
Sebelum Vezda mulai melatih Alfred dan Catherine, Vezda kembali ke Tower untuk menuju ke lantai atas. Tujuannya adalah ke tempat pandai besi dimana dulu dia membeli katana miliknya. Sebuah hal yang dilakukan oleh Vezda ini adalah tanda kalau dia akan menghadiahi Alfred dan Catherine jika mereka memang bisa menguasai pengaturan pernapasan dan tubuh.
“Permisi, Pak. Saya mau bertanya mengenai pedang katana seperti yang saya beli ini. Apakah anda bisa membuatkannya lagi?” Vezda bertemu dengan pandai besi yang membuat katana yang Vezda gunakan sekarang.
“Tentu saja, namun biayanya tidak akan murah karena adamantin tingkat terendah untuk tamahagane juga tetap mahal.” Kata pandai besi tersebut.
“Biaya sekarang bukan masalah. Supaya harganya bisa lebih murah, saya akan berikan logam mithril mentah ini sebagai bahannya.” Vezda memberikan 2 batang logam mithril mentah yang ternyata diberikan juga oleh Serikat Kota Araga untuk dirinya.
“Ini akan memotong biaya pembuatan yang lumayan besar. Berapa banyak katana yang anda inginkan, Tuan..?” Pandai besi itu bertanya mengenai banyaknya pedang yang Vezda inginkan dan juga nama Vezda tentunya.
“Vezda. Anda bisa memanggil saya Vezda saja. Saya mau membeli 2 katana buatan khusus itu.” Jawab Vezda.
“Hahaha santai saja. Aku Hikoshiro Nagayoshi, kamu bisa memanggilku Hikoshiro saja. Biayanya akan aku keluarkan setelah katananya selesai. Dimana domisilimu, Vezda?” Hikoshiro adalah nama pandai besi itu.
“Aku berada di Distrik Timur, Kediaman Aliansi Aliviah.” Vezda menjawabnya dengan santai sementara Hikoshiro tekejut mendengarnya.
“Aliansi Aliviah?! Kamu ternyata anggota Aliansi Aliviah?” Hikoshiro benar-benar terkejut.
“Iya betul. Memangnya ada apa?” Vezda bertanya seakan dia tidak mengetahui apapun.
“Biasanya Aliansi Aliviah membeli dan memesan senjata ke Aliansi Thalia atau Aliansi Lugh. Jika kamu tidak mengetahui itu, maka kemungkinan besar kamu adalah anggota baru.” Jelas Hikoshiro.
“Aku mengerti dan iya aku anggota baru di Aliansi Aliviah.” Jawab Vezda.
“Kalau memang anggota Aliansi Aliviah memesan hasil karyaku, mungkin ini adalah kebetulan.” Hikoshiro berkata kepada Vezda.
“Tidak. Itu bukan kebetulan. Pedang ini sangat cocok dengan pengaturan pernapasan yang kugunakan. Aku juga cukup yakin Hikoshiro jga mengetahui hal itu bukan?” Vezda menyinggung kemampuan miliknya.
“Tentu saja. Yang jadi pertanyaannya kenapa kamu mau memesan katana dengan properti yang sama?” Tanya Hikeshiro.
“Aku akan mengajari teman-temanku yang masih di level 4 pengaturan pernapasan dan tubuh. Aku berharap mereka bisa menjadi lebih kuat untuk melindungi teman-temannya.” Jelas Vezda.
“Kalau kamu menguasai pengaturan pernapasan dan tubuh, berarti kau juga menguasai 1 cabang utama kan?” Tanya Hikoshiro.
“Aku menguasai Dance of Scorching Flame.” Jawaban Vezda itu membuat Hikoshiro lebih terkejut lagi dari sebelumnya.
“Setelah ratusan keturunan, ternyata ada seseorang yang kembali menguasai itu. Berarti kamu secara tidak langsung menguasai semua cabang yang ada bukan?” Hikoshire menahan dirinya untuk tidak terlalu bersemangat.
“Ya seperti itulah.” jawab vezda dengan singkat.
“Determinasimu sangat kuat, Vezda. Ajarilah mereka dengan baik, kamu bertanggung jawab juga atas hidupnya mereka bukan?” Hikoshiro berkata dan di mata Vezda Hikoshire seperti seorang anak muda yang benar-benar memiliki kahlian dan kemauan untuk membuat katana terbaik.
“Tentu saja. Mereka sudah seperti adikku sendiri. Kamu juga, Hikoshiro. Pedangmu adalah mahakarya yang paling aku hormati karena tidak mudah untuk menempa pedang seperti itu.” jawab vezda.
“Terima kasih. Kamu hanya perlu menunggu pedangku saja nanti.” Hikoshiro berkata kepada Vezda.
****
Vezda, Catherine, dan Alfred langsung berangkat menuju sebuat tempat alam terbuka seperti hutan yang masuk ke dalam Kota Femi di tepi Distrik Utara. Tempat itu merupakan pegunungan besar yang memisahkan pantai Utara Femi dan Kota Femi lalu pegunungan itu memiliki beberapa air terjun dan tempat itu sangat cocok untuk pelatihan khusus Alfred dan Catherine. Pegunungan dan alam terbuka di Utara sangat aman dan tidak pernah ada kejadian apapun di sana karena banyak Aliansi juga yang memiliki tempat kedua di pegunungan itu termasuk Aliviah.
“Aku tidak menyangka kita akan menuju kabin milik kita saat kita tidak berlibur.” Catherine berkata kepada Vezda dan Alfred sambil beristirahat sejenak.
“Aku juga baru tahu kalau kita memiliki kabin yang tepat dengan air terjun seperti ini.” Vezda berkata sambil melihat keadaan sekitar.
__ADS_1
“Meskipun alam terbuka, disini sangat aman terima kasih kepada Aliansi Daimon yang selalu berpatroli di setiap bagian pegunungan.” Alfred berkata sambil menyiapkan beberapa perlengkapan.
“Nah, kita tidak kemari untuk bersenang-senang, melainkan untuk berlatih. Besok kita akan memulai latihan kita dan sekarang mungkin kita akan lebih banyak berbincang agar aku dapat menyesuaikan pelatihan ini dengan kemampuan kalian.” Vezda berkata dan duduk di lantai bersama Alfred dan Catherine.
“Aku mengerti, tapi kenapa kamu menyuruh kita membawa pakaian dalam yang banyak, Vezda?” Catherine bertanya kepada Vezda.
“Pelatihan ini adalah latihan untuk mengatur pernapasan dan tubuh dan pendalaman dalam cabang Dance of Flowing Water. Artinya kalian akan sangat berhubungan erat dengan air dan kalian harus menggunakan pakaian dalam saja untuk memaksimalkan hasil latihan ini.” Perkataan Vezda mengejutkan Catherin dan Alfred.
“Vezda, kamu serius? Itu sangat memalukan.” Catherine berkata dnegan muka yang sangat merah dan Alfred sepertinya memikirkan hal yang sama.
“Kalian menggunakan itu hanya 6 jam di awal. Kalian harus bermeditasi dan memperkuat tubuh di bawah air terjun. Aku yakin kalian tidak akan mungkin bisa langsung menguasainya, tapi kalian berdua memiliki potensi belajar yang paling cepat. Mungkin hanya dalam 1 bulan atau lebih cepat, kalian bisa menguasai Dance of Flowing Water.” Penjelasan Vezda mengubah sudut pandang Catherine secara instan.
“Tunggu sebentar, Vezda. Pelatihan ini berarti ada kemungkinan merenggut nyawa kita?” Catherine bertanya kepada Vezda karena bermeditasi di bawah air terjun bukan hal normal dan dapat membunuh siapapun yang diam di sana.
“Betul. Tapi, aku akan selalu berada bersama kalian. Dance of Flowing Water adalah cabang yang paling mudah untuk dilatih, namun bukan berarti kalian akan terus menggunakan kemampuan itu, saat latihan bertarung nanti, aku akan melihat perubahan kalian secara keseluruhan. Postur tubuh, bentuk tubuh, hingga struktur otot kalian bisa disesuaikan dan kalian bisa mempelajarinya sendiri nanti.” Jelas Vezda.
“Baik. Aku akan menjelaskan secara detil apa saja hal yang berhubungan dengan Pengaturan pernapasan dan tubuh.” Vezda berkata dan mengeluarkan setiap buku catatan miliknya mengenai pengaturan pernapasan dan tubuh.
****
Pengaturan pernapasan dan tubuh adalah bela diri untuk melawan monster di Timur. Senjata dan kemampuan yang mereka miliki tidak cukup bagus jika dibanding dengan petualang tingkat rendah di Femi, tapi dengan pengaturan pernapasan dan tubuh, warga biasa yang tidak memiliki Berkat dari Archon dapat melawan monster apapun dengan mudah. Mereka yang berhasil menguasainya dapat memperdalam kemampuan itu dengan tarian yang sesuai dengan tubuh mereka. Terdapat 6 tarian secara keseluruhan dengan 1 tarian yang menjadi asal muasal tarian lainnya.
Dances of Scorching Flame
Dances of Raging Fire
Dances of Roaring Thunder
Dances of Flowing Water
Dances of Breezing Ice
Dance of Scorching Flame adalah tarian pertama yang menjadi asal muasal dari semua tarian yang ada. Hal ini terjadi karena tidak semua orang memiliki postur tubuh, bentuk tubuh, dan struktur otot yang sama. Hampir semua orang yang mempelajari pengaturan pernapasan dan tubuh adalah mereka yang tidak memiliki berkat dari Archon dan harus melatih diri mereka setidaknya 2 tahun untuk menguasai 1 cabang saja. Sementara mereka yang memiliki berkat mungkin dapat menguasainya dalam waktu yang sangat singkat. Hal itu juga baru masuk akal karena pada dasarnya para petualang yang memiliki Berkat dan level di atas 3 pastinya sudah banyak bertarung dan mengatur stamina mereka dengan baik.
Itulah alasan kenapa Carlos dan Vezda membutuhkan waktu yang lama menguasainya karena mereka menguasainya sebelum memiliki Berkat dari Archon. Vezda saat ini sangat yakin kalau Alfred dan Catherinde dapat menguasai cabang Dance of Flowing Water dalam waktu kurang dari 1 bulan mengingat perjalanan karir mereka sebagai petualang hingga ke level 4.
“Catthy, Alfred. Kalian sudah paham bukan? Nah, sekarang karena sudah cukup malam kita mulai latihan pertama kita. Kita akan sparring sampai kalian benar-benar kelelahan untuk mendapatkan gambaran stamina dan kekuatan kalian.” Vezda berkata dan bangkit berdiri.
“HEEE??!” Catherine dan Alfred terkejut mendengar Vezda, namun tidak ada pilihan lain selain melawan Vezda.
Mereka berdua melawan Vezda dengan tangan kosong ditemani 4 lampu dan gemericik suara air dari air terjun di malam hari. Terimkaish dengan banyak serangga lampu, mereka dapat melihat ke dalam hutan dengan jelas karena penerangan serang-serangga itu.
“Tunjukkan kemampuan terbaik kalian.” Vezda menantang catherine dan Alfred.
****
Sudah lewat 8 jam mereka berdua melawan Vezda dan mereka sudah sangat kelelahan dan babak belur. Sementara Vezda bahkan tidak bergeming dan tidak ada sedikitpun keringat yang keluar dari tubuhnya. Meskipun Vezda sangat keras, Vezda membantu Alfred berdiri sementara Catherine berlutut dan menahan tangisannya.
“Selama ini aku pikir aku adalah petualang yang kuat, tapi ternyata tidak. Aku bahkan hanya bisa dipukul dan dibanting dengan mudahnya.” Suara Catherine terdengar di telinga Alfred dan Vezda.
“Itu sebabnya aku melatihmu, Catthy.” Vezda berkata dan mengulurkan tangannya untuk membantu Catherine berdiri.
“Ayo, Catthy. Kita pasti bisa. Kita harus terus menjadi lebih kuat untuk semuanya.” Alfred berkata dengan tubuhnya yang sudah hampir terjatuh dan ditahan oleh Vezda.
__ADS_1
“Baik.” Catherine berkata dan menggenggam tangan vezda untuk kembali berdiri lalu menuju kabin untuk beristirahat.
Vezda mencatat setiap kemampuan, postur tubuh, bentuk tubuh, struktur otot, dan gaya bertarung mereka dari perspektif tangan kosong saat 8 jam sparring tadi. Vezda menulis semuanya dengan detil untuk menyesuaikan pelatihan teknik mereka agar efektif. Vezda juga sebenarnya sudah membawakan 2 katana untuk sementara mereka berlatih. Meskipun saat ini Catherine sedang tertidur, Alfred masih mengerjakan hal lain yaitu ikut mencatat apa saja yang sudah dia pelajari. Alfred memang meminta pensil dan buku dari Vezda saat Vezda bersiap-siap sebelum berangkat ke Distrik Utara.
“Alfred, beristirahatlah dulu. Meskipun kita akan melakukan latihan nonstop, ketika ada momen untuk istirahat, beristirahatlah dulu.” Vezda berkata sambil memegang buku miliknya.
“Ah, iya Vezda. Aku hanya sedang bersemangat dan aku ingin mencatat hal-hal yang sudah kulalui.” Alfred berkata dengan senang.
“Jangan lebih dari 1 jam. Kita akan mulai meditasi 6 jam lagi.” Vezda hanya memberitahu hal tersebut dan kembali fokus dengan catatannya.
“Vezda, aku sebenarnya ingin bertanya.” Alfred menghentikan kegiatannya dalam menulis dan lebih fokus kepada Vezda.
“Kenapa?”
“Kenapa seakan anggota lain lebih kuat dariku? Aku terjebak karena lemah dan tidak memiliki kekuatan apapun. Terkadang aku berpikir Ragnulf yang awalnya di bawahku, sekarang dia sudah menyusulku dan menjadi level 5.” Perasaan Alfred itu sangat dimengerti oleh Vezda.
“Alfred, aku sangat yakin kalau Aleratha ada di sini, kamu akan dimarahi atau dihukum jika kamu berkata hal itu.” Vezda berkata kepada Alfred.
“Tap–”
“Bukan berarti aku dan Aleratha tidak mengerti perasaanmu, Alfred. Menjadi sosok yang rendah hati dan rendah diri adalah 2 hal berbeda. Kamu mempunyai caramu sendiri untuk meningkatkan semangat dari anggota lain yang berada di level 3 atau lebih rendah.” Vezda berkata sambil menutup bukunya.
“Tapi, itu tidak berguna untuk anggota elit, bukan? Mereka jauh lebih tenang dan mereka tenang karena mereka kuat.”
“Benar, tapi apakah kamu tahu kalau setiap anggota punya perannya masing-masing?”
“Hah?” Alfred seperti teringat akan sesuatu.
“Kamu mungkin levelnya lebih rendah dari Laris, tapi mungkin tanpa kau sadar kau sudah menolong Laris dengan apapun caranya yang mungkin kau lupa dan itu juga sama kepada semua anggota elit. Termasuk diriku.”
“Lalu ken–”
“Kamu tidak perlu bertanya kenapa karena aku juga tidak akan memberikan jawaban apapun. Aku punya cara sendiri untuk meningkatkan semangat teman-temanku dan kamu juga memiliki caramu sendiri. Kamu lemah, tapi ingat dari apa yang kamu dan Catherine lakukan tidak menunjukkan kalau kamu pengecut karena kamu punya keinginan kuat untuk menjadi kuat. Latihan ini adalah jawaban untukmu.” Vezda menaruh bukunya di sebelah alas tidurnya.
“...” Alfred terdiam dan akhirnya dia sadar kalau dia adalah salah seorang yang bisa membangkitkan semangat teman-teman selevelnya.
“Pelatihan dan Catherine akan berbeda. Kamu akan mempelajari Dance of Flowing Water dan Catherine akan mempelajari Dance of Free Wind. Beristirahatlah. Setelah kamu bangun, latihan akan sangat berat.” Vezda berkata dan langsung mengerjakan hal yang lain.
“Baik.” Alfred terlihat lebih bersemangat.
****
Pagi sudah datang dan udara sangat dingin. Vezda membangunkan Chaterine dan Alfred. Mereka berdua langsung terbangun dan mendengarkan dengan seksama semua perintah dari vezda.
“Dengar, mulai hari ini sampai di waktu yang ditentukan, kalian harus siap sedia dalam semua perintah. Pagi langsung bangun dan gunakan pakaian dalam kalian di kamar yang kosong dan langsung menuju dasar air terjun untuk meditasi.” Perkataan Vezda sangat keras hari ini dan mereka berdua bisa merasakan kalau ini akan jadi latihan yang sangat berat.
“Lalu setelah mendapat sinyal dariku, keringkan badan kalian lalu ganti pakaian kalian menjadi pakaian latihan yang sudah kalian bawa. Lalu latihan mengayunkan pedang. 1000 kali dan aku akan mengawasi kalian. Pastinya akan ditambah sesuai dengan kebutuhan. Setelah itu sesi latihan fisik 100 set lengkap. Sisanya kalian akan belajar teknik terpisah. Saat malam kalian hanya punya waktu sedikit untuk tidur dan langsung kembali ke rutinitas pagi. Kalian paham?” Vezda berkata dengan sedikit berteriak.
“Paham!” Aleratha dan Alfred menjawab dengan serentak.
“60 detik. Untuk berganti pakaian dan langsung ke dasar air terjun. Sekarang!” Vezda memberikan perintah dan mereka berdua langsung bergegas mengganti pakaian mereka menjadi pakaian dalam saja dalam waktu 1 menit untuk meditasi di bawah air terjun.
Pelatihan ekstrim mereka sudah dimulai untuk mengembangkan teknik, kemampuan bertarung, kapasitas fisik, dan pengaturan pernapasan dan tubuh. Tekad mereka berubah dan semangat mereka sangat membara. Vezda tidak tahu apa yang terjadi pada mereka berdua, tapi mereka jauh lebih bersemangat dari kemarin. Meskipun pembelajaran teknik sangat menyulitkan untuk mereka, hanya dalam 2 hari mereka bisa menyesuaikan otot-otot mereka dengan gerakan yang jauh lebih alami. Kekuatan mereka dalam tekniknya masing-masing masih belum kuat, tapi soal kecepatan mereka sudah sangat baik. Berkat pelatihan fisik dan meditasi yang keras, mereka bisa meningkatkan stamina mereka jauh dari sebelumnya.
__ADS_1
****