Tuan Muda Bangsawan

Tuan Muda Bangsawan
Hadiah Aneh


__ADS_3

Setelah beberapa lama akhirnya nona itu sudah tenang dan mau di ajak bicara,Tapi sebenarnya nona itu bukan orang biasa ia bisa membaca pikiran seseorang jadi dalam melihat orang nya dia bisa tau siapa dan bagaimana sifat orang yang ia temui.


"Maaf ya,Kalian berdua telah baik menolongku,Aku sangat berterima kasi",Kata nona itu.


"Iyaa...iya,Santai aja udah kewajiban kita menolong sesama manusia",Ujar Vera.


"Kalo boleh tau nona mau pergi ke mana?",Tanya Roland.


"Aku mau pergi ke kerajaan Potolia",Jawab nona.


"Knapa sendirian kan berbahaya sekali lo,Memangnya mau apa sih ke sana?",Tanya Roland.


"Raja sedang bersedih akan hilangnya putra mahkota,Jadi aku di undang untuk menerawang apakah suatu hari nanti pangeran mau kembali",Jawab Nona.


"Kasian sekali raja,Memang pangeran tidak tau di untung,Knapa?dan apa alasanya dia kabur?apakah dia itu waras?",Kata Vera dengan ngegas.


"Hei,Kamu tau apa?,Apa kamu itu peramal bisa menilai orang dengan mendengar cerita?",Kata Roland dengan sedikit ngegas.


"Knapa kamu,Gak terima lawan sini",Tantang Vera.


"Sudah-sudah jangan bertengkar,Kalian ini serasi jangan sampai ada pertengkaran,Ini terimalah hadiah dariku",Ujar nona itu.


"Apa ini?",Tanya Roland dan Vera.

__ADS_1


"Jagalah baik-baik itu "CINCIN BATU MAHKOTA"


berguna jika salah satu dari kalian dapat masalah cincin itu akan memberitahu kalian,Jadi kalian akan tetap melindungi satu sama lain,Aku pergi dulu terima kasih",Jawab nona itu dan lalu pergi.


"Hati-hati nona terima kasih atas hadiahnya",Teriak Roland.


Setelah itu mereka kembali melanjutkan perjalanan,Sesampainya di kebun Vera langsung lari menghampiri ayahnya dan memberikan bekal yang di bawanya,Dan ayahnya juga langsung pergi mengajak makan bersama.


"Wah,Makasih Vera kamu memang anak yang terbaik",Puji Yinhan(ayah Vera).


"Tentu,Vera kan putri terbaik di wilayah timur ini",Canda Vera.


"Hahaha,Iya kamu memang seorang putri yang baik dan cantik,Sekarang kita makan bersama yuk di sana".


"Halo paman,Namaku Roland aku teman nya Vera",Ujar Roland.


"Oh,Kamu to apakah badan mu sudah baikan?",Tanya Yinhan.


"Oh,Jadi paman sudah tau saya,Saya udah baikan kok pak terima kasih banyak pak telah tolong saya",Ujar Roland.


"Itu udah kewajiban kami nak,oh iya siapa namamu nak?",Tanya Yinhan.


"Panggil saja Roland paman itu nama asliku",Jawab Roland.

__ADS_1


"Oalah nak Roland,Sini mari makan bersama",Ajak Yinhan.


"Iya paman".


Saat makan mereka juga mengobrol tentang kehidupan dan saling sharing sharing ilmu dan pengalaman.


Selesai makan Yinhan juga mengajak Roland dan Vera berkebun mereka sangat bahagia sekarang,Mereka sudah menganggap Roland adalah bagian keluarga mereka.


Suatu hari Roland rindu dengan ibunya,Ia hanya bisa mendoakan nya meski ingin sekali bertemu tapi ia akan merasa gagal jika ia kembali ke kerajaan sekarang.


"Hei,Kenapa kamu meneteskan air matamu itu Roland?,Kau knapa,Sakit?",Tanya Vera.


"Apa kau bisa jaga rahasia bila aku cerita?",Kata Roland.


"Santai aja lah,Aku bisa kok jaga rahasia",Jawab Vera.


"Sebenarnya,Aku sedang rindu ibuku",Kata Roland.


"Oh,Rindu ibu ya(tersenyum)".


Vera pun tiba-tiba menangis lalu ia pergi meninggalkan Roland begitu saja.


"Vera....kamu kenapa Vera,Apa aku salah bicara",Teriak Roland.

__ADS_1


"


__ADS_2