Time Travel Ke Zaman Kuno

Time Travel Ke Zaman Kuno
Eps 54


__ADS_3

Kediaman mentri xiao


Setelah kepergian alice semua orang bisa bernapas lega.


Mereka sangat takut jika sewaktu-waktu alice tersinggung dan membunuh mereka seperti membunuh semut.


Mentri xiao sudah berusaha menenangkan dirinya sendiri, berusaha mencerna semua kenyataan pahit yang baru di ketahuinya.


Dia sangat malu dan tertekan, bagaimana mungkin mentri xiao memperlakukan putrinya seperti itu, bahkan hingga putrinya menghembuskan napas terakhirnya.


Tak ada yang berani mengeluarkan suara terlebih dahulu, meski alice sudah pergi, namun hati mereka masih gelisah.


Setelah menenangkan dirinya cukup lama mentri xiao mulai membuka suara.


"semuanya, tujuanku mengumpulkan kalian semua disini sebenarnya adalah untuk mengumumkan tentang acara lomba perburuan istana yang akan di laksanakan 3 hari lagi, dan pemenangnya akan mendapatkan hadiah yang sangat luar biasa, yaitu 3 butir pil penyempurna tulang yang sangat langka, hadiah kedua dan ketiga adalah senjata spiritual"


"jadi para anggota muda dari keluarga xiao di undang secara resmi,kuharap kalian mampu memperoleh hasil yang baik" ucap mentri xiao panjang lebar.


Semua orang sangat bersemangat, pil penyempurna tulang adalah pil yang paling di butuhkan pembudidaya supaya lebih mudah melakukan terobosan kultivasi.


Xiao jing menatap putrinya kemudian bergumam.


"jinglin harus memenangkan tempat pertama untuk meningkatkan kultivasi,pil berharga seperti itu hanya putriku yang pantas mendapatkannya." ucap xiao jing.

__ADS_1


Seolah lupa dengan bagaimana alice menempatkan mereka dalam bahaya hanya dengan tatapannya saja.


Namun mereka masih beruntung karna alice masih berbaik hati dan memberikan mereka kesempatan.


Sedangkan xiao jinglin masih gemetar ketakutan membayangkan bahwa alice akan mendatanginya suatu hari nanti dan membalas dendam.


Dia sangat gelisah dan keringat membanjiri tubuhnya.


Bahkan dia tidak mendengarkan pengumuman yang di sampaikan mentri xiao.


Karna tidak tahan dengan tekanan yang dia hadapi saat ini diapun pingsan.


Setelah mentri xiao mengumumkan apa yang harus di umumkan, diapun membubarkan semua orang yang ada di sana.


Alice kembali ke istananya kemudian langsung duduk di singgasananya.


"fan kemarilah, laporkan apa yang ingin di umumkan mentri xiao" ucap alice.


"ampun queen, mentri xiao mengumumkan tentang acara perburuan istana yang akan di laksanakan 3 hari lagi, apa anda akan hadir yang mulia?" jawab fan lalu bertanya kembali pada alice.


"tidak, tapi aku akan datang sekedar memantau mereka"


"hm, bagaimana keadaan xiao lan, apakah dia sudah sadar?"

__ADS_1


"sudah queen, sekarang dia sudah lumayan tenang, dan belajar menerima kenyataan, semuanya sudah baik2 saja sekarang queen"


"syukurlah, kalo begitu kita akan keluar 3 hari lagi, sekarang aku akan kembali ke kamarku, kau juga istirahatlah fan"


"baik queen"


Tiga hari kemudian di acara perburuan istana


Semua orang berkumpul di hutan belakang istana lokasi perburuan.


Disana termasuk mentri xiao dan xiao lan, xiao jing dengan putra dan putrinya.


Ada juga para bangsawan maupun pendekar dari luar kerajaan yang datang khusus untuk mengikuti acara lomba perburuan.


Di atas mimbar sudah ada singgasana kerajaan yang di siapkan untuk raja dari kerajaan angin.


Karna sang raja belum datang, semua orang mengobrol santai dengan kenalan mereka atau sahabat mereka.


Mentri kanan melihat mentri xiao yang datang hanya dengan xiao lan tersenyum menyeringai.


Diapun berjalan menghampiri mentri xiao.


"mentri xiao, kenapa hanya satu putrimu yang ikut, kemana putrimu satu lagi yang sampah itu" ejek mentri kanan.

__ADS_1


"bukan urusanmu" jawab mentri xiao kemudian berbalik sambil menggandeng tangan xiao lan dan mengabaikan mentri kanan.


__ADS_2