Tuan Muda Bangsawan

Tuan Muda Bangsawan
Kemahiran seorang putri


__ADS_3

Saat itu sudah sekitar pukul 11: 00 malam karena masih agak jauh mereka berdua memutuskan untuk bermalam di tempat itu.


"Sebaiknya kita bermalam dulu di sini, Di sana seperti tempat yang aman", Kata Roland.


" Ya kalau aku sih ngikut kamu aja", Kata putri Sinta.


"Kamu turun dulu ya, Aku akan pasang tenda dulu buat mu", Kata Roland.


Setelah itu Roland membuatkan putri Sinta tenda untuk tidur.


" Nah sudah, Silahkan putri Sinta tidur di dalam ", Kata Roland.


" Iya sih, Tapi kamu tidur dimana Roland? ", Tanya putri Sinta.


" Jangan pikirkan aku, Kalau aku mah tiduran di mana aja bisa tidur, Sekarang kamu tidurlah", Kata Roland.


"Kamu kedinginan gak? ", tanya putri Sinta.


" Lumayan sih, Tapi aku juga sudah terbiasa kok", Kata Roland.

__ADS_1


"Mau tidur di dalam tenda sama aku gak kamu", Tawar putri Sinta.


" Ah putri Sinta yakin aku boleh tidur bersama putri", Kata Roland.


"Ya gak lah, Aku kan cuma bercanda, Nih ambil nih selimut buat kamu gak kedinginan", Kata putri Sinta.


" Yah kirain serius tidur bersama", Gerutu Roland.


"Kamu gak usah mesum gitu deh, Ingat di rumah juga ada seseorang yang harus di jaga", Kata putri Sinta.


" Iya... Iya makasih selimut nya", Kata Roland.


Putri Sinta tidur nyenyak di dalam tenda dan Roland tidur di dekat tenda di atas batu, Lama kemudian putri Sinta terbangun nampak nya sudah pagi matahari pun sudah mulai kelihatan, Putri Sinta pun keluar tenda dan melihat Roland masih tidur putri Sinta pun gak tega untuk membangunkan nya, Akhirnya putri Sinta pun pergi ke sungai untuk membersihkan muka nya, Saat sudah selesai membersihkan muka putri Sinta mengambil ikan di sungai dan bekal ilmu menangkap ikan di sungai yang di ajarkan pamannya putri Sinta pun berhasil mendapat empat ekor ikan, Sambil kembali ke tenda putri Sinta membawa ikan dan juga kayu bakar untuk membakar ikan hasil tangkapannya.


Saat sampai di tenda ia melihat Roland yang masih tidur di atas batu itu karena merasa gak tega ia tidak membangun kan Roland melainkan ia membakar ikan untuk di makan nanti bersama Roland.


Sesaat kemudian ikannya pun sudah matang karena juga sudah siang putri Sinta membangun kan Roland untuk di ajak makan bersama nya.


" Hei.. hei Roland bangun sudah siang ni lo", Kata putri Sinta.

__ADS_1


"Aaahhhkkk, Sudah siang kenapa putri Sinta baru membangun kan ku", Kata Roland.


" Sudahlah, Ayo kita makan aku sudah membuatkan makanan untuk kita makan", Kata putri Sinta.


"Kalau makan mah hayuk, Wah dari mana putri Sinta mendapat ikan itu keliatan nya masih seger banget? ", Tanya Roland.


" Barusan aku menangkap nya dari sungai, Kamu suka kan? ", Tanya putri Sinta.


" Wah, Hebat banget putri Sinta bisa nangkep ikan di sungai", Kata Roland.


"Biasa aja sihh, Eiiitss tunggu, Kamu pergi cuci muka sama cuci tangan dulu biar higenis", Kata putri Sinta.


" Ah Iya aku cuci muka dulu", Kata Roland.


Setelah Roland cuci muka mereka makan ikan itu sampai habis dan akhirnya mereka berdua kenyang.


"Terimakasih atas makananya putri enak banget, Aku juga sudah kenyang", Kata Roland.


" Iya sama-sama ", Kata putri Sinta.

__ADS_1


Lalu mereka berdua membereskan barang mereka dan melanjutkan perjalanan nya lagi.


__ADS_2