Tuan Muda Bangsawan

Tuan Muda Bangsawan
Ilmu bela diri


__ADS_3

Roland pun sampai di Kerajaan POTOLIA.


"Loh Roland kamu sudah pulang cepat sekali? ", Tanya ibunda Roland.


" Iya bunda aku juga belum sempat istirahat di sana", Jawab Roland sambil jalan terburu-buru.


"Hei kamu mau kemana buru-buru seperti itu? ", Tanya ibunda Roland.


" Aku mau ke kamar istirahat ", Jawab Roland.


Roland pun langsung masuk ke kamar nya dan mencari buku warisan beladiri dari gurunya dan mempelajari nya, Setelah agak lama ia belajar ia merasa lelah dan ia pun tertidur.


Keesokan harinya ia di panggil ayahnya di ruangan terlarang dan ruangan itu hanya bisa dimasuki oleh orang tertentu saja.


" Ayahanda kenapa memanggil ku ke sini? ", Tanya Roland.


" Kamu tahu ini kamar apa", Kata ayahanda Roland.


"Iya aku tahu ini kamar khusus milik ayahanda", Kata Roland.


" Betul tetapi jawaban itu masih kurang benar, Sebenarnya kamar ini dulu milik kakek mu dulu kakek mu adalah raja yang ke lima dari sejarah POTOLIA sejak dulu kerajaan POTOLIA tidak ada apa-apa nya sebelum di pimpin oleh kakek mu akan tetapi kakek mu meninggal di usia muda nya saat itu usianya 28 tahun dan aku masih berusia 17 tahun", Kata ayahanda Roland bersedih.


"Kakek meninggal di usia itu memangnya kakek punya penyakit apa ayah? ", Tanya Roland.


" Kakek mu meninggal bukan karena sakit atau apa ia meninggal karena di racuni oleh adik ibuku sendiri bisa dibilang pamanku sendiri dan saat kakek meninggal tahta kerajaan di isi oleh pamanku orang yang meracuni ayahku, Dan aku membawa mu kesini adalah untuk memberikan hak mu untuk mengetahui rahasia kamar ini", Kata ayahanda Roland.


"Lalu bagaimana dengan ayah dan nenek saat itu? ", Tanya Roland.


" Aku dan ibuku di usir dari kerajaan ini karena tidak mau patuh pada mereka", Jawab ayahanda Roland.


"Sekarang tahta kerajaan milik ayah apakah ayah yang merebutnya? ', Tanya Roland.


"Iya aku merebutnya nya dan membunuh paman ku sendiri",Jawab ayahanda Roland.


" Ayah sendirian bagaimana mungkin", Kata Roland.

__ADS_1


"Kau pikir aku ini lemah aku mengalahkan semua orang di kerajaan waktu itu", Kata ayahanda Roland.


" Tapi bagaimana mana bisa ayah sekuat itu? ", Tanya Roland.


"Bagini cerita nya,Sebelum kakek mu meninggal memberikan ku sebuah buku yang dibuatnya sendiri dan buku itu adalah kumpulan ilmu beladiri tingkat tinggi yang sudah di pelajari kakek mu dan buku itu di berikan padaku untuk menegakkan kan keadilan di kerajaan POTOLIA dan memerangi kejahatan kata kakek mu waktu itu, Setelah aku dan nenek mu di usir aku bertempat tinggal di sebuah rumah kontrakkan dan disitulah aku mempelajari buku itu", Kata ayahanda Roland.


" Dan apa rahasia tentang kamar ini ayah? ", Tanya Roland.


" Tunggu biar aku nyalakan semua penerangnya", Kata ayahanda Roland.


Saat sudah terang terlihatlah baju perang pedang dan juga lambang kesatria bulan di baju perang itu.


"Apakah ayahanda yang mendapat gelar kesatria bulan itu? ", Tanya Roland kaget.


" Iya akulah orangnya saat itu aku adalah pangeran maka banyak yang menyebutku pangeran bulan", Kata ayahanda Roland.


"Tapi mengapa ayahanda baru memberi tahu aku tentang semua ini? ", Tanya Roland.


" Waktu itu aku menunggu waktu yang tepat tapi kamu malah kabur dari kerajaan dan saat inilah waktu yang tepat untuk memberi tahu mu semuanya dan aku juga akan mewariskan buku beladiri dari kakek mu saat ini juga", Kata ayahanda Roland.


" Coba liat ini, Ini adalah buku warisan dari kakek mu", Kata ayahanda Roland.


"Terimakasih ayah aku akan menjaga dan mewariskan buku ini nanti nya", Kata Roland.


" Buku itu hanya bisa di pelajari oleh putra mahkota kerajaan POTOLIA saja. Jadi meskipun buku itu jatuh ke tangan orang jahat buku itu tak akan memberi efek apa-apa padanya", Kata ayahanda Roland.


"Sekarang pelajari lah ayah mau menemui tamu dulu", Kata ayahanda Roland.


" Iya ayahanda", Jawab Roland.


Roland pun mempelajari buku itu, Tiga jam berlalu Roland belajar ia pun merasa lelah dan lalu tertidur,


Saat ia tidur ia bermimpi bertemu dengan dua orang kakek yang sedang ngobrol di atas air terjun, Karena penasaran Roland pun menghampiri dua kakek itu.


"Permisi", Kata Roland.

__ADS_1


Dua orang kakek itu menoleh dan kagetnya Roland seperti kenal dengan salah satu kakek tersebut dan benar saja kakek yang di kenali Roland itu adalah kakek misterius yang biasa muncul dan menolong nya saat ia pergi ke MIDGARD dulu.


" Eh anak muda akhirnya kau datang kemari", Kata kakek misterius.


"Akhirnya aku bisa melihat mu cucuku", Kata kakek Roland.


" Haa!! ", Kata Roland bingung.


" Hei anak muda dia ini adalah kakek mu dan aku adalah gurunya mungkin kau tak mengenalinya tapi tidak mungkin ada orang lain yang bisa mempelajari buku itu kalau kau bukan cucunya", Kata kakek misterius.


"Berarti kamu benar kakek ku? ", Tanya Roland.


" Iya aku kakek mu Roland, Meski aku sudah tiada tapi aku selalu melihat mu dari alam yang berbeda jadi aku sudah tahu semuanya tentang mu", Kata kakek Roland.


"Lah mana mungkin bisa kek, Kakek bisa melihatku yang masih hidup di dunia", Kata Roland.


" Tentu bisa lah kan aku sakti Roland ", Kata kakek Roland.


" Hahaha maaf aku meragukan mu kek", Kata Roland.


"Kau bisa sampai titik ini berarti kau sudah mempelajari semua yang ada di buku itu,Kau adalah orang berbakat dalam waktu tiga jam kau sudah mempelajari semuanya,Tapi ingat Roland sekuat apapun dirimu jangan kau menyakiti perasaan seorang wanita karena mungkin nanti kau akan populer di mata banyak wanita jadi jangan sampai kau menyakiti hati seseorang yang sudah menaruh harapan padamu", Kata kakek Roland.


"Maksud kakek apa ya? ", Tanya Roland.


" Kau akan mengerti nanti, Sekarang pejamkan matamu aku akan memberikan mu sesuatu ", Kata kakek Roland.


Roland pun memejamkan matanya kemudian kakek Roland mengeluarkan sebuah cahaya putih yang lalu ia masukan ke tubuh Roland, Karena kemasukan itu Roland merasa kesakitan dan ia pun terbangun dari tidur nya.


" Ahhhhhkk.....apa yang terjadi sakit sekali rasanya, Kakek dimana dia dan dimana aku ini, Oh aku ingat aku tadi hanya mimpi", Ujar Roland.


"Tapi tubuhku terasa menjadi lebih kuat apakah tadi itu nyata, Itu tidak penting yang terpenting sekarang aku akan memberikan pelajaran pada kerajaan DEMON tunggu aku pangeran Raimon", Ujar Roland.


Kemudian Roland pergi ke rumah gurunya tapi ia tak berjumpa dengan gurunya.


" Tak biasanya guru tak ada di rumah, Mungkin aku harus mencoba jurus yang sudah ku pelajari sendiri", Ujar Roland.

__ADS_1


__ADS_2