VELT DUNGEON'S STORY - Nephilim's Corruption

VELT DUNGEON'S STORY - Nephilim's Corruption
Chapter 7 - Vezda & Aliansi Aliviah #3


__ADS_3

Vezda bangun dari tempat tidurnya dan melihat arlojinya dan menunjukkan pukul 9 pagi. Untungnya Vezda tahu kalau dia hanya tertidur untuk beberapa jam saja dan tidak lebih karena Vezda cukup yakin Laris mungkin akan mencarinya hingga ke penginapan. Lalu setelah bangun dia menuju kamar mandi untuk menyikat gigi dan langsung mempersiapkan beberapa barang untuk diberikan kepada Archon Aliviah dan juga Aliansinya.


Vezda membawa platine sebanyak 8 juta yang dimasukkan ke dalam tas, lalu membawa surat yang memiliki segel Archon Yvette. Lalu sebelum menuju kediaman Aliansi Aliviah, Vezda mendengar kalau di lantai atas The Tower terdapat toko yang menjual senjata dengan harga yang sangat murah. Tentu saja Vezda langsung menuju ke The Tower untuk melihat tempatnya.


Sesampainya di lantai yang dia dengar, dia melihat banyak pandai besi yang ternyata masih baru dan menjual banyak senjata mereka dengan harga murah. Vezda berjalan dan melihat-lihat beberapa bagian untuk melihat beberapa senjata yang dia inginkan. Sebenarnya Vezda menyiapkan 1 juta platine untuk membeli beberapa perlengkapan, namun melihat dia dapat membeli senjata dengan harga murah, dia melihat 1 juta platine bisa digunakan untuk kehidupannya selama beberapa minggu.


Dalam perjalanannya dia melihat seorang pandai besi yang membuat pedang katana. Di pinggir rak tersebut terdapat sebuah pedang katana yang dipajang, hanya pedang itu dari pedang-pedang yang lain yang tidak memiliki harga. Pedang tersebut sama persis dengan yang dia pernah lihat sewaktu berlatih di negeri timur. Sangat indah dan megah hanya dari tampilannya saja.


“Tuan, apakah ada yang bisa saya bantu?” Pandai besi itu bertanya kepada Vezda yang sedang mengagumi  indahnya pedang tersebut.


“Aku sedang mencari katana dan katana ini sangat indah, tapi kenapa tidak ada harganya?” Vezda berkata kepada pandai besi tersebut.


“Katana ini memiliki properti yang unik. Jika kamu mengetahui properti unik dari katana ini, harga yang aku berikan adalah seratus ribu platine.” Kata pandai besi itu.


Bahkan seratus ribu itu terlalu mahal jika dibandingkan dengan semua padang yang ada di sini. Bahkan dengan katana miliknya yang lain. Lalu apa properti uniknya? Vezda berpikir untuk mengurungkan niatnya membeli katana tersebut, tapi Vezda penasaran dengan properti unik tersebut.


“Bolehkah aku memegangnya?” Vezda bertanya kepada pandai besi itu.


“Tentu saja.” Pandai besi itu memperbolehkan  Vezda memegang katana tersebut.


Vezda memegang katana tersebut dengan tangan kanannya lalu melihat sejenak bilahnya. Vezda lalu merasakan setiap bagian dari pedang tersebut. Saat itu juga dia paham kalau kalau properti pedang itu serupa dengan parang yang dia miliki sebelumnya yang sudah diberikan kepada Calia. Vezda mengalirkan sedikit mana kedalam katana tersebut karena terbuat dari mithril.


“Heaven, bless this weapon. Purgatory comes to those who oppose you. Let this flame blazing through darkness. Judgement.” Vezda menggunakan mantra untuk membuat pedang tersebut diselimuti api.


Sambil tetap menutup matanya, Vezda mengubah posisi berdirinya membelakangi pandai besi tersebut. Vezda mendekatkan bilah pedang tersebut ke wajahnya dan merasakan panasnya yang berbeda dari api pada umumnya. Vezda merasakan kalau bilah ini juga mengandung campuran dengan besi yang berasal dari Timur.


Dia hanya memiliki 1 lengan, namun dia memiliki aura yang sama dengan orang yang bisa menggunakan pengaturan pernapasan dan tubuh dari Timur. Pandai besi itu memperhatikan dengan seksama gerakan Vezda.


Vezda sudah merasakan setiap properti khusus dari katana tersebut dia mematikan api di pedangnya dengan cara menggosokkan bilahnya ke sikut tangan kirinya. Vezda terkejut saat membuka mata karena warna bilahnya menjadi merah gelap seperti api yang membara, crimson.


“Mohon maaf. Sepertinya saya merusak pedang ini. Berapapun harganya akan saya beli untuk menggantinya.” Vezda berkata kepada pandai besi itu yang terkejut dengan perubahan warna pada bilah pedang tersebut.


“Seratus ribu platine. Perubahan warna tersebut terjadi karena anda sudah mengetahui properti dari pedang tersebut.” Jawab pandai besi itu.


“Aku merasakan kalau ini adalah mithril  kualitas rendah dengan inti pedang adamantium kualitas rendah, namun sudah cukup untuk membuatnya menjadi pedang yang tidak bisa dihancurkan.” Vezda berkata kepada pandai besi tersebut.


“Betul, tapi mithril tersebut diproses lagi untuk membuat kekuatan penghantar sihirnya lebih kuat dan bereaksi dengan sihir yang anda miliki. Ditambah anda sudah menguasai pengaturan pernapasan dan tubuh maka anda akan mudah menggunakan pedang itu dengan sihir penguatan seperti yang anda lakukan tadi.” Pandai besi tersebut menjelaskan properti khusus dari katana tersebut.


Tapi kenapa harganya murah? Seharusnya kan bahan tersebut bukanlah bahan yang murah meskipun kualitasnya rendah. Vezda bingung mengapa katana tersebut menjadi murah.


“Jika anda bingung kenapa harganya hanya seratus ribu platine, itu karena saya hanya akan menjualnya kepada mereka yang mengerti pengaturan pernapasan dan tubuh. Jika tidak, saya tidak akan menjual pedang itu dan memang seharusnya bisa berharga jutaan platine. Hanya, aku tidak mau menyimpan pedang itu terlalu lama karena pedang esensinya adalah untuk menjadi senjata bukan pajangan.” Pandai besi itu kembali menjelaskan.


“Aku akan menggunakan pedang ini dengan baik. Ini saya berikan 250 ribu platine.”Vezda memberikan sekantung platine.


“Saya akan menerima ini. Terima kasih banyak. Ini saya untuk katana tersebut.” Pandai besi itu mengarahkan bagian tempat katana tersebut untuk langsung dimasukan setelah menerima platine dari Vezda.


Vezda langsung memasukkan pedangnya dan menaruhnya di bagian kiri punggungnya agar mudah diambil dengan tangan kanannya.


“Terima kasih banyak. Aku akan kemari lagi untuk perawatan dan juga jika aku membutuhkan sesuatu.” Vezda berkata kepada pandai besi itu dan bersiap untuk pergi.


“Baik. Saya akan tunggu kedatangan anda lagi. Terima kasih banyak.” Kata pandai besi tersebut yang terlihat dengan melihat sebuah mahakarya miliknya terjual kepada seorang yang sangat mengerti apa yang dia lakukan.


****


Setelah membeli pedang untuk senjatanya di The Tower, Vezda berangkat langsung ke arah timur Kota Femi untuk menuju kediaman Aliansi Aliviah. Vezda tidak terkejut melihat kediaman mereka seperti sebuah istana yang megah, namun tetap indah dilihat. Lagipula, Aliansi Aliviah bukan aliansi kecil di Kota Femi, melainkan salah satu aliansi terkuat yang ada di kota Femi. Karena hal itu juga Vezda tidak bisa masuk karena penjaga di gerbang luar tidak memperbolehkannya masuk sampai ada izin  dari Kapten Laris atau Archon Aliviah itu sendiri.


“Vezda?” Aleratha memanggil Vezda saat dia melihat baru sampai di kediamannya bersama dengan anggota elit Aliansi Aliviah.


“Aleratha, Kapten, Bromner.” Vezda manyapa mereka bertiga terlebih dahulu.


“Kamu datang lebih cepat ya.” Laris berkata kepada Vezda dengan wajahnya yang cukup ceria.


“Ya begitulah. Aku sekalian membeli senjata dulu ke Tower, jadi aku langsung ke sini setelah membeli senjata.” Vezda menjelaskan kepada Laris.


“Baguslah kalau begitu. Mari kita masuk. Kamu pasti tertahan di luar karena penjaga tidak memperbolehkan masuk.” Laris berkata dan mengajak Vezda masuk bersama dengan anggota elit yang lain.


“Seperti itulah.” Jawab Vezda sambil tersenyum.


Semua anggota elit langsung masuk bersama dengan Vezda menuju ke ruangan utama tempat anggota elit Aliansi Aliviah biasa berkumpul. Lalu tentu saja di ruangan itu ada Archon Aliviah yang sudah menunggu kedatangan anggota elit-Nya dan juga Vezda.


“Hai hai, selamat datang kembali dan kamu pasti Vezda, bukan?” Archon Aliviah sedikit berbeda dari apa yang Archon Yvette katakan pada Vezda.

__ADS_1


Oke, kenapa Archon Aliviah lebih terlihat konyol dibanding apa yang diceritakan Yvette? Vezda sedikit terkejut dan tertegun mendengar suara Archon Aliviah seperti lebih santai, terlalu santai mungkin.


“Archon Aliviah, sebuah kehormatan bisa bertemu dengan anda.” Vezda berkata sangat sopan dan formal di hadapan Archon Aliviah,


“Tidak perlu formal seperti itu. Aku bisa jauh lebih santai, lagipula kami yang berhutang kepadamu, bukan.” Aliviah berkata kepada Vezda dan anggota elit-Nya sudah duduk semua lalu Aliviah juga duduk bersama dengan mereka.


“Nah, sesuai janjimu bisakah kamu menceritakan siapa dirimu sebenarnya Vezda?” Laris berkat kepada Vezda.


Vezda tersenyum dan menaruh tas berisi platine yang dia bawa. Vezda langsung membuka tas tersebut dan mengambil surat dengan segel Archon Yvette untuk diberikan kepada Archon Aliviah. Saat Vezda membuka tas tersebut, semua anggota elit Aliviah terkejut melihat isi tas itu adalah platine dalam jumlah banyak.


“Archon Aliviah. Namaku Vezda Fenias, mantan anggota Aliansi Yvette dari Kota Araga. Aku kemari untuk melanjutkan kehidupanku sebagai petualang dan dipercaya untuk memberikan surat ini kepada-Mu. Surat resmi dari serikat Kota Araga dan Archon Yvette.” Vezda berkata dengan lantang dan memberikan surat tersebut kepada Archon Aliviah.


Pernyataan Vezda mengenai dirinya berasal dari Kota Araga dan mantan anggota Yvette adalah sesuatu yang sangat mengejutkan semua anggota elit Aliansi Aliviah. Pasalnya mereka juga mengetahui berita mengenai tragedi yang terjadi di Kota Araga, namun yang mereka tahu hanyalah 4 Aliansi menjadi korban di Kota Araga tanpa korban selamat.


“Kalau kamu adalah satu-satunya yang selamat dari tragedi itu, berarti…” Archon Aliviah menerima surat resmi yang Vezda berikan dan berkata kepada Vezda sambil melihat segel surat tersebut.


“Betul. Saya yang membantai ketiga aliansi musuh setelah mereka menyerang habis seluruh Aliansi Yvette. “ Vezda berkata dengan sangat jelas.


Membantai 3 aliansi sendirian berarti sangat tidak heran kemampuannya melebihi level 4 pada umumnya. Seingatku Archon Yvette sudah kembali ke Surga, bukannya Vezda seharusnya tidak memiliki berkat dari-Nya lagi? Laris sudah mulai curiga karena pada umumnya jika Archon yang memberikan berkat kembali ke Surga, berkat yang sudah diberikan itu akan menghilang.


“Yvette. Archon paling visioner bahkan memiliki pola pikir dan pengetahuan ribuan abad lebih modern dari manusia bahkan Archon-Archon lain yang turun di Velt.” Aliviah berkata kepada Vezda sambil membaca surat dari Archon Yvette.


“Aliviah, bukannya jika Archon kembali ke Surga berkat yang mereka berikan untuk anak-anakNya akan hilang juga? Tapi, kenapa Vezda masih memiliki berkat tersebut?” Aleratha mengungkapkan apa yang sebelumnya dicurigai oleh Laris.


“Memang betul, tapi Yvette bukan sembarang Archon. Dia memahami sebuah sihir dimana dia dapat membuat berkat yang ada pada anak-anaknya menempel pada mereka selama 1 tahun dari dia kembali ke Surga.” Jawab Aliviah kepada Aleratha sambil dengan serius membaca surat tersebut.


Saat kondisi seperti ini mungkin ada baiknya kita tidak perlu membahas tentang apa yang jadi masalah di dungeon. Aku cukup yakin mental Vezda juga bisa bermasalah karena hal ini. Laris berpikir untung mengurungkan niatnya dalam mencari tahu mengenai monster dan manusia monster yang misterius.


“Baiiik! Jadi, kapan kita bisa melakukan mutasi?” Pertanyaan Aliviah mengejutkan semua orang yang ada di ruangan.


“Aliviah, kau mau merekrut Vezda?” Laris bertanya pada Aliviah.


“Tepat sekali. Alasannya adalah aku mempunyai banyak hutang budi dan juga Yvette adalah sosok yang memberi saran kepadaku dan setiap pengajaran Yvettelah yang sudah membuat Aliansi kita besar seperti ini. Lalu, Yvette memintaku untuk menjadikan Vezda anggota aliansiku dan tentunya akan aku lakukan.” Aliviah menjelaskan kepada semua anggota elit-Nya.


“Aku tidak keberatan. Dia sudah banyak berkontribusi pada ekspedisi kita sebelumnya.” Laris berkata dan suaranya menjadi lebih tenang.


“SEBELUM ITU! Vezda, jelaskan dulu kutukan milikmu.” Aliviah berkata kepada Vezda dan anggota yang lain kembali diberikan kejuatan.


“Vezda membunuh Archon Ethian. Archon sialan itulah yang menyiksa Yvette sampai Yvette kembali ke Surga. Ethian tidak pernah menyukai Yvette bahkan sejak di Surga. Namun, Yvette selalu menang melawan Ethian dan di Velt, semuanya berubah.” Jelas Aliviah kepada semua anggota elit-Nya.


“Kutukan milikku adalah ‘Eternal Curse Of Immortality’ dengan kata lain, aku adalah manusia yang dikutuk keabadian.” Vezda menjelaskan kutukan tersebut kepada semuanya.


“Kalau kamu memiliki keabadian, seharusnya kamu masih hidup setelah menghabisi Carlos.” Ragnulf berkata kepada Vezda.


“Aku abadi dari umur dan kematian natural. Bukan berarti aku tidak bisa dibunuh. Bahkan masa hidupku akan melewati ras High Elf.” Vezda menjawab pertanyaan Ragnulf.


“Baik. Aku akan merekrut Vezda menjadi aliansi kita, tapi tentunya dengan persetujuan dan juga keingan Vezda sendiri. Aku, kami tidak akan memaksa kamu untuk ikut dalam Aliansi Aliviah.” Aliviah berkata kepada Vezda.


Sekali lagi, Yvette. Berikan aku kekuatan untuk dapat melindungi Aliansi yang baru ini. Kekuatan untuk menghadapi musuh yang tidak diketahui. Vezda berpikir sejenak dan air mata terlihat di wajahnya yang sedikit tertunduk. Setelah itu Vezda langsung bersujud dibawah kaki Aliviah.


“Archon Aliviah, izinkan saya bergabung ke dalam Aliansi Aliviah.” Suara Vezda terdengar jelas dan Aliviah membantu Vezda berdiri.


“Kamu dan Yvette sudah banyak sekali membantu kami. Setidaknya Aliansi ini bisa menjadi rumahmu berikutnya. Kamu akan kembali mempunyai teman, menangis bersama, tertawa bersama, dan melakukan banyak hal bersama selayaknya Aliansi. Selamat datang di Aliansi Aliviah, Vezda.” Aliviah berkata kepada Vezda dihadapan semua anggota Elit.


“Selamat datang di keluarga Aliansi Aliviah, Vezda. Setelah melakukan mutasi kita akan rehat dan makan malam bersama seluruh Aliansi. Jadi pastikan kamu memindahkan setiap barangnya secepatnya lalu kita akan ke Aliansi Kyana untuk membuatkanmu prostetik baru setelah itu kita akan makan bersama seluruh anggota aliansi.” Laris berkata kepada Vezda.


“Baik.” Jawab Vezda dengan lantang.


****


Vezda Fenias


Level 4 -> 5


Ability


Strength SS1250 -> I0


Agility SSS1800 -> I0


Dexterity SSS1950 -> I0

__ADS_1


Endurance SSS1900 -> I0


Magic S998 -> I0


Elemental Resistance D


Poison Resistance C


Run A


Magic


- Extinction Ray


Chant: I am the slayer of Gods & Demons. I ask Heaven once again to cursed all Gods & Demons. As my body will become the Vessel of Heaven, I will send condemnations onto them. Justice will prevail above those who against you. No one shall stand before the Heaven and no one shall stand before us. No war shall rise, No more cry among all happiness, and no more suffering to those stand and firm. I am Vezda. Let the light from Heaven accompany you. Light Magic, Come forth Extinction Ray


- Anti Magic Area


Chant: The will of Heaven is strong, but yet those who are against it are stronger. Heaven, hear my voice of desperation. Lay down your domain upon the earth and may those who against you will crippled, I am Vezda. Anti-Magic Area, Deploy!


- Flame Judgement


Chant: Heaven, bless this weapon. Purgatory comes to those who oppose you. Let this flame blazing through darkness. Judgement


- Enhancement - 十二の灼熱の剣舞 (Jūni no shakunetsu no kenbu)


Chant: が身は天の召喚火, 我が身はこの刃の達人.  敵を焼き尽くした灼熱の炎, わがままな我が声に応じ、今一度敵を斬る力の加護を. 汝は天国の火の化身なり. 我が名は Vezda. 急急如律令, 紅蓮の炎, 無慈悲な猛火. (Wagami wa ten no shōkan hi, wagami wa kono ha no tatsujin. Teki o yaki tsukushita shakunetsu no honō, wagamamana ga ga koe ni ōji, imaichido teki o kiru chikara no kago o. Nanji wa tengoku no hi no keshin'nari. Waganaha Vezda. Kyūkyūnyoritsuryō, guren'nohonō, mujihina mōka.) (I am flame from heaven, I am master of my sword. Scorching fire that burned enemy, please hear my selfish request, bless me power to cut down enemy. The embodiment of heavenly blaze. I am Vezda. Come forth, crimson flame, ruthless inferno.)


Skill


- Overkill


- Arsonist


- Killer Instinct


- Luck


Curse:


Eternal Cursed of Immortality


Status yang melebihi batas? Ini pasti karena kemampuan unik Overkill yang diceritakan oleh Aleratha kepadaku. Kalau begitu kemampuan ini harus dirahasiakan dari Samir. Aliviah melihat angka statusnya yang melebihi batas 999.


“Vezda, ingat kamu harus merahasiakan kemampuan Overkill milikmu dari Samir.” Aliviah berkata kepada Vezda setelah melakukan mutasi dan memperbaharui status Vezda.


“Baik. Lalu apa kamu mengetahui kemampuan lainnya seperti Overkill? Namanya Phatos Fotia Agapi.” Vezda mengetahui kemampuan yang menyerupai Overkill dan bertanya kepada Aliviah.


“Aku tahu, tapi sampai saat ini tidak pernah ada yang mendapat kemampuan itu. Kenapa memangnya?” Aliviah bertanya kepada Vezda.


“Itu juga harus kau rahasiakan dari Samir jika pada akhirnya ada yang memiliki kemampuan tersebut.” Jelas Vezda.


“Tentu saja. Lalu, selain itu kamu akan langsung masuk ke dalam anggota elit bersama yang lain.” Vezda terkejut karena dirinya masih baru di dalam Aliansi.


“Elit? Aliviah, aku baru saja masuk. Aku bahkan baru mengenal beberapa petualang di kelompok 2 dan 3.” Vezda memberitahu Aliviah.


“Bukannya bagus? Kamu jadi bisa lebih dekat dengan Aleratha bukan? Ini jadi kesempatan emasmu.” Aliviah menjahili Vezda dan wajah Vezda langsung memerah karena Aliviah membahas mengenai hal tersebut.


“Ah…iya. Soal itu.” Vezda sebenarnya sudah tidak bisa berbohong, namun Vezda paham kalau mendekatinya adalah hal yang mustahil.


“Kau pasti berpikir kalau itu adalah hal yang mustahil bukan?” Aliviah bertanya kepada Vezda.


“Tentu saja. Dia adalah seorang High Elf lalu aku hanya seorang manusia yang sudah pernah membunuh Archon. Jadi, setidaknya aku mau melindunginya saja. Menurutku itu sudah lebih dari cukup.” Vezda berkata dan Aliviah tahu persis kalau senyuman Vezda tersebut adalah senyuman dari rasa sakit manusia.


“Aku mengerti. Apapun yang kau lakukan, tolong lindungi Aleratha dan semuanya yang ada di Aliansi.” Aliviah berkata kepada Vezda.


“Itu adalah suatu keharusan di dalam sebuah Aliansi, namun aku ingin mengingatkan kalau aku juga tidak akan pernah mengabaikan petualang manapun yang sedang kesulitan.” Vezda berkata hal tersebut dan itulah momen saat Aliviah menyadari kalau ambisi Vezda sangat berbeda dari setiap orang yang berada di Aliansi-Nya.


“Sepertinya aku terlalu khawatir. Jadi, jangan lupa berdiskusi dengan anggota elit yang lain, ya.” Aliviah berkata dan kembali ke suaranya yang keras dan nyaring.


Vezda menundukan kepalanya untuk hormat dan keluar dari ruangan. Saat ini Vezda sudah resmi menjadi anggota Aliansi Aliviah. Lalu hal berikutnya adalah membereskan barang-barangnya lalu memesan lengan prostetik bersama Aleratha, Bromner, dan laris ke Aliansi Kyana.

__ADS_1


****


__ADS_2