Time Travel Ke Zaman Kuno

Time Travel Ke Zaman Kuno
Eps 43


__ADS_3

Di gua belakang air terjun pelangi


Seorang pria masih duduk dengan posisi lotus di atas batu sambil memejamkan matanya.


Tiba2 dia membuka matanya karna mendapat pirasat bahwa wanitanya akan segera datang.


Ya pria itu adalah andreas, pirasatnya tidak pernah salah, diapun segera keluar dari dalam gua untuk menunggu kedatangan alice.


Andreas merasa sangat bahagia membayangkan istri tercintanya mengingatnya kembali.


Andreas berdiri dengan gagahnya menghadap air terjun sambil berusaha mengendalikan kebahagiaannya.


Tak lama muncullah alice di belakang andreas dengan air mata yang bagai hujan.


Alice berjalan ke arah andreas dan langsung memeluk andreas dari belakang.


"maafkan aku sayang, aku sudah membuatmu menunggu terlalu lama" lirih alice di sela tangisnya yang sudah tak tertahankan.


Andreas yang mendengar itu langsung memutar tubuhnya dan membalas pelukan alice.


Lama mereka saling berpelukan melepaskan kerinduan.


Alice melepaskan pelukannya pada andreas dan kini mereka saling bertatap tatapan penuh cinta.



Andreas mengecup kening alice dengan sayang karna sekarang alice sudah mengingatnya.


"maafkan aku karna tak bisa melindungimu dulu" ucap andreas pelan dengan penuh penyesalan di matanya.

__ADS_1


"tidak, ini bukan salahmu, ini sudah takdir kita" jawab alice mencoba menenangkan suaminya agar tak terus menyalahkan dirinya.


"aku mencintaimu" ucap andreas lalu memeluk alice lagi.


"aku juga mencintaimu" ucap alice sambil membalas pelukan andreas.


Setelah lama berpelukan alice melepaskan pelukannya dan membuka topeng yang menutupi wajah andreas.


"kau tak berubah, bahkan kau semakin tampan" ucap alice setelah membuka topeng andreas.


Alice membelai wajah tampan suaminya yang tak berubah meski sudah 1000 tahun.


"hm benarkah?" ucap andreas.


"iya" balas alice singkat sambil bergelayut manja di lengan suaminya.


Alice dan andreas menghabiskan hari itu dengan mencurahkan isi hatinya masing2, juga saling bertukar cerita.


Setelah puas mengenang masa lalu mereka, alice merasa enggan untuk berpisah dengan suaminya.


"sayang, aku harus pulang, karna sekarang aku adalah nona muda mdi kediaman mentri xiao, tapi aku tak ingin berpisah darimu" ucap alice sedih lalu memeluk andreas lagi.


Andreas tersenyum sayang lalu mengecup kening alice.


"aku akan selalu bersamamu" ucap andreas.


"benarkah?" tanya alice dengan antusias.


"tapi bagaimana caranya, aku tidak bisa membawa pria ke kediamanku" sambung alice murung.

__ADS_1


"taak" andreas menjitak kening alice sambil tersenyum.


"aaww" ucap alice meringis sambil memegang keningnya.


"dasar bodoh, aku bisa masuk ke kalung dimensimu sayang" ucap andreas gemas melihat wajah istrinya.


"ah aku lupa, kenapa kau tak mengingatkanku?" ucap alice cemberut sepeeti anak kecil.


Tingkahnya membuat andreas terkikik geli melihat istrinya cemberut.


"kau tak bertanya" jawab andreas.


"baiklah, kau menang" ucap alice pasrah.


"kalau begitu kita pergi sekarang" sambung alice lagi.


Andreas mengangguk kemudian dia memeluk pinggang alice, seketika merekapun menghilang dan tak lama muncul kembali di dalam kamar alice.


Andreas pun langsung masuk ke dalam ruang dimensi kalung alice.


Alice keluar dari kamarnya lalu memerintahkan fan untuk membawakannya makan malam yang banyak.


Tak lama makananpun sudah tertata di atas meja di kamar alice.


Alice meminta andreas keluar dan menemaninya makan.


Andreas keluar lalu ikut makan menemani alice karna di anggap perayaan atas pertemuan mereka kembali.


Malam itu terasa sangat indah buat alice dan andreas yang bersatu setelah 1000 tahun.

__ADS_1


Alice dan andreas tidur bersama dengan berpelukan, tak lebih dari itu.


Alice dengan nyaman membenamkan kepalanya di dada bidang andreas, "rasanya sangat nyaman" gumam alice pelan.


__ADS_2