Tuan Muda Bangsawan

Tuan Muda Bangsawan
Perjuangan


__ADS_3

Mereka berdua melanjutkan perjalanan menuju kuil suci, Dalam perjalanan mereka bertemu dengan seorang kakek tua.


"Hai anak muda, Lama tidak berjumpa dengan kalian", Kata kakek.


" Hah kakek, Kakek kok ada di sini?", Tanya putri Sinta.


"Iya,Kakek kok bisa di sini? " Tanya Roland.


"Itu tidak penting, Kalian harus tetap waspada dan kalian pakailah gelang ini", Kata kakek itu.


Setelah memberikan gelang itu kakek tua pun pergi menghilang.


" Gelang apa ini kek? ", Tanya Roland.


" Iya,Cantik banget lagi gelangnya", Kata putri Sinta.


"Lah kebiasaan datang gak janjian pergi gak pamitan huuuuh", Kata Roland.


" Hahahaha, Kamu lucu sekali Roland, "Kata putri Sinta.


" Apanya yang lucu?", Tanya Roland.


"Gak kok, Liat nih cocok ya dengan tanganku?," Tanya putri Sinta.


"Iya cantik banget", Jawab Roland.


" Ah males ah, Yaudah yok jalan", Kata putri Sinta.

__ADS_1


"Di bilang cantik kok marah, Hadeeh di mana lagi salah ku", Ujar Roland dalam hati.


Setelah memakai gelang itu mereka melanjutkan perjalanan lagi, Akan tetapi mereka bingung karena jalan depan terputus oleh sungai sampai akhirnya mereka melihat peta nya lagi.


" Roland gimana nih bener gak ini jalannya? ",Tanya putri Sinta.


"Tunggu, Tapi di dalam peta ini memang melewati sungai ini", Jawab Roland.


" Terus gimana tuh cara nyebrangin nya?", Tanya putri Sinta.


"Kalau pakek tali yang ku bawa mungkin tidak bisa soalnya sungai ini terlalu luas", Kata Roland.


" Coba sini aku lihat petanya", Kata putri Sinta.


"nih".


Putri Sinta melihat peta itu dan saat gak sengaja mengelus-elus gambar sungai yang mau ia sebrangi di peta itu tiba-tiba keluar gambar jembatan di atas gambar sungai di dalam peta itu.


"Oh iya ya, Tapi kok di sini gak ada ya? ", Tanya Roland.


Mereka berdua pun bingung, Agak lama kemudian ada seorang wanita yang mendatangi mereka berdua.


" Sepertinya ada dua orang yang ingin cari mati nih", Kata wanita itu.


"Siapa kamu? ", Tanya putri Sinta.


" Kamu gak perlu tau siapa aku cantik gak lama lagi kamu akan mati", Kata wanita itu.

__ADS_1


"Jangan sentuh putri Sinta wanita gila", Teriak Roland.


" Eh, Ternyata cowoknya marah nih, Ganteng jangan marah gitu lo aku jadi takut loo, Aku gak akan sakitin cewek ini kalau kamu ikut pulang bersama ku mau gak ganteng", Kata wanita itu.


"Gak ada waktu buat ladenin kamu", Kata Roland.


" Eh, Aku tau lo cara lewatin sungai ini tapi tentunya gak gratis dong..... ", Kata wanita itu.


" Apa syarat nya?", Tanya Roland.


"Gampang kok, Kamu layanin aku hari ini nanti akan ku beritahu caranya", Jawab wanita itu.


" Jangan mimpi kau", Bentak putri Sinta.


"Eh, Kamu jangan marah ya", Kata wanita itu.


" Jadi gimana genteng, Mau kan?", Tanya wanita itu.


"Kalau aku gak mau gimana? ", Tanya Roland.


" Ya itu terserah tapi aku juga gak mau kasih tau cara lewatin sungai nya", Kata wanita itu.


"Jika kamu gak mau beritahu aku akan memaksamu berbicara", Kata Roland.


" Kamu jangan berani-beraninya melakukan itu", Kata wanita itu.


Dengan gerakan sangat cepat Roland langsung mendekap dan mencekik leher wanita itu dari belakang.

__ADS_1


"Jadi gimana cantik, Beritahu aku cara melewati sungai itu atau kamu aku bunuh", Kata Roland.


" Iya... iya aku beritahu caranya tapi lepasin aku dulu", Kata wanita itu.


__ADS_2