
Petani itu mengajak Roland dan putri Sinta ke rumahnya untuk tinggal satu malam.
"Kita sudah sampai ini rumahku, Cuma sederhana saja kalau kalian mau tinggallah disini gratis", Kata petani itu.
" Oh, Baik sekali tuan, Jika tidak keberatan kami akan tinggal disini untuk satu malam", Kata putri Sinta.
"Kalian bisa panggil aku Luis saja biar lebih akrab", Kata petani itu.
" Iya jika boleh tau yang tinggal di rumah ini ada berapa orang? ", Tanya Roland.
" Cuma ada dua orang di rumah ini aku dan adik perempuan ku yang masih berumur sepuluh tahun", Jawab Luis.
"Yasudah silahkan masuk biar aku tunjukkan di mana kamar kalian", Kata Luis.
" Ceklek.... Klek",Mereka masuk kedalam rumah, Rumah itu sangat sederhana tapi sangat rapi dan bersih menjadikan rumah itu terlihat simpel.
"Nah, Ini kamar kalian meski tidak ada yang menempati kamar ini selalu di bersihkan oleh adik ku setiap harinya", Kata Luis.
" Memangnya dulu ini kamar siapa? ", Tanya putri Sinta.
" Ini dulu adalah kamar ayah dan ibuku kamar ini kosong setelah ayah dan ibuku meninggal", Kata Luis.
"Wahh, Maaf ya", Kata putri Sinta.
" Iya santai aja", Kata Luis.
__ADS_1
"Kalau adikmu sekarang di mana kok belum keliatan? ", Tanya Roland.
" Jam segini ia masih jualan di pasar ikut tetanggaku nanti jam 10: 00 baru pulang", Jawab Luis.
"Kalian beristirahat lah dulu jangan sungkan aku mau melanjutkan pekerjaan ku dulu", Kata Luis.
" Iya, Kami akan beristirahat dulu makasih ya atas kebaikan nya", Kata Roland.
"Iya,Aku pergi dulu", Kata Luis.
" Iya", Kata Roland.
Setelah itu Roland dan putri Sinta masuk kamar.
" Iya putri, Aku akan beristirahat di sofa ini saja", Kata Roland.
"Iya Roland terserah kamu saja yang penting aku sudah menawarimu jadi jangan salahkan aku", Kata putri Sinta (sedikit marah).
" Huh, Apasih salahku padahal aku mencoba yang terbaik, Memang wanita sulit di mengerti", Ujar Roland dalam hati.
Mereka berdua tidur selama tiga jam saat itu jam menunjukkan pukul 13: 00 mereka di bangunkan oleh adik Luis.
"Tok.. tok.. tok, Kak bangun kakak ku menyuruhku mengajak kalian makan bersama, Tok.. tok... tok.
" Yaah, Siapa ya kok kaya suara anak perempuan,Mending aku liat dulu", Ujar Roland dalam hati.
__ADS_1
"Ceklek... klek". (suara Roland membuka pintu)
" Kak kamu di suruh kakak ku ke ruang makan sama teman kakak juga aku akan menunggu di ruang makan", Kata adik Luis.
"Iya tunggu sebentar ya", Kata Roland.
" Putri bangun putri, Ayo ikut aku", Kata Roland.
"Apa kamu berubah pikiran ayo sini cepet", Jawab putri Sinta.
" Putri aku gak lagi bercanda ayo bangun ikut aku sebentar ", Kata Roland.
" Iya iya, Aku bangun kamu mau ngajak aku kemana?, "Tanya putri Sinta.
" Luis ingin menemui kita di ruang makan ayo", Kata Roland.
"Aku mau rapiin muka ku dulu kamu tungguin bentar", Kata putri Sinta.
Lima menit menunggu.
" Putri sudah kah?, Jangan lama-lama", Kata Roland.
"Sudah ayo kita pergi", Kata putri Sinta.
Lalu mereka berdua jalan menuju ruang makan dan di sana sudah ada Luis dan adiknya, Mereka ingin mengajak Roland dan putri Sinta makan bersama.
__ADS_1