Time Travel Ke Zaman Kuno

Time Travel Ke Zaman Kuno
Eps 51


__ADS_3

Xiao jing terdiam sejenak, dia lumayan terkejut melihat wanita cantik di hadapannya yang ternyata dulu adalah sampah yang tak bisa berkultivasi dan wanita buruk rupa.


Xiao jing tersadar dari lamunannya kemudian ingat akan panggilan xiao ning pada perdana mentri yang tidak memanggil ayah.


"kamu adalah xiao ning putri tertua perdana mentri, lalu knapa kamu tidak memanggil ayahmu dengan sebutan ayah?" ucap xiao jing heran.


"karna aku ingin" jawab alice santai.


:(...


Xiao jing terdiam tak tau mau bicara apa.


"sudah, sekarang duduklah bersama sepupumu, aku akan mengumumkan sesuatu pada kalian" ucap perdana mentri xiao memecah keheningan.


Xiao lan menarik tangan kakaknya kemudian berkumpul bersama dengan sepupunya yang lain.


Xiao jinglin merasa kesal melihat xiao ning yang jauh lebih cantik darinya, padahal dulu dia sering menghina xiao ning yang buruk rupa.


"Hay sepupu" ucap ketiga sepupunya ramah kecuali xiao jinglin.


"hay" jawab alice sambil tersenyum ringan menatap ketiga sepupunya.


Ketiga sepupunya tidak pernah jahat padanya karna mereka jarang bertemu, dan saat bertemupun mereka tak pernah menghina alice, paling paling mereka hanya akan mengabaikan alice.


Berbeda dengan xiao jinglin yang sering menghina alice di depan umum, karna dulu dia sering datang ke kediaman mentri xiao, dia adalah antek anteknya xiao ling, itulah knapa alice tak mau repot menatap wanita ular alias xiao jinglin.

__ADS_1


"sepupu, kamu sangat cantik, kamu adalah wanita tercantik yang pernah ku lihat" ucap xiao jinhan. Kakak dari xiao jinglin.


"terimakasih" jawab alice.


"percuma cantik, sekali sampah tetap sampah, kecantikanmu tidak ada artinya jika berkultivasi saja kamu tidak bisa" ucap jinglin ketus dan menghina.


Alice menyeringai menatap jinglin kamudian melambaikan tangannya, seketika jinglin terbang dan menabrak dinding.


"jinglin..." teriak xiao jinhan melihat adiknya terbang dan menabrak dinding.


Semua orang menatap ke arah jinglin yang tiba tiba terbang dan menabrak dinding.


Jinhan berlari membantu adiknya berdiri, dia tidak menyangka kalau xiao ning akan semudah itu melukai jinglin, bagaimanapun juga jinglin tidak lemah.


"uhuk uhuk uhuk" jinglin batuk kemudian memuntahkan darah segar.


Luka dalamnya sangat serius, bagaimanapun juga alice menggunakan setengah dari kekuatannya untuk menghukum jinglin.


"ini adalah hukuman untuk orang yang sudah berani memanggilku sampah"


"sebaiknya kamu obati dulu luka dalammu, lalu datanglah mencariku untuk balas dendam" ucap alice santai.


Semua orang tercengang, tak terkecuali mentri xiao yang tak pernah melihat putrinya berlatih beladiri ataupun kultivasi.


Namun mentri xiao teringat queen alice yang pernah melakukan hal yang sama pada xiao ling.

__ADS_1


Hatinya menjadi bimbang, apakah ini benar putrinya.


"Beraninya kamu melukai putriku, biar aku menghukummu."


Ucap ayah dari xiao jinglin alias xiao jing. Kakak tertua dari mentri xiao.


"itu tergantung kemampuanmu" balas alice sambil menyeringai.


Saat ayah dari xiao jinglin hendak menyerang alice, dia di hentikan oleh mentri xiao.


"hentikan, perhatikan dimana kamu berada, kamu ingin menyakiti putriku di hadapanku, kau pikir karna kau adalah kakakku maka aku akan membiarkanmu" bentak mentri xiao.


"apa maksudmu, lihatlah kelakuan putrimu yang melukai putriku" balas xiao jing.


"itulah yang pantas di dapatkan oleh putrimu" jawab alice menengahi perdebatan mentri xiao.


Sebenarnya dia sudah sangat tak tahan dengan perdebatan yang terjadi di depannya.


Seketika muncullah kabut hitam di tengah tengah aula.


Ayok tebak, kabut hitam apakah itu, kalo ada yang tebakannya benar maka author akan up lagi mlm ini, kalo gak ada maka author lanjut upnya besok.


Sehat selalu kaka2, jngan lupa like, komen sama votenya yah...


😘😘

__ADS_1


__ADS_2