Time Travel Ke Zaman Kuno

Time Travel Ke Zaman Kuno
Eps 29


__ADS_3

Xiao lan terbaring lemah tak berdaya, dengan kondisi tubuh yang cukup memprihatinkan.


Badn kurus dan seperti tinggal kulit dan tulang, wajah cantiknya yang pucat seperti tak berdarah.


Xiao lan tak bisa bangun dari tidurnya semenjak 2 bulan yang lalu, tidak ada yang tahu apa penyebabnya.


Hampir semua tabib di kekaisaran angin datang untuk mencoba mengobatinya, namun tak ada yang berhasil.


Hingga perdana mentri xiao hampir menyerah dan berserah pada takdir putrinya.


"krieeett" suara pintu kamar xiao lan terbuka.


xiao lan hanya menatap kosong ke arah pintu yang terbuka hingga menampakkan sesosok ayah dan seoranh wanita dengan topeng emas.


Diikuti di belakangnya fan dengan topi perak dan xiao ling.


"silahkan masuk yang mulia, inilah putri hamba" ucap mentri xiao.


"hm" jawab alis singkat.


Alice lalu berjalan ke arah xiao lan dan menatap xiao lan dengan lembut.


Rasa sakit menyayat hatinya melihat kondisi adiknya itu.


Setelah lama memandang wajah xiao lan yang masih menatapnya kosong seolah melihat orang asing, alice mulai angkat bicara.


"tinggalkan kami berdua di ruangan ini, jangan ada yang masuk sampai aku mengizinkan kalian masuk" ucap alice memerintah.

__ADS_1


"ta tapi yang mulia" kata2 mentri xiao langsung di potong oleh fan.


"cukup, quen kami tidak suka mengulang kata2nya, lebih baik kalian keluar jika tidak ingin menyinggungnya" ucap fan membentak mentri xiao.


"sangat sombong, sekuat apasih dia berani mengancam kami di rumah kami sendiri" ucap xiao ling di dalam hatinya.


Alice yang mendengar suara hati xiao ling hanya tersenyum menyeringai di dalam hatinya.


"wuussshh" satu lambaian tangan dari alice mampu menerbangkan xiao ling hingga menabrak dinding dan memuntahkan darah.


Mentri xiao melihat putrinya terluka langsung bergegas membantu putrinya bangun dan membawanya pergi untuk di obati oleh tabib.


Mentri xiao tidak berani membantah alice karna resikonya akan fatal.


Fan juga keluar dari ruangan itu dan meninggalkan alice berdua dengan xiao lan.


Alice memasang pelindung di dalam ruangan agar orang tidak mengetahui atau mendengar suara apapun dari kamar xiao lan.


"apa kau tak mengenali jiejie?" sambungnya lagi lalu membuka topengnya.


Xiao lan memandangi wajah alice tanpa berkedip dan air matanya keluar tanpa tertahankan.


"jie jie, ja ja ngan pergi tinggalkan aku, bawa aku bersamamu jiejie" lirih xiao lan sambil menangis menatap wanita cantik di hadapannya.


Alice sudah tak mampu menahan air matanya dan kemudian dia memeluk adiknya.


"jiejie tak akan meninggalkanmu, jiejie akan selalu berada di sekitarmu untuk melindungimu, apa kau percaya pada jiejie?" ucap alice lembut.

__ADS_1


Xiao lan hanya mengangguk mendengar ucapan kakaknya.


"berbaringlah, jiejie akan menyembuhkanmu" sambung alice dengan lembut dan di balas anggukan xiao lan.



Bola hijau keluar dari tangannya dan kemudian mengarahkannya pada tubuh xiao lan.


Tubuh xiao lan bersinar terang dan mulai memperbaiki kultivasi xiao lan, tubuh yang awalnya seperti layu kembali segar dan tubuh kurus itu mulai terbentuk kembali seperti sebelum dia sakit.


Rasa sakit seperti menusuk tubuh xiao lan tapi xiao lan tetap menahannya dan tidak mengeluarkan suara.


Alice sangat bangga melihat adiknya, dia tersenyum dan kemudian mendekati adiknya lagi.


" bangunlah lan'er, sekarang tubuhmu sudah sembuh dan kultivasimu sudah jiejie perbaiki" ucap alice.


Xiao lan hanya diam kemudian mencoba menggerakkan tubuhnya perlahan dan ternyata dia bisa, dia berdiri dengan ringan kemudian memeluk alice dengan erat sambil menangis.


"huhuhu, jiejie, mereka bilang kau sudah mati, tapi aku tidak mempercayainya, sekarang bawa aku bersamamu jiejie" ucap xiao lan sambil memeluk alice.


"kalau aku membawamu, lalu siapa yang akan menjaga ayah, apa kau tidak menyayangi ayah? hm, sekarang kau sudah tau kan siapa jiejie?"


"iya jiejie, apa jiejie benar2 quen alice yang terkenal sakti itu?" tanya xiao lan ragu takut menyinggung kakaknya.


"para pelayanku sering menceritakan kehidupan di luar saat aku sakit jiejie" sambung xiao lan.


"hmm iya, jiejie adalah quen alice dari teratai hitam, suatu hari jiejie akan membawamu ke istana jiejie, yang perlu kau lakukan sekarang adalah merahasiakan identitas jiejie. Apa kau mengerti?"

__ADS_1


"mengerti jiejie, terimakasih sudah kembali jiejie, aku sangat takut jiejie meninggalkanku" ucap xiao lan sedih.


Vote sebanyak2nya ya ka, jangan lupa komen + likenya.


__ADS_2