiao ning.


"tentu, sangat boleh" jawab xiao ning sambil tersenyum hangat di balik cadarnya.


Merekapun berjalan beriringan keluar menuju kereta.


Sampai di kereta xiao lan meminta izin pada ayahnya untuk satu kereta dengan xiao ning, selir kedua tidak mengizinkan namun perdana mentri mengangguki, jadilah xiao lan satu kereta dengan xiao ning.


"dasar ****** sialan, aku tak akan membiarkanmu bersenang2 terlalu lama, tunggu perdana mentri pergi menjalankan tugas di luar kota, aku akan membalasmu" batin selir kedua sambil menatap benci ke arah xiao ning.


Setelah 3 jam perjalanan perdana mentri dan keluarganya telah smapai di depan pintu gerbang istana.


Masuklah perdana mentri dan keluarganya ke dalam istana.

__ADS_1


Sampai di depan pintu tempat lokasi pesta perjamuan kerajaan penjaga mengumumkan kedatangan perdana mentri.


"perdana mentri xiao hong dan keluarganya memasuki ruangan" teriak penjaga di pintu. Masuklah perdana mentri kedalam ruangan pesta dan duduk di kursi yang sudah di siapkan khusus untuk bangsawan tinggi kerajaan.


Semua mata tertuju pada gadis hanfu putih yang menggunakan cadar. Ya itu xiao ning.


Banyak yang sangat penasaran, dan juga mencibir. Namun xiao ning tetap santai menuju kursinya.


"huh, siapa wanita yang menggunakan cadar itu, apa dia putri dari istri pertama mentri xiao, ku dengar dia seorang sampah, tidak bisa berkultivasi dan juga buruk rupa, sepertinya rumor itu benar, itulah mengapa dia menggunakan cadar"


"*ya, dia adalah sampah dari kerajaan ini"


"iya, sungguh kasihan putra mahkota yang mendapatkannya sebagai tunangan,"


"menurutku lebih pantas kalau putri kedualah yang menjadi tunangan pangeran mahkota"


"iya benar, iya benar*"


Berbagai cibiran dari orang2 yang menghadiri pesta, namun di balas santai seolah2 angin lewat oleh xiao ning.


Tak lama penjaga berteriak


"yang mulia raja, dan permaisuri serta


para pangeran memasuki ruangan"


Teriakan penjaga membuat suasana diruangan menjadi tenang.

__ADS_1


__ADS_2