Tuan Muda Bangsawan

Tuan Muda Bangsawan
Bertemu dengan ratu langit


__ADS_3

Tak beberapa lama kemudian jam menunjukkan jam 00: 00 malam, Dan putri Via pun sudah siap untuk mengantar Roland dan putri Sinta ke kerajaan Langit.


"Waktu persiapan telah habis sekarang kita harus berangkat ke kerajaan Langit", Kata putri Via.


" Kita naik apa? ", Tanya putri Sinta.


" Ikutlah denganku kalian berdua ", Kata putri Via.


Putri Via membawa Roland dan putri Sinta pergi menuju halaman belakang kuil, Di sana sudah ada kereta kuda yang sangat cantik yang sudah di siapkan putri Via untuk pergi menuju kerajaan Langit.


" Kita akan naik kereta kuda itu", Kata putri Sinta.


"Wah bagus sekali, Aku belum pernah melihat kereta kuda sebagus ini", Kata putri Sinta kagum.


" Ini memang kereta kuda milik kerajaan Langit yang biasa di gunakan khusus untuk turun bumi dan naik lagi ke atas awan, Dan juga di desain khusus oleh ahlinya", Kata putri Via dengan sedikit sombong.


"Bagus sekali, Ya kan Roland", Kata putri Sinta.


" Biasa aja, Bagiku semua kereta kuda sama aja", Kata Roland.

__ADS_1


"Dasar kamu, Pangeran gak tau seni", Kata putri Via dengan agak marah.


" Yudah naiklah kita berangkat sekarang", Kata putri Via.


Mereka pun naik kereta kuda itu dan berangkat, Saat sudah hampir sampai mereka di suguhkan pemandangan yang sangat cantik yang membuat orang jatuh cinta akan pemandangan tersebut.


"Wah bagus banget pemandangan nya", Kata putri Sinta.


"Seleramu itu bagus sekali putri, Ini adalah pemandangan yang di suguhkan oleh kerajaan Langit untuk tamu-tamu nya yang akan datang", Kata putri Via.


" Loh ini sudah mau sampai ya? ", Tanya putri Sinta.


Mereka mendarat di depan jalan masuk kerajaan Langit, Setelah mereka turun dari kereta kuda putri Via mengajak mereka untuk masuk.


"Ayo masuklah ibuku jam segini pasti ada di singgahsana kerajaan", Kata putri Sinta.


Merekapun masuk dan langsung menuju ke ruangan singgahsana kerajaan, Dan betul juga ratu langit pun sedang duduk di singgahsana kerajaan.


" Ibunda mohon ampun, Mereka adalah putri Sinta dan pangeran Roland ", Kata putri Via.

__ADS_1


" Iya aku sudah tahu, Kamu putri pergilah ke kamarmu aku ingin berbicara pada tamuku saja", Kata ratu Langit.


"Iya ibunda, Perintah ibunda aku laksanakan mohon pamit", Kata putri Via.


" Dan kalian berdua, Apa tujuan kalian datang ke sini? ", Tanya ratu Langit.


" Mohon maaf ratu bila kedatangan kami ke sini mengganggu anda, Kami kesini", Ujar Roland dan di putus oleh ratu Langit.


"Stop, Aku sudah tahu tapi aku mau putri Sinta lah yang menjawab pertanyaan ku", Kata ratu Langit.


" Maaf ratu, Hamba datang kemari berniat ingin melepas kutukan dari guci yang aku pecahkan 7 tahun yang lalu", Kata putri Sinta.


"Aku bisa saja melepas kutukan itu, Tapi ada syaratnya nya apa kamu masih ingin melepas nya? ", Tanya ratu Langit.


" Aku akan tetap melakukan nya meski nyawaku taruhannya ratu, Aku mohon apa syarat nya", Kata putri Sinta memohon.


"Aku suka dengan tekadmu itu, Tapi syarat nya itu sulit sekali bukan hanya sekedar nyawa sebagai taruhan akan tetapi keluargamu dan nama baik kerajaanmu juga di pertaruhkan, Apa putri Sinta masih mau mengambil syarat ini? ", Tanya ratu Langit.


" Apa maksudmu, Apa kau ini gak punya hati terbuat dari apa kau ini", Bentak Roland.

__ADS_1


__ADS_2