
Hutan malam
Setelah satu bulan berlalu akhirnya quen alice mulai membuka matanya.
Alice sudah merasakan kekuatannya bersatu dengan sempurna pada tubuhnya, alice memiliki kepekaan yang semakin tinggi, bahkan alice memiliki kemampuan membaca pikiran siapa saja yang di tatapnya.
Alice merasa ada yang beda dengan dirinya, jadi alice keluar dari ruang dimensinya dan berjalan menuju ke depan cermin.
Betapa terkejutnya alice melihat tampilan barunya di dalam cermin, sosok wanita cantik dengan tato di tengah2 dahinya menambah kecantikannya, dengan kulit putih halus nan lembut terlihat sempurna. Alice yang emng dasarnya cantik menjadi 10 kali lebih cantik dari sebelumnya.
Hari ini adalah hari para anggota alice menyelsaikan kultivasinya.
Alice berjalan menuju ruangan tempat kultivasi khusus di istana hutan malam.
Alice menatap 4 orang yang masih duduk dalam posisi lotus dengan seksama.
"sudah saatnya, bukalah mata kalian" perintah alice di ikuti oleh 3 bersaudara dan fan, mereka mulai membuka mata mereka.
"hormat kami quen alice" ucap mereka serempak dengan menundukkan badan.
"bangunlah" perintah alice.
Mereka berempat berdiri dengan tegak, alice menajamkan penglihatannya untuk melihat kultivasi para bawahannya.
Kemudian alice tersenyum bangga dan raut wajah puas terlihat jelas di wajah alice. Bagaimana tidak, kultivasi mereka berempat tidak mengecewakan alice.
__ADS_1
Sea lin : raja petarung 5 bintang
Sea han : raja petarung 3 bintang
Sea lan : jendral petarung 5 bintang
Fan : raja petarung 4 bintang.
Kekuatan mereka hampir setara kekuatan raja di kerajaan angin hanya dalam waktu 1 bulan. Itu berkat pil dari alice serta ruangan di istana malam.
Alice melepaskan cadar di wajahnya dan berdiri di hadapan 4 orang anggotanya.
"ohh dewa, kecantikan yang bisa mengguncang dunia apakah kau ciptakan hanya untuk membuat iri para dewi" batin mereka berempat. Sampai mereka tak sadar bahwa mulut mereka menganga terbuka lebar.
"terimakasih karna sudah tidak mengecewakanku, sekarang kalian sudah menjadi anggotaku, ingat aku benci penghianat dan pembohong, jadi jangan coba menghianatiku" kata2 alice menyadarkan keempat orang itu dari tatapan memuja mereka. Alice menatap mereka dengan tajam, karna alice tau isi jati mereka semua.
Keempat orang yang sudah kembali ke kesadarannya melihat tatapan alice jadi menggigil dan berjanji dalam hati mereka, kalau mereka tidak akan pernah berhianat.
"siap quen, kami akan slalu patuh dan setia, jika kami berhianat maka penggalah kepala hamba quen" jawab sea lin tegas. Dan di angguki ke tiga orang lainnya.
"baiklah, sekarang ulurkan tangan kiri kalian kedepan" perintah alice
"Wuussshh,," dengan satu lambaian tangan di pergelangan tangan mereka berempat terbentuk tato teratai hitam.
__ADS_1
"tato teratai adalah simbol bahwa kalian adalah orangku, dan teratai hitam sendiri adalah nama istana ini, yaitu istana teratai hitam. ingat, jika kalian berhianat, tato di tangan kalianlah yang akan membunuh kalian sampai ke jiwa kalian, hingga kalian tidak akan bisa bereinkarnasi"
"kami mengerti quen" jawab mereka lantang dengan penuh keyakinan, tanpa rasa takut sedikitpun mendengar peringatan alice. Karna hati mereka sudah mantap untuk mengabdi pada alice.
"hmm,,, karna aku akan membentuk sebuah organisasi jadi aku butuh banyak pengikut, kalian bertiga aku tugaskan untuk mengumpulkan pemuda, baik laki2 atau perempuan, usianya harus di atas 13 sampai 20 tahun. Ingat kalian hanya punya 1 minggu, laksanakan sekarang juga" printah alice pada tiga bersaudara. .
"baik quen" jawab mereka serempak.
Dan langsung melesat pergi dari istana teratai hitam.
Sekarang tinggal fan dan alice berhadapan.
"fan, kau akan menemaniku ke kota"
"baik quen"
"apa kau tidak ingin bertanya apa yang akan kita lakukan fan?"
"ampun quen, hamba percaya pada keputusan anda. Hamba akan mengetahuinya jika anda ingin sy mengetahuinya" jawab fan.
"baiklah, kita akan pergi sekarang" ajak alice.
Alice sangat puas memiliki fan disampingnya, alice beranji bahwa dia akan slalu menjaga dan melindungi fan karna fan sudah seperti kakaknya sendiri.
Fan dan alice terbang dengan ilmu peringan tubuh milik mereka menuju ke kota.
__ADS_1