
Pangeran liu tang bergabung dengan para dayang alice.
Dayang alice tidak di perlakukan seperti pelayan, mereka di berikan tempat khusus juga.
"terima kasih atas kehadiran anda semua di perayaan kesembuhan putri saya xiao lan" ucap perdana mentri xiao memecah keheningan setelah melihat xiao lan duduk di sampingnya.
"silahkan nikmati hidangan anda, semoga anda menyukainya" sambung mentri xiao lagi.
Semua orang menatap xiao lan dengan mata berbinar, karna menurut gosip yang mereka dengar, xiao lan lumpuh total, lalu apa ini dia berjalan dengan normal bahkan tak terlihat seperti orang yang pernah sakit.
"mentri xiao, siapakah yang menyembuhkan nona xiao lan, bukankah dia lumpuh total dan tidak bisa berkultivasi" tanya putra mahkota.
Mentri xiao melirik alice kemudian mendapat anggukan dari alice.
"benar yang mulia, putri hamba lumpuh total bahkan tidak bisa berkultivasi lagi, namun berkat yang mulia queen alice yang menyembuhkan putri hamba dan lihatlah putri hamba sekarang sehat bahkan lebih sehat dari sebelum dia sakit" jawab mentri xiao dengan kebahagiaan yang tak mampu di sembunyikan.
Sebenarnya putra mahkota sudah tau tentang alice yang menyembuhkan xiao lan dari xiao ling, tapi dia tak percaya karna tak sembarang orang bisa membuat koneksi dengan organisasi teratai hitam, dan diapun mengajukan pertanyaan langsung pada mentri xiao.
Semua orang menatap mentri xiao dengan tatapan iri karna mendapat perhatian dari alice sehingga menyembuhkan xiao lan.
"lan'er kemarilah" panggil alice pada xiao lan.
__ADS_1
Xiao lan pun berjalan mendekati alice dan kemudian berhenti gak jauh dari alice.
Alice duduk tegak kemudian menarik tangan xiao lan agar duduk di sampingnya.
Semua orang melhat adegan itu dengan tak percaya melihat kedekatan xiao lan dan alice apalagi ikut duduk di singgasana mewah alice.
"dayang, berikan hadiah dariku untuk lanlan" ucap alice memerintahkan fan.
Alice tak menyebut nama fan karna tak ingin fan di kenali sebagai pelayan xiao ning.
Fan menyerahkan hadiah di atas nampan pada xiao lan.
Hadiah dari alice sangat luar biasa membuat orang iri dan ingin merebutnya.
Xiao lan menatap alice dengan air mata yang berlinang kemudian mengambil hadiah dari fan.
Xiao ling terbakar cemburu melihat hadiah xiao lan, dia bertekad akan memintanya pada xiao lan setelah pesta.
Mata xiao ling tak pernah berhenti menatap hadiah2 xiao lan.
Mata perdana mentri xiao juga memiliki tatapan berbinar melihat pil kultivasi yang bisa dengan mudah membantunya menerobos.
__ADS_1
"dengan mudahnya queen alice menyerahkan hadiah berharga pada xiao lan" batin mentri xiao tak percaya dengan yang di lihatnya.
Alice hanya menyeringai kecil melihat tatapan lapar semua orang yang mengarah pada hadiah di tangan xiao lan.
xiao lan merasa tidak nyaman dengan tatapan semua orang kemudian xiao lan menatap alice.
"queen alice, apa hadiah ini tidak terlalu berharga, hamba tak bisa menerimanya" ucap xiao lan tulus.
"tidak, kau pantas menerima hang bahkan lebih baik dari itu" jawab alice.
"besok aku akan membawamu ke istanaku, dan kau boleh mengambil apapun yang kau suka di istanaku" sambung alice.
Lagi2 semua orang terkejut dan semakin iri pada xiao lan.
Xiao ling semakin memerah menahan amarah melihat xiao lan di perlakukan bak keluarga oleh alice.
"ampun yang mulia, adik hamba baru sembuh, izinkan hamba menemaninya mengunjungi istana anda" ucap xiao ling dengan tak tau malunya.
"tidak di butuhkan" jawab alice tanpa menoleh pada xiao ling.
Xiao ling sangat malu mendapatkan jawaban alice.
__ADS_1
Xiao ling pun pergi keluar dari aula pesta dengan wajah yang sudah merah seperti kepiting rebus karna menahan amarah.
Melihat xiao ling keluar setelah beberapa saat putra mahkota pun ikut keluar dengan alasan mencari angin segar.