
Xiao ning sedang berada di kediamannya bersama dengan fan yang berusaha menenangkannya.
"braaakkkkkk....."
Suara pintu di tendang perdana mentri.
Xiao ning dan fan cukup terkejut karna melihat pintu kamarnya yang terbuka hingga rusak.
Perdana mentri berjalan ke hadapan xiao ning dan " plaaakkk..." suara tamparan keras mengenai pipi kiri xiao ning. Fan kaget dan menggigil melihat nona mudanya di tampar tanpa alasan.
"anak tidak tau diri, apa aku terlalu lembut padamu belakangan ini sampai kau berani membunuh selir pertama dengan racun hah?" bentak perdana mentri dengan marah.
"apa maksudmu ayah, aku tak pernah meracuni ibu selir," jawab xiao ning jujur.
"plaakkk..." satu tamparan lagi mendarat di wajah mulus xiao ning.
__ADS_1
"lalu siapa yang meracuninya ha? Apa menurutmu selir pertama begitu bosan hidup sehingga dia harus meracuni dirinya sendiri? Aku malu memiliki anak sepertimu" kata2 perdana mentri sangat menusuk bagi xiao ning. Meski dia alice, tapi bagaimanapun juga dia adalah xiao ning sekarang.
"heh, apa kau telah menyelidikinya sebelum kau menuduhku ayah, haaa apa kau punya bukti,? Disaat aku keracunan apa kau berusaha mencari dan menghukum siapa yang meracuniku ayah? Kenapa ayah? Kenapaa? Hikss hikss" ucap xiao ning yang sudah tidak sanggup menahan air matanya.
Perdana mentri sudah tak bisa berpikir dengan jernih karna hatinya sudah di selimuti amarah.
"diaam,, aku sangat kecewa padamu ning'er, aku sudah gagal mendidikmu, mulai sekarang kau bukan putriku lagi, dan aku mentri xiao tidak punya anak bernama xiao ning lagi, aku tak butuh putri pembangkang sepertimu" tegas mentri xiao kecewa dan kemudian berbalik meninggalkan kediaman xiao ning.
"baik, mulai sekarang kau bukan ayahku lagi, aku tak butuh ayah sepertimu, aku xiao ning mulai sekarang tidak bermarga xiao lagi" teriak xiao ning yang di dengar jelas mentri xiao.
Kemudian xiao ning bersiap2 pergi meninggalkan kediaman mentri xiao.
"dasar bodoh, mana mungkin aku akan meninggalkanmu, kamu sudah aku anggap kakakku, aku akan membawamu kemanapun aku pergi, sekarang bersiaplah kita akan pergi sekarang juga" printah xiao ning sambil menenangkan fan.
"baik nona, nubi sudah siap, nubi tak perlu membawa apapun, nubi hanya butuh nona saja" ucap fan semangat.
__ADS_1
"hmm baiklah, sekarang berpeganglah, aku akan membawamu terbang" ucap xiao ning sambil memegang pinggang fan.
Kediaman selir pertama
Selir pertama, selir kedua serta xiao ning sangat senang mendengar kabar dari pelayannya bahwa xiao ning di hapus dari keluarga xiao dan di usir.
"minumlah penawar racun ini ibunda, agar kondisi ibunda segera membaik" ucap xiao ling sambil menyerahkan botol penawar racun.
Selir pertama langsung meminum penawar racun itu, dan kondisi tubuhnya menjadi lebih baik.
"tak sia2 rencana kita, kakak kau memang hebat, sekarang kita sudah tidak punya penghalang lagi" selir kedua.
"benar, kita harus berani berkorban sedikit untuk mendapatkan hasil yang besar, hahahaa" tawa selir kedua.
"ibunda, sekarang akulah nona pertama dari mentri xiao, ****** itu sekarang sudah berhasil kita singkirkan hahaha" tawa xiao ling.
__ADS_1
Mereka sangat puas, dan mereka berpesta untuk merayakan keberhasilan rencana mereka.
Jangan lupa like trus votenya yah. Biar author makin semangat nulisnya.