Tuan Muda Bangsawan

Tuan Muda Bangsawan
Misteri Pertanyaan


__ADS_3

Di saat Vera mau bertanya tiba tiba ibu Vera datang dan membuat Vera mengurungkan niatnya untuk bertanya kepada Roland.


"Ceklek...klek",Suara pintu.


"Loh,Anak muda sudah siuman,Apa sudah sehat badannya?",tanya ibu Vera.


"Oh,Udah mendingan kok nyonya".


"Panggil saja ibu jangan nyonya".


"Hehe,Iya bu soalnya saya juga sudah merepotkan ibu,Terima kasih sudah mau nolong saya".


"Iya,Santai aja sesama manusia sudah jadi kewajiban kita saling menolong yang membutuhkan,Betul tidak".


"Haha,Iya sekali lagi makasih banyak lo bu".


"Iya,Ehh iya lupa Vera kamu tolong anterin makanan untuk ayah di kebun ya".


"Iya... ibunda",Jawab Vera.


"Nak Roland kalau masih belum sehat badannya istirahat aja dulu,Anggap saja rumah sendiri",Ujar ibu Vera.


"Iya,Bu ini juga udah mendingan kalo boleh malah saya mau ikut Vera anterin bekal untuk ayah di kebun",Kata Roland.

__ADS_1


"Oh,Tentu saja boleh malah ibu tenang kalo Vera ada yang jaga pas di jalannya".


"Ahhh,Ibu kan tau Vera juga biasa jalan sendiri dan juga Vera kan bisa beladiri",Kata Vera.


"Nona cantik.... sekuat apapun dirimu dan sepintar pintarnya kamu itu.....,Jangan membuat diri kamu lupa bahwa kita hanya manusia lemah dan tidak ada yang perlu di sombongkan,Mengerti".


"Iya ibunda,Vera mengerti".


"Yasudah,Itu bekalnya dan antarkan sekarang".


"Ok,Bunda Vera berangkat dulu ya daaa bunda".


"Iya,Ati-ati,Loh nak Roland gak jadi ikut".


"Iya ati-ati juga".


"Vera....kamu harus nungguin aku Veraa",Teriak Roland.


"Makanya cepet,Kalo jadi laki laki itu jangan lelet jadinya kan di tingalin perempuan,Gak enak kan rasanya".Ujar Vera.


Dalam perjalanan ke kebun Vera dan Roland menggunakan dokar milik ayah Vera yang di kemudikan oleh Vera sendiri,Di jalan mereka bercanda sampai akhirnya mereka melihat sebuah perampokan di jalan,Saat itu juga Vera memberhetikan jalan dokar mereka dan langsung turun menghampiri perampokan itu.


"Hei kalian,Hentikan apa kalian tidak merasa kasihan,Kembalikan barang nona itu",Ujar Vera

__ADS_1


"Heh nona,Jangan jadi pahlawan ya disini kalo ikut campur tanggung sendiri akibatnya",Kata salah satu perampok itu.


"Woi kalian,Beraninya jangan sama wanita ya",Kata Roland sambil turun dari dokar dan menghampiri 3 perampok itu.


"Hahaha,Ada yang sok jagoan disini tunggu apa lagi kalian hajar bocah itu",Kata salah satu perampok dan juga ketua dari perampok itu.


"plaak.....punk..",Suara mereka berkelahi.


Perkelahian tidak lama langsung selesai 2 orang perampok tumbang dengan 1 jurus milik Rolan dan ketua dari perampok itu lari dengan membawa hasil rampokan,Roland pun langsung mengajar nya dan memukul perampok dari belakang.


"Ampun...saya menyerah,Saya kembalikan barang ini semua".


"Apa,Omong doang gede nyalimu gak ada,Kembalikan barang nya dan minta maaf atas kesalahanmu".


"Iya,Saya kembalikan".


"Ini barangmu Nona tolong maafkan saya".


"Saya maafkan kamu",Kata nona itu.


"Cepat pergilah kau aku muak liah wajah jelekmu",Kata Vera.


Seketika tiga perampok itu lari jauh, Setelah itu Roland Vera dan nona itu mengobrol di bawah pohon sambil berteduh di pinggir jalan sambil menenangkan nona itu yang juga masih ketakutan saat perampokan tadi.

__ADS_1


__ADS_2