Tuan Muda Bangsawan

Tuan Muda Bangsawan
Mimpi


__ADS_3

Setelah pestanya selesai putri Sinta merasa kelelahan.


"Kamu capek ya putri? ", Tanya Roland.


" Biasa kok, Mungkin aku hanya kurang tidur deh", Jawab putri Sinta.


"Aku kan sudah bilang, Kamu jangan minum terlalu banyak kamu gak itu gak jago minum", Kata Roland.


Putri Sinta pun langsung terjatuh dan pingsan, Untungnya Roland dengan cepat menangkapnya jadi putri Sinta jatuh dengan aman dan nyaman.


" Lah malah pingsan", Kata Roland.


Lalu Roland menggendongnya dan berniat ingin membawa putri Sinta ke kamar.


"Eh maaf, Kamu putri Via kan? ", Tanya Roland.


" Loh pangeran Roland, Itu kenapa putri Sinta pasti kebanyakan minum bir ya? ", Tanya putri Via.


" Iya nih,Iya nih udah ku bilangin dianya gak mau nurut", Kata Roland.


"Emang kadang gitu sifat cewe kamu harus ngertiin, Yuk bawa saja putri Sinta ke kamarku biar dia bisa tidur nyaman", Kata putri Via.


Mereka pun berjalan menuju kamar putri Via, Setelah masuk ke kamar putri Via Roland langsung merebahkan putri Sinta di ranjang putri Via.


"Hei pangeran Roland, Apa kamu ada waktu sebentar? ", Tanya putri Via.


" Sekarang sih ada memangnya ada apa? ", Tanya Roland.


" Aku ingin bicara padamu, Ayo ikut aku", Kata putri Via sambil menarik Roland.


Putri Via membawa Roland ke sebuah taman di belakang kerajaan.


"Aku ingin berterimakasih padamu karenamu orang tuaku jadi bisa seperti dulu lagi dan ibuku pun sudah bisa menerima ku lagi", Kata putri Via.


" Santai aja aku juga melakukan ini demi keadilan orang-orang di bumi kok", Kata Roland.


"Kamu itu baik banget sih pangeran, Kalo aku sayang kamu boleh gak", Kata putri Via merayu.


" Haduh", Kata Roland.


"Ehh kenapa, Apa aku kalah cantik sama putri Sinta hahah", Kata putri Via dengan tertawa.


" Gak gitu maksudnya tapi aku tidak mau menyakiti perasaan seseorang yang aku cintai", Kata Roland.

__ADS_1


"Yaelah pangeran punya perasaan juga ternyata, Memangnya siapa wanita itu gak mungkin putri Sinta kan? ", Tanya putri Via.


" Memangnya kenapa kalo itu putri Sinta? ", Tanya Roland.


" Ya gak papa sih, Tapi dari awal aku lihat kalian berdua aku sudah menebak kalau kalian gak ada hubungan kekasih, Apa tebakanku benar? ", Tanya putri Via.


" Iya benar, Aku dan putri Sinta gak ada hubungan yang istimewa melainkan hanya seorang teman baik", Kata Roland.


"Terus siapa dong wanita beruntung yang kamu sayangi itu? ", Tanya Roland.


" Sebenarnya akulah yang beruntung bisa mendapatkan hatinya dia itu beda dengan wanita lainnya", Kata Roland.


"Memangnya apa sih yang membuat mu jatuh cinta pada wanita itu? ", Tanya putri Via.


" Huh, Dia itu orangnya ramah gak sombong jago bela diri imut cantik ", Kata Roland potong putri Via sebelum selesai bicara.


" Cukup-cukup, Apa masih belum semua yang kamu ungkapkan tentang dia, Itu saja kan terlalu sempurna mana ada di dunia ini yang sempurna pangeran", Kata putri Via.


"Dia memang tidak sempurna tapi bagiku dia lebih dari sempurna karena dialah aku belajar bagaimana menjalani hidup yang kadang di atas dan kadang di bawah ini", Kata Roland.


" Seperti nya aku harus mundur nih, Sainganku sekelas malaikat", Canda putri Via.


"Hahaha, Putri Via bisa aja", Kata Roland.


"Iya bisa aja yang tidak bisa itu milikin kamu tau gak", Kata putri Via dengan tersenyum.


"Waduh-waduh gawat nih, Yuk aku anter kamu ke kamar kamu istirahat dulu aja kalau di terusin bisa malah luka tapi gak berdarah nih aku", Kata putri Via.


" Ok, Lah", Kata Roland.


Putri Via pun mengantar Roland sampai ke depan pintu kamarnya.


"Nah ini kamar yang sudah di sediakan ayahku untukmu istirahat", Kata putri Via.


" Wah gak perlu repot-repot begini sih, Aku mah tidur di mana aja bisa", Kata Roland.


"Gak repot kok, Malah kami seneng kalau bisa bantu kamu", Kata putri Via.


" Kalo gitu makasih ya atas kamarnya sudah di siapkan untuk ku istirahat ", Kata Roland.


" Ok pangeran, Eh kalo boleh tahu siapa nama kekasih pangeran? ", Tanya putri Via.


" Oh namanya Vera", Kata Roland.

__ADS_1


"Wah nama yang bagus, Sudah ya Roland aku mau istirahat dulu", Kata putri Via.


" Ok", Kata Roland.


Putri Via pun pergi meninggalkan Roland dan Roland pun masuk ke kamarnya, Di dalam kamar itu sangatlah indah dan mewah sekali.


"Wah lumayan nih kamar udah gede rapi bagus lagi, Beruntung juga nih aku", Ujar Roland.


Roland pun langsung merebahkan tubuhnya di kasur kamar itu.


" Wahh nyaman banget,Kalo gini bisa bang kesiangan nih aku", Ujar Roland.


"Besok harus bangun pagi lalu menghadap raja dan meminta untuk melepaskan kutukan nya dan lalu pamit pulang deh, Lama sekali aku pergi gak kerasa sudah delapan hari, Kangen juga sama cewek imut di rumah, Hadeeh bagaimana keadaan putri Vera sekarang ya semoga dia baik-baik saja di sana", Ujar Roland dalam hati.


" Haaaaah, Tidur dulu lah, Vera tunggu aku pulang ya", Ujar Roland dalam hati.


Setelah itu pun Roland langsung tertidur, Saat tidur Roland bermimpi bertemu dengan putri Vera.


"Roland sini", Panggil putri Vera.


" Hah Vera kenapa ia bisa ada di sini", Ujar Roland dalam hati.


"Hei, Kamu tuli ya Roland siniii", Teriak putri Vera.


" Iya", Kata Roland sambil menghampiri putri Vera.


"Ada apa Vera? ", Tanya Roland.


" Kamu kenapa baru menemuiku sekarang, Apa kamu sudah gak ada rasa lagi ya sama aku Roland ? ", Tanya putri Vera dengan sedih.


" Maaf kan aku Vera, Aku kan lagi pergi menyelesaikan tugasku jadi gak bisa menemuimu maaf ya tuan putri, Tuan putri jangan sedih kalau tuan putri sedih nanti aku bisa di hukum lo karena membuat seorang malaikat menangis", Kata Roland.


"Yaudah berarti kamu harus di hukum sekarang", Kata putri Vera.


" Hukuman nya apa coba? ", Tanya Roland.


" Aku akan cium kamu, Tapi kamu harus tutup mata dulu Roland ", Kata putri Vera.


" Ok, Aku akan tutup mata ya", Kata Roland.


"Siap ya, Aku akan cium kamu lo jangan ngintip ya", Kata putri Vera.


" Iya-iya tuan putri ", Kata Roland.

__ADS_1


Karena sudah jam 08: 00 pagi jam di Kerajaan pun berbunyi dengan keras karena setiap jam delapan sudah waktunya untuk mereka melakukan kegiatan masing-masing, Karena suara jam terlalu keras Roland pun terbangun yang menjadikan mimpi indahnya jadi berantakan.


"Waaaah kenapa ini, Loh aku ada di mana ini dan di mana Vera, Lah ini kan di kamar kerajaan langit dan ini suara jam, Wah berarti yang tadi hanya mimpi itupun di rusak oleh suara jam sialan ini, Kayak nya aku harus cepet pulang", Kata Roland.


__ADS_2