
cerita tentang xiao ning yang adalah queen alice tidak tersebar sesuai atas perintah alice.
semua orang sudah berkumpul, termasuk para petinggi istana kerajaan angin, ada juga para putri dan pangeran dari kerajaan luar yang di undang sebagai tamu undangan mulai berdatangan satu persatu.
mentri xiao duduk di kursi khusus petinggi kerajaan yang sudah di siapkan dan di sampingnya duduk xiao lan dengan ekspresi tenang.
walaupun tadi dia sempat tersulut emosi karna mendengar ucapan mentri kanan yang merendahkan sang kakak.
**
"dungggg"
"yang mulia raja dan yang mulia ratu memasuki aula" teriak seorang kasim.
semua orang berdiri dari tempat duduknya untuk menyambut orang nomer satu di kerajaan mereka.
"Hormat yang mulia raja, semoga hidup seribu tahun lagi"
"Hormat yang mulia raja, semoga hidup seribu tahun lagi"
teriak mereka serempak.
"duduklah" perintah sang raja.
__ADS_1
semua orangpun duduk di tempat mereka kembali.
"karna semua orang sudah berkumpul maka acara perburuan istana akan segera kita mulai" ucap sang raja kerajaan angin.
semua orang saling menatap seolah saling menghitung orang orang yang datang, lalu mengangguk setuju atas ucapan sang raja, kecuali mentri kanan yang tiba-tiba berdiri.
"ampun yang mulia, masih ada satu peserta lagi yang belum datang" ucap mentri kanan menyeringai sambil melirik mentri xiao.
tatapan semua orang beralih pada mentri kanan seolah bertanya siapa yang di maksud mentri kanan.
sang raja pun mengerutkan kening menatap mentri kanan sebelum bertanya.
"siapa yang kau maksud perdana mentri kana?" tanya sang raja.
Tatapan semua orang langsung beralih pada mentri xiao, dan berbagai bisikan pun mulai terdengar.
ada yang merendahkan ada juga yang tidak berani berkata apa-apa tentang ketidak ikut sertaan xiao ning dalam lomba.
yang tidak berani berkata-kata adalah orang yang tau kebenaran identitas xiao ning.
mentri xiao mengepal erat tangannya menahan amarah.
"benar mentri xiao, kemana putrimu satu lagi" selidik sang raja.
__ADS_1
mentri xiao berdiri lalu menjawab pertanyaan sang raja.
"ampun yang mulia, putri hamba sedang dalam perjalanan" ucap mentri xiao.
"hanya putri seorang mentri, berani sekali membuat sang raja menunggu huhh" sinis mentri kanan.
semua orang mengangguk setuju mendengar ucapan mentri kanan.
raja yang mendengar ucapan mentri kanan menjadi tersinggung, karna bagaimanapun juga dia adalah seorang raja, sangat tidak pantas untuknya di buat menunggu oleh putri seorang mentri.
"putri perdana mentri xiao sangat tidak sopan, maka saat dia tiba akan di hukum 1 kali cambukan, ini adalah hukuman paling ringan karna bersikap tidak sopan terhadap pemimpin negri ini" titah sang raja yang di tulis langsung oleh kasim.
"tapi yang mulia,!"
"cukup perdana mentri, keputusanku tidak bisa di ubah" ucap sang raja memotong.
alice yang sedari tadi bersembunyi mendengar apa saja yang mereka bicarakan tersenyum menyeringai.
"hanya semut kecil berani mengancam untuk mencambukku, sungguh bodoh" ucap alice lantang lalu perlahan muncul di tengah-tengah aula.
seorang gadis cantik dengan hanfu putih bercorak emas dengan topeng khas queen alice duduk di sebuah singgasana mewah di temani seorang pria tampan dengan wajah tertutup topeng di sebagian wajahnya sama seperti alice.
alice berdiri lalu mengeluarkan tekanan yang membuat semua orang berlutut, bahkan ada yang sampe muntah darah karna tertekan.
__ADS_1