
Setelah mengantarkan putri Sinta sampai ke kerajaan Roland langsung pergi menuju ke rumah yang di tempati oleh putri Vera, Sebagai laki-laki yang baik di perjalanan ia membeli makanan dan barang untuk putri Vera sebagai hadiahnya.
Saat itu Roland dengan bahagia langsung menuju ke alamat rumah yang di tempati oleh putri Vera,Saat sudah sampai di rumah, Rumah itu sudah kosong dan tiada seorang yang menghuninya, Roland pun kebingungan, Roland sudah mengetuk pintu dan mengelilingi rumah itu tapi tiada satu orang pun yang ada di rumah itu, Tibalah seorang penduduk yang rumahnya di samping rumah kosong itu.
"Heiii anak muda, Kamu kenapa di situ? ", Tanya paman itu.
" Ohh paman, Apa paman tahu kemana perginya orang yang tinggal di sini? ", Tanya Roland.
" Rumah itu sudah dua hari ini kosong, Tapi menurut informasi yang ku dapat dari orang-orang seorang pemilik rumah ini di datangi oleh beberapa prajurit kerajaan POTOLIA lalu di bawa ke kerajaan", Kata paman itu.
"Beraninya Kerajaan POTOLIA menangkap orangku aku akan balas perbuatan mereka", Kata Roland dengan menahan emosi.
" Tenanglah nak, Kau tak punya alasan untuk menolong orangmu, Kamu itu masih belum bisa berfikir dewasa, Cari tahu masalah nya baru bertindak menyelesaikan nya, Alat pertama akalmu dan alat kedua hatimu", Kata paman itu.
"Memangnya apa kesalahan pemilik rumah ini sampai di bawa ke kerajaan? ", Tanya Roland.
" Aku juga tidak mengerti dengan pasti, Tapi aku dengar pemilik rumah ini adalah seorang putri dari Kerajaan VINIAN karena itu raja langsung membawanya ke Kerajaan untuk di jamu di sana", Kata paman itu.
"Apa yang paman katakan itu benar, Apa semua itu benar paman", Kata Roland dengan semangat.
" Kau pastikan saja sendiri pangeran, Aku hanya mendengar pembicaraan prajurit kemarin di pasar", Kata paman itu.
"Paman mengenaliku? ", Tanya Roland terkejut.
" Mengapa aku bisa tidak mengenalimu, Aku asli rakyat POTOLIA jadi aku tahu tanda di tangan kananmu itu, Tanda itu hanya dimiliki oleh putra mahkota kerajaan POTOLIA saja", Kata paman itu.
"Kalau paman tahu aku pangeran mengapa paman tidak membawa ku bertemu raja dan bilang kau yang menemukan ku agar kau dapat imbalan dari raja? ", Tanya Roland.
" Aku bukanlah orang yang seperti itu pangeran, Bagiku hidup ku yang sekarang ini sudah yang terbaik untukku jadi aku tidak mau mengambil kesempatan dari kesempitan ", Kata paman itu.
" Terimakasih kalau begitu paman, Aku akan mngingat paman sekarang aku akan pulang ke kerajaan POTOLIA dulu paman", Kata Roland.
"Pulanglah semua orang di kerajaan menunggu kepulangan mu", Kata paman itu.
__ADS_1
" Iya paman terimakasih ", Kata Roland.
" Iya berhati-hati lah", Kata paman itu.
Roland pun langsung bergegas menunggang kudanya dan menggelak kuda itu dengan cepat.
Beberapa lama kemudian Roland pun sampai di depan tugu kerajaan, Dan iapun menagis saat mau masuk ke area kerajaan, Karena merasa malu karena menangis ia pun turun dari kuda dan mengusap air matanya, Merasa mukanya sudah bersih dari air mata Roland kembali menuntun kudanya masuk ke area kerajaan, Saat sudah masuk ada seorang prajurit yang melihat nya dan prajurit itu langsung lari dan berteriak "Pangeran pulang pangeran sudah pulang", Dan langsung saja seisi Kerajaan ramai menuju ke depan untuk melihat pangeran yang sudah lama pergi mereka pun menyambut dengan meriah, Akan tetapi pangeran merasa bingung karena ia tidak melihat kedua orang tuanya.
" Dimana ayah dan ibunda? ", Tanya Roland kepada salah satu orang di situ.
" Raja dan ratu ada di dalam bersama dengan seorang putri dari kerajaan VINIAN", Jawab orang itu.
Roland pun langsung masuk ke dalam kerajaan dengan terburu-buru.
Saat itu ayah dan ibunda Roland sedang berbicara dengan putri Vera di ruang keluarga kerajaan.
"Itu dia pangeran Roland", Kata putri Vera.
" Putraku kamu sudah kembali ", Kata ibunda Roland.
Tanpa bisa berkata apa-apa Roland langsung berjalan menghampiri mereka dan memeluk ayah nya.
"Ayah maafkan aku telah membuat ibu dan semua anggota kerajaan khawatir", Kata Roland dengan menangis.
" Yang berlalu biarlah berlalu sekarang pikirkan masa depanmu, Dan minta maaflah kepada semua orang yang telah kamu buat mereka khawatir ", Kata ayah Roland.
" Baik ayah", Kata Roland.
"Putraku jangan mencoba untuk lari dari masalahmu lagi ya karena bukanya akan menyelesaikan masalah justru akan membuat masalah menjadi lebih panjang bahkan bisa menambah masalah baru lagi", Kata ibunda Roland.
" Iya ibunda aku telah menyesali perbuatan ku", Kata Roland dengan sedih.
"Tapi kalau bukan karena mu Roland mungkin kerajaan VINIAN akan terus mendapat kutukan", Kata putri Vera.
__ADS_1
" Ayah kenapa tidak marah karena kesalahan ku?, Padahal dulu setiap aku melakukan kesalahan sedikit saja ayah selalu memarahiku? ", Tanya Roland.
" Aku sekarang sudah mengerti Roland, Lagi pula putri Vera juga sudah menceritakan semuanya tentang mengapa kamu kabur, Dan juga sekarang kau sudah menjadi penyelamat untuk rakyat VINIAN aku bangga padamu", Kata ayah Roland.
"Lalu putri Vera kau tidak terkejut jika sebenarnya aku ini adalah pangeran? ", Tanya Roland.
" Hahahah, Kau itu lucu sekali siapa yang tidak kenal bahwa kau pangeran, Aku sudah mengetahui nya saat kau pingsan dirumahku dulu aku sudah melihat tanda itu di tanganmu", Kata putri Vera.
"Tapi mengapa kau diam dan pura-pura tidak tahu apa alasanmu? ", Tanya Roland lagi.
" Aku diam karena aku takut bila nanti kau kabur dariku jika aku tahu kau adalah seorang pangeran ", Jawab putri Vera.
" Apakah semua orang tahu tentang tanda di tanganku ini? ", Tanya Roland.
" Tidak semua orang tahu tentang tanda itu hanya para keluarga kerajaan dan mungkin rakyat biasa juga tahu tapi hanya beberapa orang saja", Jawab ibunda Roland.
"Ooh jadi gitu, Tapi mengapa putri Vera tidak pulang ke kerajaan VINIAN? ", Tanya Roland.
" Kenapa kau tanya seperti itu apa kau tidak suka denganku di sini", Jawab putri Vera kesal.
"Tidak..tidak seperti itu, Maksudku apakah kerajaan VINIAN sudah bisa menerima mu di sana? ", Tanya Roland.
" Kerajaan ku sekarang sudah seperti dulu lagi mungkin besok aku akan pergi ke sana", Kata Roland.
"Ohh jadi begitu", Kata Roland.
" Besok biarkan Roland mengantar putri Vera sampai ke kerajaan VINIAN ", Kata ayah Roland.
" Iya ayah tapi apakah Roland mau? ", Tanya putri Vera.
" Ya jelas maulah, Maukan Roland besok antar putri Vera pulang? ", Tanya ayah Roland.
" Boleh sih tapi kayaknya besok aku", Kata Roland di potong oleh ayahnya.
__ADS_1
"Gak ada alasan Roland kalian ini katanya kekasih", Kata ayah Roland.