Tuan Muda Bangsawan

Tuan Muda Bangsawan
Kerajaan Potolia


__ADS_3

Saat ulang tahun ke 17 Pangeran Roland dia mendapat pengawasan,pembelajaran dan aturan yang ketat dari raja, karena kurangnya perhatian dari ayahnya pangeran memiliki sedikit kebencian terhadap ayahnya.


Pada malam setelah selesai acara ulang tahun pukul 12:00, saat itu di dalam kerajaan sudah sepi dan ia memanfaatkan waktu itu untuk kabur,


setelah berhasil melewati semua penjaga ia pun akhirnya bisa meninggalkan istana.


Tetapi pangeran itu sangat pintar ia menghilangkan barang yang berkaitan tentang dirinya seperti fotonya,Jadi meskipun banyak yang mencarinya akan sulit menemukanya tanpa petunjuk atau fotonya.


Keesokan harinya ratu memberitahu bahwa pangeran melarikan diri seketika itu langsung memanggil patih kerajaan dan menyuruhnya untuk pergi mencari.


"Ampun yang mulia,Hamba telah mencari di seluruh wilayah kerajaan tapi pangeran tidak di temukan",Kata patih kerajaan.


"Pasti dia sudah jauh,Kau umum kan kepada seluruh pelosok bahwa kita kehilangan putra mahkota dan jika ada yang menemukanya aku akan beri imbalan nya",Jawab raja.


"Tapi yang mulia,Aku juga mendapat kabar bahwa semua foto-foto pangeran telah hilang sulit bagi orang luar jika tidak tau wajah pangeran".


"Kenapa bisa hilang,Kenapa kalian tidak bekerja dengan baik".


"Saat itu kerajaan dalam kondisi sepi dan satu pun penjaga tidak ada yang tau,Pasti pangeran telah melakukanya sendiri dengan sempurna".


"Ya sudah,Umumkan saja beritanya dan cari sampai ketemu".


"Siap yang mulia,Hamba mohon izin".


"Ya,Pergilah".


Saat itu kondisi kerajaan sangat montang- manting karena hilangnya putra mahkota satu satunya,Meskipun begitu tidak ada musuh yang berani karena kerajaan Potolia adalah yang terbesar dan terkuat.


Di luar istana pangeran bertemu dengan perampokan, Sekejap para perampok tewas oleh wanita yang cantik tapi jago beladiri,Dengan penuh penasaran pangeran mendekati wanita itu dan bertanya "siapa kamu?apa aku boleh berteman?"


tanpa sepatah kata wanita itu pergi sangat cepat dan pangeran kehilangan jejak saat ia mengejar.


"Cepat banget larinya sampai aku gak bisa mengejarnya,Ya sudah lah aku akan istirahat dulu disini malam ini".


Keesokan harinya pangeran terbangun dan mendapati bahwa tas yang berisi bekal makanan telah habis di makan monyet,Pangeran pun hanya tersenyum dan lalu melanjutkan perjalanan.

__ADS_1


"Huh,Udah lapar haus pula aku capek,ternyata sulit juga hidup seperti orang biasa yang mau makan aja susah",Ujar pangeran.


"Hei nak,Kamu mau kemana?",Tanya seorang kakek yang gak tau dari mana tiba tiba ada di pinggir jalan.


"Oh,Kakek siapa?,Aku mau cari jalan ke desa kemana ya kek?",Tanya pangeran.


"Aku adalah pengawasmu,Kamu jangan menyerah jalan lah sesuai isi hatimu,Yakinlah bahwa sesudah kesulitan ada kemudahan,Itu ada tas isi makanan kamu makanlah dulu",Jawab si kakek.


"Ssssss.....",Suara angin yang kencang bersamaan dengan menghilangnya kakek secara tiba tiba.


"Ma..loh,Kemana kakek tadi,Kek..Kakek,Kakek di mana?",Ujar pangeran mencari kakek.


Karena merasa lapar pangeran pun tidak peduli siapa kakek itu,Dia hanya tau kalau kakek itu bilang dia pengawas pangeran,Saat itu pangeran langsung makan makanan yang ada dalam tas itu sampai kenyang.


Selesai makan pangeran teringat kata-kata kakek itu dan pangeran pun langsung bersemangat untuk meneruskan perjalanannya.


Di kerajaan kakek misterius itu menghadap Baginda raja.


"Mohon ampun yang mulia,Putramu pangeran Roland aku sudah menjumpai nya dan dia dalam keadaan sehat-sehat saja",Kata kakek misterius itu.


"Tenanglah yang mulia, Putramu adalah generasi terkuat yang akan menggempar kan dunia jadi ia akan melewati ujiannya di luar istana",Kata kakek misterius dengan tenang.


"Dia satu-satunya putraku aku tak mau dia dalam bahaya",Kata Raja sedih.


"Aku tahu perasaan dan kekhawatiran mu wahai yang mulia raja,Tapi tenanglah aku yang akan selalu menjaga dan melindungi pangeran dari bahaya di luar sana",Kata kakek misterius.


"Terimakasih,Aku serahkan putraku kepadamu mohon bantuannya",Kata Raja.


"Baiklah, Aku pergi dulu",Kakek pun menghentak kan kakinya dan menghilang.


"Ilmu yang tinggi,Semoga kakek itu bisa melindungi putraku",Gumam Raja.


Tak lama kemudian Ratu pun datang dan bertanya kepada Raja.


"Baginda bagaimana putraku apa sudah ada yang menemukan keberadaan nya tadi ada seorang pelayan yang memberi tahuku bahwa ada orang yang tahu keberadaan putraku datang kemari",Ujar Ratu dengan wajah bahagia.

__ADS_1


"Iya memang benar apa katamu itu",Jawab Raja.


"Dimana putraku sekarang aku ingin bertemu dengan nya?",Tanya Ratu.


"Tenanglah Dinda, Putra kita aman dan baik-baik saja,Hanya saja ia belum bisa kembali untuk saat ini",Kata Raja.


"Kenapa begitu,Apa kesalahan putraku apa yang telah ia perbuat agar aku yang akan menggantikan hukuman nya",Kata Ratu sedih dan panik.


"Ia adalah generasi pilihan dari leluhur kerajaan Potolia jadi ia harus menjalani proses hidupnya di luar istana",Kata Raja.


"Tapi kan dia masih terlalu dini untuk pergi di luar istana?, Bagaimana seorang Baginda raja bisa se egois ini",Kata Ratu sambil menangis.


"Tenanglah permaisuri ku,Aku tahu kekhawatiran mu,Aku juga khawatir akan keselamatan putra kita,Tapi aku percaya dia akan berhasil dan tumbuh menjadi seorang raja yang kuat dan adil untuk rakyat,Yakinlah dia adalah putra kita dan putra kita adalah orang yang kuat",Kata Raja menahan tangis nya.


"Baiklah baginda aku percaya akan kata-kata itu semoga ini jalan yang terbaik untuk pangeran",Kata Ratu.


"Terimakasih Dinda,Hatiku tenang setelah melihat mu juga tenang",Kata Raja.


"Ya sudah,Aku mau pergi ke kamar dulu",Kata Ratu.


"Ya pergilah",Jawab Raja.


Akhirnya suasana istana pun menjadi tentram kembali meski pangeran belum di temukan akan tetapi keluarga istana sudah mengetahui akan kondisi dan keberadaan pangeran.


"Patih jangan sampai berita pangeran sampai ke telinga orang luar,Biarkan mereka hanya tahu tentang kehilangan pangeran",Kata Raja.


"Baik yang mulia anggaplah tugas ini sudah berhasil",Kata Patih.


"Aku suka kerjamu",Kata Raja.


"Terimakasih yang mulia",Kata Patih.


Akhirnya Patih kerajaan Potolia mulai bergerak dan ia pun mulai mengintai di sekitar istana dan di setiap orang yang telah berucap tentang pangeran langsung mati di bunuh oleh Patih itu.


"Kalian urus mayat ini,Terserah mau kalian buang di mana jangan sampai ada jejak tentang pembunuhan itu",Kata Patih .

__ADS_1


"Baiklah Patih serahkan ini kepada kami".


__ADS_2