
#
Pagi itu adalah pagi yang sangat cerah, haruko izumi bangun dan beranjak dari tempat tidurnya, meraih handuknya yang tergantung rapi di dinding Kemudian berjalan menuju arah kamar mandi nya.
Tak beberapa lama Kemudian setelah mandi dan berpakaian, haruko segera berjalan menuju ke ruang makan. Sungguh konyol jika orang lain tahu kalau dirinya hidup sendiri di rumah bak istana yang sangat amat besar, dia hanya di temani oleh seorang asisten rumah tangga nya dan seorang sopir.
Enam belas tahun yang lalu papa dan mama nya mengalami sebuah kecelakaan yang membuat mereka tak bisa di selamatkan, dan itulah yang menyebabkannya hanya tinggal sendiri di rumah mewah dan super besar serta di penuhi dengan harta kekayaan dari papa dan mama nya.
"Pagi non!" ucap seorang gadis tua berusia tujuh puluhan yang sedang menatapnya sembari menyiapkan meja makan untukknya.
"Pagi bi!"
"Non! Pagi ini hari pertama non masuk SMA ya?"
"Iya bi!"
"Non! Sudah memepersiapkan semuanya non?"
"Sudah bi!" ucap haruko
"Ya sudah silakan makan!"
"Iya! Makasih ya bi! Oh iya bibi sudah sarapan belum? Kalau belum ayo sarapan dengan saya!"
"Tidak usah non! Lagi pula bibi sedang puasa"
"Ooh ya sudah kalau begitu bi"
"Kalau begitu bibi permisi dulu! Bibi ingin melanjutkan pekerjaan bibi"
"Oh iya bi!"
Kemudian, gadis tua tersebut berjalan pergi meninggalkan haruko yang sedang sarapan sendiri.
Setelah selesai sarapan, haruko mengambil tas dan memakai sepatunya yang kemudian berangkat sekolah dengan di antar oleh sopir nya.
Saat di perjalanan, haruka bertanya dan mengobrol beberapa hal dengan sopirnya yang tidak lain adalah suami dari asisten rumah tangga nya.
"Mang! Aku mau belajar nyetir, mamang bisa ajarin aku gak?"
"Bisa non! Bisa, kebetulan dulu mamang itu guru privet buat ajarin yang gak bisa nyetir! Loh emangnya kenapa non? Kok non tiba-tiba mau belajar nyetir?"
"Ya saya cuma ingin belajar saja! Dan saya juga ingin sekali-kali bawa mobil sendiri ke sekolah jadi kan gak ngerepotin mamang!"
"Ah! Si non, ngerepotin gimana itu kan sudah jadi tugas saya!"
Sesampainya di sekolah haruko keluar dan menitip beberapa pesan pada sopirnya untuk menjemputnya lagi setelah pulang sekolah.
"Mang! Mamang pulang aja, nanti pas pulang aku telpon mamang buat jemput aku!"
"I..iya baik non"
Mobil itu pun beranjak pergi dari tempat semual maninggalkan haruko sendiri di tempat parkir, setelah itu haruko berjalan menuju ruang kelas nya yang entah di mana.
Karena itu adalah hari pertamanya haruko masuk sekolah, haruko tidak tau dimana sebenarnya ruang kelas nya hingga dia tersesat dan menabrak seorang pria sampai-sampai haruko sampai jatuh karena menabrak pria tersebut namun untungnya dia berhasil di selamatkan oleh pria yang di tabraknya.
Wajah haruko memerah karena malu dia bertatapan langsung dengan wajah pria tersebut,
Haruko berkata dalam hatinya.
'Wajahnya tampan, kulitnya putih, matanya coklat, rambutnya pirang, matanya sipit, tubuhnya tinggi, sangat-sangat patut untuk di kagumi dan di jadikan pacar! Argh.. Aku bicara apa! Tak penting memikirkan pacar'
"Kau tidak apa?"
"Tidak! Te..terima kasih"
Haruko pun berdiri dari pelukan pria tersebut.
'Tubuhnya harum! Harum parfum yang sangat mahal dan langka'
Haruko berbicara lagi dalam hati.
"Oh iya! Sepertinya kamu tersesat?"
"I..iya! Aku sedang mecari ruang kelas ku!"
"Emangnya kamu kelas berapa? Baru masuk ya?"
"I..iya! Aku baru masuk "
"Ayo akan ku antarkan kamu ke ruangan kamu! Tapi kelas sepuluh apa?"
"Aku kelas sepuluh B"
"Kebetulan aku juga osis yang kebagian di sana! Oh iya ngomong-ngomong kita belum kenalan!"
"Iya"
Ucap haruko sambil tersenyum
"Namaku kenta kichirou aku kelas sebelas A!"
"Namaku haruko izumi"
"Nama yang bagus!"
"Terima kasih"
Kemudian mereka pun berjalan menuju kelas yang di tuju.
"Itu dia! Ayo masuk!"
__ADS_1
"Kakak dulu saja! Aku... Aku malu karena terlambat!" ucap haruko sambil tersenyum.
"Tak perlu malu! Ayo!" ajak kenta sambil menggenggam tangannya haruko dan membawanya masuk ke ruang kelas.
Genggaman tangannya membuatnya tersipu lalu di hadapan teman-teman barunya.
Tanpa di sadari oleh kenta genggaman tangannya membuat wajahnya haruko memerah.
"Perkenalkan ini..."
Perkataan kenta terpotong karena melihat wajahnya haruko yang menunduk dan memerah karena malu.
"Haruko izumi"
Haruko hanya terus menunduk karena malu, kamudian kenta mengerti apa yang membuatnya malu maka dia segera melepaskan genggaman tangan nya.
Kemudian haruko mengangkat kepala lalu tersenyum dan memperkenalkan diri.
"Perkenalkan! Aku haruko izumi"
"Tunggu!" ucap salah satu osis yang dari tadi memperhatikannya.
"Kau terlambat sepuluh menit! Hukumannya kamu berdiri di lapangan dan menghormat pada bendera hingga jam istirahat" sambungnya lagi
"Tu..tunggu! Jam istirahat masih dua jam lagi! Kalau terlalu lama dia bisa pingsan!" ucap kenta menentang
"Peraturan tetap peraturan!!" ucap osis yang lain
"Ayo! Ikuti aku" ucap osis yang lain.
Kemudian haruko di bawa ke tengah lapangan yang kebetulan hari itu sangat panas dan sangat terik sekali.
Di tambah lagi dia menjadi nontonan banyak orang. Wajahnya memerah karena malu menjadi tontonan banyak orang.
"Ini tidak bisa di maafkan! Aku tidak bisa tinggal diam melihat semua ini!"
"Kenta! Kau mengenalnya?"
Ucap sahabatnya kenta yaitu hiroshi isamu
"Iya! Tadi aku di tabrak gadis itu saat setelah mengunci pintu ruang logistik, soalnya osis bagian logistik tidak ada di ruangannya!"
"Apa? Tidak disiplin sekali! Akan aku hukum mereka!"
Kemudian hiroshi yang kebetulan adalah ketua osis segera pergi meninggalkan hiroshi.
Karena melihat haruko yang hampir pingsan, refleks saja kenta segera berjalan ke arah haruko yang sedang di hukum dengan membawa sebotol air putih dingin dan kemudian menghampiri haruko.
"Ini! Minum dulu, kamu pasti kelelahan!"
"Te..terima kasih kak"
Gubrak, haruko jatuh namun untungnya dapat di tangkap oleh kenta. Adegan itu membuat semua orang yang ada di sana menganga keget.
Segera, haruko di bawa oleh kenta menuju ruang UKS.
Setelah di tangani oleh perawat di UKS, tak beberapa lama Kemudian haruko pun sadar dari pingsan nya.
"Ah.. Aku dimana"
Ucap haruko sambil membuka mata perlahan
"Kamu sedang di UKS tadi kamu pingsan"
Ucap seorang pria yang menangani haruko tadi.
"Apa aku di surga? Dan sedang melihat malaikat yang tampan?"
Ucap haruko tanpa sadar
"Kamu masih di dunia!"
Ucap pria tersebut yang membuat haruko sadar.
"Ah...maaf"
"Jangan banyak bergerak kamu masih sangat lemah!"
"I...iya!"
Kemudian haruko duduk dan menyandar di bantal, duduk di atas kasur yang cukup empuk.
'Dia tampan juga! Matanya hijau, rambutnya coklat, kulitnya putih bersih, matanya sipit, tubuhnya tinggi'
Ucap haruko dalam hati.
"Oh iya! Kita belum berkenalan!"
"Aku haruko izumi!"
"Namaku saburo ryuu"
Kemudian mereka berjabat tangan.
"Kalau ingin ke kelas tunggu saja sampai jam masuk tiba! Tidak terlalu lama hanya satu jam setengah, lagi!"
"Ba..baik kak!"
"Kalau begitu aku pergi dulu sebentar ! Kamu istirahat dulu saja!"
Kemudian saburo pergi dari ruangan tersebut, lalu datang kenta.
__ADS_1
"Haruko! Kamu tidak apa?"
"Tidak! Aku hanya merasa agak pusing dan lemas!"
"Kalau begitu istirahat saja dulu !"
"Wah..wah..wah.. Seperti nya sahabat kita sedang jatuh cinta"
ucap seorang pria yang berada di belakangnya dan di sebelahnya adalah saburo.
"Apa-apa ini ! Orang nggak !"
"Ngeles!"
Haruko hanya tersenyum dan terus saja memandang yang tadi berbicara mengagetkan mereka.
'wajahnya... Super tampan, kulitnya putih bersih, matanya biru, rambutnya putih! Lebih putih dari pada kulitnya, tubuhnya tinggi, bicaranya tegas, kelihatannya seperti orang yang angkuh!'
Ucap haruko dalam hati.
"Oh iya! Haruko kenalkan! Ini kedua sahabatku, ini saburo si ahli dalam bidang kedokteran siswa berprestasi dan ini hiroshi ketua osis kita yang sangat pintar, kelihatannya seperti galak tapi dia baik dan ramah"
"Hallo! Kak"
"Kamu tidak apa?"
"Tidak kak hiroshi"
"Ya ! Berhubung kita mau kembali ke kelas, kamu istirahat saja dulu di sini!" ucap saburo
"Baik kak"
Mereka bertiga pun berjalan pergi meninggalkan Haruko sendiri di ruang uks.
"Hm... Aku bosan! Tak ada yang bisa aku kerjakan di ruangan ini"
Waktu berjalan cepat, tak terasa hari sudah sore dan semua siswa pun pulang.
Saat hendak pulang tiba-tiba hiroshi, kenta dan saburo datang dan mengantarkan Haruko ke parkiran.
"Kamu pulang sama siapa?"
"Aku di jemput sama sopirku kak hiroshi"
"Oh! Kenapa kamu tidak pulang sama kita saja!"
"Tidak usah kak kenta! Aku sudah cukup menyusahkan kalian! Apalagi gara-gara aku tadi pingsan!"
"Mana sopirmu kenapa dia belum sampai?"
"Ah..iya sebentar biar aku telpon terlebih dahulu!"
Kemudian Haruko mengeluarkan handphone nya lalu menelpon sopirnya untuk menjemputnya.
"Hallo! Mang, saya sudah pulang ! Jemput saya , saya sudah nunggu di parkiran!"
"Iya sebentar non! Saya juga sebentar lagi sampai"
"Baik! Saya tunggu ya mang!"
Kemudian Haruko menutup telpon.
"Baiklah! Kak, saya tunggu saja di sini, katanya sebentar lagi sopir saya datang dan menjemputku, kalau kakak ingin pulang silahkan"
"Baiklah!"
Hiroshi, kenta, dan saburo pun pergi meninggalkan Haruko sendiri disana.
Setelah itu, mobil haruko pun datang dan Haruko pun pulang ke rumahnya.
Catatan author:
Haruko izumi adalah seorang gadis yang hidup seorang diri dengan harta kekayaan dari mendiang orang tuanya yang telah meninggal enam belas tahun yang lalu.
Hidupnya terasa hampa.
Hingga..
Pada suatu hari, Haruko masuk SMA dan bertemu dengan kakak kelasnya yang super tampan serta idola sekolah yang tak di sangka-sangka bahwa mereka bertiga memiliki perasaan yang sama pada haruko.
Begitu juga, haruko memiliki perasaan yang sama pada ketiga kakak kelasnya.
Perasaan cinta itu membuat haruko bingung harus pilih yang mana.
Antara....
-Hiroshi sang ketua osis yang cool, pintar, tegas, dan idola sekolah.
-Kenta sang siswa teladan yang perhatian, pintar, baik hati, ramah, dan idola sekolah.
-Saburo sang siswa berprestasi, ahli dalam bidang kedokteran, pintar, baik, ramah, serta idola sekolah.
Antara mereka bertiga !!!
Siapakah yang akan haruko pilih?
Apakah hiroshi? Kenta? Atau bahkan saburo?
Temukan jawabannya di
Love In Blue Sky
__ADS_1