
"Aku menyesal telah melakukan ini, Aku terlalu egois tanpa berfikir keadaan ayahku waktu itu", Kata Roland.
" Gak ada yang perlu di sesali, Semua kejadian ini ada hikmah nya percayalah tuhan selalu mberikan yang terbaik pada makhluk nya", Kata bapak itu.
"Oh iya pak aku mau nanya nih", Kata Roland.
" Iya silakan pangeran ", Kata bapak itu.
" Sebenarnya kenapa bapak bisa ada di sini, Kan bapak katanya pelayan kerajaan Potolia? ", Tanya Roland.
"Lebih tepat nya aku seorang mata-mata kerajaan Potolia, Aku kemari di utus raja untuk melihat siapa kah pendatang yang menghuni kuil ini yang membuat rakyat Midgard ketakutan dan tidak ada yang berani datang ke kuil, Tapi aku gagal dalam menjalankan tugas ku dan aku di sihir oleh sosok perempuan yang menghuni kuil ini", Kata bapak itu.
" Dengan Siapakah bapak datang kemari? ", Tanya Roland.
" Sendiri saja", Jawab bapak itu.
"Apakah anda berbohong", Kata Roland.
"Tidaklah pangeran aku datang kemari memanglah sendirian", Kata bapak itu.
"Aku tanya sekali lagi, Dengan siapa kamu berangkat dari kerajaan menuju ke sini? ", Tanya Roland.
" Apakah pangeran sudah mengetahui semua tentangku", Kata bapak itu.
"Bicaralah dengan jujur kau itu seorang prajurit, Jujurlah meski itu pahit", Kata Roland.
" Maafkan aku pangeran aku sudah gagal menjalankan tugas dan gagal menjadi sorang pemimpin keluarga ku", Kata bapak itu dengan menangis.
"Apakah kau menyesal? ", Tanya Roland.
" Tidak pangeran aku tidak menyesali semua itu tapi aku akan belajar dari kegagalanku ini", Jawab bapak itu dengan tegas.
"Bagus, Sekarang naiklah dan ikutlah denganku", Kata Roland.
" Siap pangeran ", Kata bapak itu.
Mereka pun melanjutkan perjalanan nya, Berapa jam kemudian tibalah mereka di sebuah gubuk milik keluarga bapak itu yang sebelumnya pernah di tempati Roland dan putri Sinta untuk istirahat.
" Loh kenapa kita berhenti di sini pangeran? ", Tanya bapak itu.
" Nanti kau juga akan mengerti ", Jawab Roland.
Mereka pun turun dari kuda dan berjalan menuju ke gubuk itu.
" Permisi apakah ada orang di dalam, Ini aku Roland ", Kata Roland.
" Ceklek... glek, Oh Roland akhirnya nya kau sudah kembali, Putri Sinta baik-baik saja kan", Kata wanita pemilik gubuk.
"Iya bu aku baik-baik saja kok", Kata putri Sinta.
" Baguslah, Dan kamu loh kamu mas, Kamu masih hidup mas", Kata wanita itu.
"Iya buk ini aku, Maaf telah menyusahkan mu dan membuatmu khawatir", Kata bapak itu.
__ADS_1
" Gak kok mas, Aku sungguh bahagia ketika melihatmu baik-baik saja", Kata wanita itu.
"Oh iya dimana Bima? ", Tanya bapak itu.
" Bima sedang mencari sesuatu yang bisa di makan di hutan", Kata wanita itu.
"Lama sekali aku tidak bertemu dia, Sekarang seperti apakah dia sekarang?",, Kata bapak itu.
" Nanti kau lihat saja sendiri", Kata wanita itu.
"Oh iya pangeran, Aku berterima kasih telah menemukanku lagi dengan keluarga ku", Kata bapak itu.
" Sama-sama jadi rencana selanjutnya kapan mau kembali ke kerajaan Potolia apa sekalian bersama ku", Kata Roland.
"Maaf pangeran bukanya aku lancang, Tapi aku ingin pulang hanya bersama keluarga ku, Aku ingin menebus kesalahan ku dulu pada mereka", Kata bapak itu.
" Yaah kalau memang begitu aku gak akan memaksa kalian", Kata Roland.
"Pangeran? kamu pangeran Roland? ", Tanya wanita itu.
" Iya bu, Maaf sebelumnya aku merahasiakan nya", Kata Roland.
"Aku minta maaf atas ketidak sopananku kemarin tidak menjamu anda dengan baik", Kata wanita itu.
" Tidak usah di pikirkan malahan aku yang seharusnya berterima kasih ", Kata Roland.
" Kalian masuklah dulu kita istirahat ", Kata wanita itu.
" Iya terimakasih, Kami ingin melanjutkan perjalanan iya kan putri", Kata Roland.
" Iya-iya terserah kalian,Aku sudah paham anak muda jaman sekarang mah", Kata wanita itu.
"Hhhhg, Makasih bu memang seorang ibu lah yang paling mengerti", Kata Roland.
" Sampai kan salam kami pada ayahmu ya Roland, Bilang saja dapat salam dari Mina dan Varel", Kata wanita itu.
"Iya bu pasti akan aku sampaikan, Ya sudah kami pamit pergi dulu bu", Kata Roland.
" Saya juga bu mau ikutan pamit", Kata putri Sinta.
"Iya hati-hati ya di jalan, Gak usah mampir-mampir langsung pulang", Kata wanita itu.
" Iya mangga pak bu kami berangkat dulu", Kata Roland.
"Iya Sinta juga berangkat dulu", Kata putri Sinta.
Lalu Roland dan putri Sinta naik ke atas kuda dan melanjutkan perjalanan mereka.
" Hey Roland,Kamu kelihatan seneng banget", Kata putri Sinta.
"Kan kita sudah berhasil dalam tugas kita, Wajar lah aku kelihatan bahagia", Kata Roland.
" Ketika sudah sampai nanti kamu mau langsung pulang apa istirahat dulu? ", Tanya putri Sinta.
__ADS_1
" Aku akan antar kamu sampai di depan tugu kerajaanmu nanti aku langsung pulang saja", Kata Roland.
"Iya kan kamu pasti sudah rindu bangetkan sama putri Vera", Kata putri Sinta.
"Hhhhhg, Masak rindu sama kekasih gak boleh sih", Kata Roland.
" Ya boleh lah, Siapa bilang gak boleh", Kata putri Sinta dengan sedikit marah.
"Lah kok marah", Kata Roland.
"Siapa yang marah,Ini hanya efek laper aja sih", Kata putri Sinta.
" Makan mau", Kata Roland.
"Gak usah sok perhatian deh lagi pula aku mau cepat sampai di kerajaan", Kata putri Sinta.
" Iya-iya tuan putri ", Kata Roland.
Merekapun akhirnya sudah sampai di depan tugu kerajaan Vilagon.
" Nah kita sudah sampai putri", Kata Roland.
"Kau yakin gak mau mampir dulu berpamitan dengan ayahku", Kata putri Sinta.
" Kapan-kapan sajalah putri ", Kata Roland.
" Yasudah berhati-hati lah di jalan", Kata putri Sinta.
"Ok putri, Sampai jumpa lagi", Kata Roland.
Roland pun langsung menggelak kudanya untuk menuju ke tempat putri Vera.
Lalu putri Sinta pun masuk ke kerajaan dan ia pun di sambut dengan meriah oleh seluruh anggota kerajaan.
" Terimakasih tuhan putri ku sudah pulang dengan selamat",Kata raja Vero.
"Ayaaaaahhh", Teriak putri Sinta.
Putri Sinta pun langsung turun dari kuda dan lari memeluk ayahnya.
" Ayah aku rindu ayah", Kata putri Sinta.
"Untung saja kau pulang dengan selamat putriku", Kata raja Vero.
" Iya ini semua berkat doa ayah", Kata putri Sinta.
"Lalu dimana Roland kenapa ia tidak pulang bersamamu? ", Tanya raja Vero.
" Roland hanya mengantarkanku dari depan saja lalu ia pamit ingin pergi pulang dahulu, Nanti kalau ia sudah ada waktu ia akan datang kemari", Kata putri Sinta.
"Pulang, Kenapa ia tidak pamit denganku dulu? ", Tanya raja Vero.
" Ceritanya panjang, Ia ada hal penting yang harus ia selesai kan dulu mungkin ia gak sempat", Kata putri Sinta.
__ADS_1
"Oh yaudah ayo kita masuk, Di dalam sudah aku siapkan untuk menyambut mu", Kata raja Vero.