Tuan Muda Bangsawan

Tuan Muda Bangsawan
Luka hati


__ADS_3

"Aku tidak semudah yang kamu bayangkan, Mana mungkin aku melepaskan mu, Cepat bicaralah aku tidak segan membunuhmu", Kata Roland.


" Iya.. iya, Lihatlah pohon di sana itu di pohon itu ada sebuah tali tarik tali itu nanti ada jembatan naik ke atas air", Kata wanita itu.


Putri Sinta berjalan ke arah pohon itu untuk mengecek apakah benar yang di katakan wanita itu.


"Iya Roland ini talinya akan coba aku tarik", Kata putri Sinta.


" Tidak sembarangan orang bisa menarik itu, Hanya orang berhati bersih lah yang dapat menarik itu karena jembatan itu menuju kuil suci", Kata wanita itu.


Dengan penuh keyakinan putri Sinta menarik tali itu dan akhirnya muncul lah jembatan untuk menyebrangi sungai itu, Setelah jembatan itu muncul Roland melepaskan wanita itu.


"Cepat pergilah dari sini sebelum aku berubah pikiran dan membunuhmu",Gertak Roland.


" Tapi jangan beritahu siapapun jika aku yang memberi tahu kalian tentang jembatan ini", Kata wanita itu.


Setelah berkata seperti itu wanita itu pun lari menjauh dari tempat itu, Roland dan putri Sinta pun berjalan melewati jembatan itu.


"Akhirnya bisa juga melewati sungai itu lega rasanya", Kata Roland.

__ADS_1


" Huh, Rupanya kau setia juga ya", Kata putri Sinta.


"Apa maksud mu? ", Tanya Roland.


" Bukannya tadi kamu di ajak sama wanita tadi itu gak usah pura-pura deh Roland", Kata putri Sinta.


"Hahahaha, Bagiku gak ada wanita yang menarik selain putri Vera", Kata Roland.


" Iya.. iya cowok setia, Kekasihmu memang yang paling cantik", Kata putri Sinta.


"Hehehe, Makasih putri", Kata Roland.


" Eh Roland, Kamu memangnya gak kangen gitu sama putri Vera? ", Tanya putri Sinta.


"Memangnya kamu gak takut kalau di ambil orang jika kau pergi tanpa kabar seperti ini", Kata putri Sinta.


" Ya enggak lah, Kan sebelum pergi ke sini aku pamit dia dulu, Aku yakin dia juga bisa menjaga perasaan ku makanya aku memilih dia", Kata Roland.


"Cinta kalian membuat aku iri deh", Kata putri Sinta.

__ADS_1


" Makanya putri punya pacar lah", Kata Roland.


"Yah, Mana bisa seorang putri kerajaan seperti aku ini selalu di jodohkan gak bisa ngerasain deket seperti kamu dan putri Vera", Kata putri Sinta.


" Itu gak terlalu buruk kok,Jangan sedih gitu cantiknya ilang tuh", Kata Roland.


"Siapa yang nangis aku cuma kelilipan aja ", Kata putri Sinta menutupi.


" Eh putri Sinta pernah gak jatuh cinta? ", Tanya Roland.


" Pernah, Tapi cinta itu aku bunuh", Kata putri Sinta.


"Lah, Kok kamu bunuh knapa? ", Tanya Roland.


" Karena cinta ku itu tidak akan bisa bahagia karena aku jatuh cinta pada kekasih sahabatku sendiri ", Jawab putri Sinta.


" Keputusan putri itu benar, Karena cinta itu bisa tumbuh dengan sendirinya mungkin tuhan akan memberikan yang lebih baik jika putri sabar dan yakin bahwa itu bukan jodoh yang baik untuk putri Sinta", Kata Roland.


"Iya Roland, Tapi kenapa rasanya tetap sakit padahal aku sudah berusaha untuk melupakan bahwa aku pernah mencintai nya", Kata putri Sinta.

__ADS_1


" Karena itu luka di dalam hati memang susah untuk di obati hanya butuh waktu yang agak lama, Luka itu akan hilang suatu saat bila putri menemukan pengganti nya,Cintailah sewajarnya nya karena yang hadir itu belum tentu takdir, Tanamkan itu di hati putri Sinta ", Kata Roland.


" Terima kasih Roland, Hatiku yang sakit ini mulai sembuh, Terima kasih", Kata putri Sinta.


__ADS_2