WANITA ISTIMEWA

WANITA ISTIMEWA
Chapter 5 - Perasaan Yang Muncul Pada Orang Lain


__ADS_3

#


Dua hari Kemudian, Haruko masih tak bisa berangkat ke sekolah dia masih demam.


Seperti hari sebelum nya hiroshi, kenta, dan saburo datang untuk menjenguk dan memastikan keadaan haruko membaik.


Sesampainya di rumah nya haruko...


Hiroshi, kenta, dan saburo masuk ke dan menemui haruko.


"Haruko! Bagaimana keadaan mu sekarang?"


"Baik kak kenta!"


"Kata papa aku benar lagi dia akan ke sini buat memeriksamu"


"Iya kak saburo! Maaf sudah merepotkan!"


"Tidak!"


Tiba-tiba saja saburo mendapatkan telpon dari papanya.


"Ah.. Papa telpon! Maaf aku akan angkat dulu!"


Kemudian, saburo pergi meninggalkan mereka untuk mengangkat telpon dari papanya


"Halo pa!"


"Halo! Saburo maaf papa Tiba-tiba saja harus dinas ke singapura ! Katanya di sana ada beberapa kesalahan di rumah sakit papa!"


"Apa pa? Jadi papa gak bisa datang?"


"Nggk! Bagaimana kalau kamu yang gantikan papa buat periksa Haruko?"


"Aku pa?"


"Iya! Nanti biar papa suruh beberapa perawat dan suster untuk datang membantu kamu!"


"Iya ! Baik pa!"

__ADS_1


Kemudian, saburo pun menutup telponnya dan kembali ke dalam menemui temannya sembari menunggu suster dan perawat datang.


Tak beberapa lama Kemudian perawat dan suster pun datang.


"Maaf! Apa benar ini rumahnya nona haruko izumi pasien dari dokter ryuu?"


"Iya betul! Ini rumahnya non Haruko! Kalian pasti perawat dan suster yang di suruh oleh dokter ryuu ya?"


"Betul sekali!"


"Silahkan masuk! Tapi dimana dokter ryuu nya?"


"Dokter ryuu sedang tak bisa datang soalnya sedang ada dinas di luar negri! Mungkin baru beberapa minggu lagi dokter kembali ke indonesia!"


"Ooh! Ayo kalau begitu!"


Bibi pun mempersilahkan perawat dan suster tersebut masuk.


"Non! Ini suster dan perawat yang di kirim oleh dokter ryuu!"


"Oh! Kalian sudah datang! Ayo masuk!"


"Suruh masuk aja bi!"


Ucap haruko


Kemudian, suster dan perawat tersebut masuk.


"Maaf! Bisa tolong keluar dulu!"


Ucap perawat tersebut pada semua orang yang ada di sana


"Tapi saya di suruh untuk menggantikan papa saya! Untuk memeriksa Haruko!"


"Ho... Jadi.. Ini tuan muda ?"


"Iya!"


"Maaf tuan saya tidak tau!"

__ADS_1


"Gpp saya maafkan!"


"Kalau begitu yang lainnya keluar kecuali tuan muda!"


"Baik!"


Ucap bibi sambil membawa hiroshi dan kenta keluar dari kamarnya Haruko.


Kemudian saburo pun memeriksa keadaan Haruko.


Tak beberapa lama kemudian ia pun keluar dan membawa kabar bahwa haruko masih lemah dan masih harus istirahat total.


Sedangkan haruko khawatir kalau keadaan nya terus seperti ini bisa-bisa dia gak bisa ikut MPLS dan bisa-bisa dia tak di terima di sekolah nya.


"Kak! Kalau aku terus sakit! Bagaimana kalau aku tidak di terima di sekolah? Apa aku harus cari sekolah lain?"


"Soal ini kamu tenang saja biar aku yang tangani supaya kamu di terima di sekolah"


"Iya makasih ya kak hiroshi!"


"Eh! Apa yang aku bilang waktu itu? Jangan bilang kakak"


"Ah.. Maaf"


Ucap haruko sambil tersenyum manis.


Karena dokter ryuu tak ada di indonesia maka perannya sebagai dokter yang merawat Haruko di ganti oleh saburo anaknya dan saburo merawat Haruko dengan baik sampai-sampai saburo rela menginap di rumahnya Haruko hanya demi menjaga dan merawat nya.


Saat merawat Haruko ada sesuatu yang muncul dalam perasaan haruko dan saburo.


Haruko tau perasaan apa yang muncul itu sama dengan perasaan yang ia rasakan pada kedua kakak kelasnya yang lain yaitu perasaan cinta yang sulit di lupakan.


Perasaan itu membuat haruko bingung dengan perasaannya sendiri.


'Sebenarnya aku ini suka kenta, hiroshi, atau saburo sih? Perasaan ini membingungkan ! Dan kenapa perasaan ini harus muncul di saat yang bersamaan ?'


Ucap haruko dalam hati.


Memikirkan apa yang terjadi padanya membuatnya bingung serta perasaan itu hampir saja menyiksanya. Dan membuatnya dilema cinta.

__ADS_1


__ADS_2