Tuan Muda Bangsawan

Tuan Muda Bangsawan
Kebersamaan yang indah


__ADS_3

Melihat Vera menangis Roland juga kebingungan ia merasa bersalah karena Roland belum pernah sekalipun dekat dengan seorang perempuan ia bingung mau melakukan apa.


"Vera kamu kenapa nangis aku kan sudah minta maaf,Aku harus bagaimana agar kamu memaafkanku?,Katakanlah",Kata Roland.


"Hahaha,Kenapa kamu begitu panik aku hanya nangis gak kenapa napa kok kamu gak usah terlalu panik seperti itu",Ujar Vera.


"Aku tuh gak mau liat wajah imut ini bersedih(sambil menghapus air mata di pipi Vera)


tolong kamu jangan nangis lagi ya kalo ada aku,Itu membuat aku merasa gagal menjagamu tetap bahagia di sisiku".


"Iya-iya aku tidak akan sedih lagi jika kamu bersamaku yang mulia",Kata Vera dengan senyum.


"Ekhem...kalian lupa ya kalo aku disini,Aku ini juga ibu kalian lo",Kata Fina.


"Hehehe,Maaf bu soalnya kami terlalu fokus sampai kami gak sadar kalo ibu dari tadi mengawasi hehe",Kata Roland.


"Ah,Iya maaf kan Vera juga ya bun".


"Iya,Ayo cepat makan nanti bawakan bekal ayah ke kebun",Kata Fina.


"Ok bun",Kata mereka berdua.


"Oh iya bun,Vera minta maaf karena udah nyeritain semuanya sama Roland",Kata Vera.

__ADS_1


"Nyeritain apa sihh,Kok Vera kaya bersalah banget",Kata Fina lembut.


"Vera udah nyeritain semua yang harusnya tidak di ceritakan kepada orang lain,Vera salah Vera menyesal",Kata Vera merengek.


"Hmmm,Gak papa kok sayang kan Roland juga keluarga kita dia taupun gak masalah,Kamu makanlah gak usah sedih ya",Kata Fina.


"Makasih bunda,Bunda memang yang terbaik".


"Ya sudah cepat makan".


Disaat mereka makan Yinhan (suami Fina) tiba-tiba masuk ke rumah dengan tergesa-gesa,


ia lari masuk kedalam rumah lalu mengunci pintu rumah dari dalam.


"Iya,Ada apa paman,Apa ada masalah?",Kata Roland.


"HuhHuh,Ceritanya panjang nanti aku ceritain yang penting aman dulu",Jawab Yinhan.


Tiba-tiba dari luar terdengar suara orang teriak mencari Yinhan,Mereka adalah prajurit kerajaan


"VILAGON" mereka sudah lama mencari putri Vera dan sekarang mereka melihat Yinhan yang dulunya pelayan kerajaan yang dekat dengan putri Vera.


"Yinhan oi Yinhan,Jangan sembunyi jika kau memang tida mau mati",Teriak prajurit.

__ADS_1


"Dor....dor...dor,(suara prajurit menggedor pintu)


siapa di dalam keluarlah kalau tidak mau saya dobrak pintu tua ini,Cepat buka pintunya!!",Teriak prajurit.


"Tenang,Paman bawa ibu dan Vera sembunyi biar aku yang atasi orang gak berguna ini",Kata Roland.


"Kamu yakin Roland,Mereka tidak hanya berdua atau bertiga lo,Kamu jangan aneh-aneh",Kata Yinhan.


"Jangan pikirkan aku,Yang terpenting adalah Vera dan kalian aman, Mereka tidak mencari ku",Kata Roland.


"Tidak Roland,Aku akan selalu ada susah senang aku akan bersamamu",Kata Vera.


"Kau jangan bodoh Vera,Cepat lah kalian sembunyi percaya padaku aku akan baik-baik saja,Cepatlah",Kata Roland.


"Tapi Roaland",Kata Vera.


"Tenang saja aku akan baik-baik saja,Kamu harus percaya padaku,Percayalah aku tidak akan membuat tuan putri kecewa",Kata Roland.


"Cepatlah".


"Jaga dirimu Roland,Aku mencintaimu",Kata Vera.


Di saat itu Vera mengungkapkan perasaan nya kepada Roland dan langsung lari dari rumah itu untuk bersembunyi.

__ADS_1


__ADS_2