
Roland menggendong putri Sinta saat meneruskan perjalanan, Sudah lama berjalan ternyata jalan buntu dan hanya ada goa di habis jalan itu, Mereka kebingungan.
"Lah kok jalanya buntu?, Apa jalanya melewati gua itu ya? ", Roland bertanya-tanya.
" Turunkan aku dulu Roland", Kata putri Sinta.
"Iya".
" Di sini memang sudah tidak ada jalan lagi selain kita masuk goa itu, Tapi firasat ku goa itu adalah sebuah terowongan jadi di ujung goa ada jalan keluar", Kata putri Sinta.
"Memang kamu yakin?, Gimana kalo goa itu hanya jebakan dan gak ada jalan keluar", Kata Roland.
" Kalau tidak di coba mana bisa tau", Kata putri Sinta.
"Ya sudah, Ayo kita coba lewat goa itu", Kata Roland.
Mereka langsung berjalan memasuki goa itu, Saat itu di dalam goa sangat lah gelap dan tidak terlihat apa-apa, Tapi Roland sudah mempersiapkan nya ia membawa bahan bakar dan juga obor untuk Jaga-jaga saat malam tiba, Setelah obor di nyalakan mereka meneruskan jalan mereka.
__ADS_1
Agak lama tiba-tiba ada suara orang yang berbicara dan orang itu mengajak bicara putri Sinta.
"Akhirnya seorang putri yang di janjikan datang ke goa ini", Kata orang itu.
" Si.. siapa kamu? ", Tanya putri Sinta dengan gugup dan ketakutan.
" Kamu tidak perlu tau siapa aku, Tapi kamu seorang putri raja seharusnya tau gimana keadaan rakyat mu, Karena bukan hanya keluarga kerajaan saja yang ingin hidup bahagia tapi rakyat biasa pun ingin hidup bahagia seperti kalian", Kata orang itu.
"Apa maksud perkataan mu aku tidaklah mengerti? ", Tanya putri Sinta
" Apakah kurang keluarga mu memimpin satu kerajaan, Kenapa harus merampas hak orang lain apakah kamu tau selama kerajaan "VINIAN" di tangan kalian kami rakyat biasa dari Wilayah kekuasaan kerajaan "VINIAN" mengalami kesulitan apa kalian sebagai atasan tidak peduli", Kata orang itu.
" Apa kau tau apa salah mu putri? ", Tanya orang itu.
" Aku bersalah atas kerajaan "VINIAN", Jawab putri Sinta.
" Salahmu lebih dari itu, Karena kau kuil suci jadi lembah kematian, Karna kau keluarga dan rakyat kerajaan "VINIAN" menjadi susah, Dan karena kamu juga nama baik kerajaan "VILAGON" menjadi jelek", Kata orang itu.
__ADS_1
"Aku tau sekarang, Aku minta maaf aku tidak tau kalau bakal seperti ini aku menyesal", Kata putri Sinta sambil menangis.
" Apa hanya dengan minta maaf bisa menghapus dosamu selama 10 tahun ini, Apa orang seperti mu ini pantas kau untuk hidup", Kata orang itu.
"Aku siap jika aku harus mati sekarang", Kata putri Sinta.
" Apa yang kau katakan putri, Hei kamu keluarlah jangan kau jadi pengecut jika kau ingin membunuh putri Sinta hadapi aku dulu", Bentak Roland.
"Tidak Roland, Orang seperti ku memanglah pantas untuk mati", Kata putri Sinta.
" Sadarlah putri kau jangan terperdaya dengan omongannya itu hanya untuk menjebak mu", Kata Roland.
"Jangan dengarkan dia putri dia tidak tau apa-apa, Dia hanyalah pengawalmu, Jika kau ingin menebus dosamu aku bisa membantumu masuklah ke lubang itu", Kata orang itu.
" Jangan putri kau hanya di tipu ingatlah apa tujuan kita kemari putri", Kata Roland.
"Tapi aku adalah orang yang bersalah aku pantas untuk mati", Kata putri Sinta.
__ADS_1
" Ingatlah tujuan kita ke sini untuk membebaskan kutukannya, Jika kau mati bagaimana bisa kutukan ini berakhir, Dengarkan hatimu bunuh diri bukanlah hal yang tepat untuk menyelesaikan masalah", Kata Roland.