Tuan Muda Bangsawan

Tuan Muda Bangsawan
Perjalanan mencari sang raja


__ADS_3

"Tenanglah kau pangeran, Aku tidak sejahat seperti apa yang kau pikirkan", Kata ratu langit.


" Maaf ratu, Roland kau jangan ikut campur ini adalah tanggung jawab ku", Kata putri Sinta.


"Tapi itu terlalu kelewatan putri, Kau jangan mau di bodohi", Kata Roland.


" Roland, Aku tahu apa yang aku lakukan saat ini sangatlah bodoh akan tetapi kita harus coba dulu, Dan kita pun belum tahu juga apa syaratnya", Kata putri Sinta.


"Jadi gimana, Apa putri Sinta tertarik? ", Tanya ratu langit.


" Iya, Katakan saja apa syarat nya", Kata putri Sinta.


"Saat ini kerajaan langit sedang membutuhkan seorang raja, Karena raja sedang marah dia pergi meninggalkan istana, Bila kau bisa membawa raja kembali aku tidak hanya melepaskan kutukan nya akan tetapi aku juga akan memberikan kalian berdua kekuatan yang tidak dimiliki manusia di bumi", Kata ratu langit.


" Jadi di mana kita harus mencari raja? ", Tanya Roland.


" Raja ada di air terjun mawar hitam", Kata ratu langit.


"Di mana tempatnya air terjun itu? ", Tanya Roland.


" Plok.. plok.. plok (suara ratu menepuk tangannya), Nah itu adalah burung yang akan membawa kalian menuju air terjun mawar hitam ", Kata ratu langit.

__ADS_1


" Sekarang kalian boleh pergi, Cepat ikuti burung itu", Kata ratu langit.


Roland dan putri Sinta pun lari mengikuti burung itu, Karena mereka berdua sudah lari begitu jauh putri Sinta pun kecape'an.


"Roland aku tidak kuat bila terus lari seperti ini", Kata putri Sinta mengeluh.


" Kita harus tetap lari putri, Jangan sampai kita kehilangan burung itu", Kata Roland.


"Aku sudah gak kuat lagi Roland", Kata putri Sinta.


Karena Roland merasa kasihan Roland pun langsung menggendong putri Sinta yang mau jatuh kedepan, Putri Sinta pun jatuh kedepan dan untungnya Roland sudah membungkuk di depan putri Sinta dan putri Sinta pun jatuh di pundak Roland dan Roland pun langsung menggendong nya dan lari lagi.


" Roland, Kenapa", Kata putri Sinta lemas.


Putri Sinta pun hanya tersenyum saja.


" Roland, Terima kasih aku sudah banyak merepotkan dirimu", Kata putri Sinta.


Roland pun hanya membalas kata putri Sinta dengan senyum.


Akhirnya burung itu berhenti di depan tugu masuk air terjun mawar hitam dan berubah menjadi sebuah gulungan.

__ADS_1


"Hah, Apa yang terjadi dengan burung itu? ", Tanya Roland.


Roland pun menurun kan putri Sinta dan mengambil gulungan itu.


" Apa itu Roland, Dan dimana burung nya apa kita kehilangan burung nya? ", Tanya putri Sinta.


" Dasar ya tukang tidur, Ini tuh burung nya tiba-tiba berubah menjadi gulungan ini", Kata Roland.


"Ya maaf kalo aku tukang tidur, Aku juga gak bermaksud tidur tadi", Kata putri Sinta sedih.


"Heeh, Jangan sedih gitu lah putri nanti cantik nya ilang lo", Kata Roland.


" Tapi bo'ong, Hahaha, Maaf ya Roland aku kan hanya bercanda jadi jangan marah", Kata putri Sinta dengan bahagia.


" Sabar Roland, Wanita emang suka gitu", Kata Roland.


"Terus apa yang ada di gulungan itu? ", Tanya putri Sinta.


" Aku buka dulu ya", Kata Roland.


"Ini tulisannya kok aneh sekali, Siapa yang bisa baca kalo kayak gini", Kata Roland.

__ADS_1


" Ah masa, Sini coba aku yang baca", Kata putri Sinta.


"Nih baca saja kalau bisa", Kata Roland.


__ADS_2