Time Travel Ke Zaman Kuno

Time Travel Ke Zaman Kuno
Eps 23


__ADS_3

Kediaman mentri xiao


Berbagai bukti sudah berhasil di kumpulkan oleh pengawal bayangan mentri xiao, semua bukti mengarah pada selir pertama dan selir kedua, orang yang meracuni putrinya ternyata adalah selir pertama dan keduan, dan juga peristiwa racun yang di minum selir pertama juga adalah rencana mereka untuk membingkai xiao ning.


Perdana mentri sangat murka mengetahui fakta itu, dia sangat menyesal karna mengusir putrinya atas kesalahan yang tidak di lakukannya.


"seret kedua wanita ****** itu kemari" perintah mentri xiao.


"naik tuan" jawab para mengawal yang mendapat perintah dari tuannya.


Selir pertama dan selir kedua yang sedang asik minum teh di kediaman selir pertama tersentak kaget karna pintu yang di dobrak pengawal dengan paksa.


"apa yang kalian lakukan?" bentak selir pertama marah.


Tidak ada yang menjawab namun mereka langsung menyeret kedua selir itu menuju aula kediaman mentri xiao.


Mentri xiao sudah tidak bisa menahan amarahnya karna melihat kedua selirnya yang sudah di bawa kehadapannya.


" ada apa ini suamiku, apa salah kami? kenapa kami berdua di seret seperti penjahat?" tanya selir pertama tidak terima.

__ADS_1


" Bugh bugh" suara tendangan mentri xiao mampu menerbangkan dua wanita itu hingga terpental ke dinding.


"berani kalian bertanya apa salah kalian, bruk" mentri xiao melemparkan sebuah kotak berisi racun dan surat ke arah 2 wanita itu.


Melihat itu mereka menjadi pucat karna ketakutan, ya itu adalah racun yang mereka gunakan untuk meracuni xiao ning, dan surat2 itu adalah bukti bahwa mereka yang membeli racun itu.


Bagaimana pengawal bayangan mendapatkannya? Tentu saja itu berkat xiao ning.


Flasback on


Malam disaat para selir merencanakan untuk menjebak xiao ning, xiao ning mengetahuinya karna saat itu xiao ning sedang berada di atap kediaman selir. Xiao ning merasakan ada yang tidak beres makanya dia bergegas menyelidiki. Tapi ternyata piling xiao ning benar, namun xiao ning tidak akan menggagalkan rencana mereka, toh juga racunnya bukan di minum olehnya.


Namun harapan xiao ning sia2, ayahnya langsung percaya dan mengusirnya tanpa berpikir panjang.


Xiao ning sangat kecewa, dia bertekad akan membuat ayahnya menyesali keputusannya, itulah kenapa dia mengamankan kotak isi racun itu dan xiao ning menyimpannya di tempat yang mudah di temukan. Tamun pengawal bayangan ayahnya terlalu bodoh, hingga baru bisa menemukannya sekarang.


Xiao ning juga dengan senang hati keluar dari kediaman itu untuk mempermudah dirinya melakukan rencananya tanpa harus mengendap2 keluar dari kediaman.


Flasback off

__ADS_1


"Pengawal seret dua wanita ****** ini ke alun2 kota, dan beri mereka hukum pancung, akan di laksanakan siang ini." perintah mentri xiao yang langsung menyadarkan kedua selirnya dari keterjmkejutannya.


"ampuni kami suamiku, ampuni kami, jangan bunuh kami" teriak mereka histeris. Mereka merutuki kebodohan mereka karna melupakan kotak racun itu yang tidak mereka singkirkan segera.


Mentri xiao mendengus kesal melihat wajah dua wanita ibu dari anak2nya itu.


"diam,, pengawal seret 2 wanita itu" perintahnya lagi. Dan langsung di laksanakan oleh para pengawalnya.


Alice dan fan yang sedang duduk manis meminum teh menjadi cukup tertarik melihat 2 orang wanita yang mereka kenal di seret seperti budak dengan baju compang camping tak beraturan.


"quen, itu adalah selir pertama dan kedua, sepertinya tuan perdana mentri xiao sudah mengetahui kebenarannya, apakah kita akan ikut menonton mereka di hukum quen??" tanya fan penuh harap.


"aku tidak tertarik, tapi jika kau tertarik maka ayo kita menonton" ajak alice yang mengetahui bahwa fan sangat ingin menonton.


Di alun2 kota semua orang berkumpul dan berbisik2 menghina kekejaman 2 selir itu, mereka menyumpahi bahwa mereka pantas untuk di hukum pancung.


Pandangan alice beralih pada 2 wanita yang memohon pada ayahnya agar membatalkan hukuman, ya mereka adalah xiao ling dan xiao lan.


Alice merasa kasihan melihat adik kesayangannya menangis, dan alice tidak ingin adiknya merasakan hal yang sama, yaitu kehilangan ibunya.

__ADS_1


__ADS_2