
Gregory langsung kembali menghubungi temannya. Ia menjelaskan bahwa ia mendapatkan sedikit titik terang, yakni posisi Grace yaitu di California. Ia akan kembali ke kantor untuk menyelesaikan pekerjaannya, agar ia bisa menyusul wanita yang telah memenuhi hatinya itu setelah sekian lama hatinya terasa kosong.
Sementara itu di California, Grace masih menunggu Nyonya Sophie bersama dengan Nicole.
“Apa Dad-mu tidak apa-apa ditinggal seorang diri?” tanya Grace.
“Tidak apa-apa, Kak. Malah Dad yang memintaku untuk segera membawa Nyonya Sophie ke rumah sakit. Bagi kami, Nyonya Sophie sudah seperti malaikat penolong. Ia yang pertama kali membawa kami untuk tinggal di rumahnya sampai kami menemukan rumah sewaan,” cerita Nicole sambil tersenyum sendu.
“Kamu pernah berkata bahwa Nyonya Sophie adalah orang yang sangat memperhatikan kebersihan. Itu berarti ia orang yang sangat hati-hati. Mengapa ia bisa meminum obat pencahar dengan dosis yang tinggi?” Grace seakan memikirkan penyebabnya.
“Apa ada seseorang yang mencampurkannya ke dalam makanan, Kak?” tanya Nicole penuh selidik.
Grace tertawa, “Kamu seperti polisi saja.”
“Apa kakak punya teman seorang polisi? Mungkin kita bisa meminta bantuannya.”
Polisi? Ya, aku punya teman seperti itu. Tapi kurasa tidak mungkin aku meminta bantuannya. - batin Grace.
“Kakak punya, tapi bukan di negara ini. Jadi tidak mungkin jika kita meminta bantuannya,” kata Grace dan diangguki oleh Nicole.
“Aku ingin menjadi seorang polisi, Kak. Agar aku bisa menumpas semua kejahatan!” kata Nicole dengan tegas, membuat Nyonya Sophie yang awalnya tertidur pulas, mulai menggerakkan anggota tubuhnya.
“Nyonya Sophie,” panggil Grace. Ia langsung menekan tombol di samping tempat tidur untuk memanggil perawat.
“Cepat panggilkan dokter,” perintah Grace saat seorang perawat datang ke ruangan mereka.
Tak berapa lama, Dokter Richard datang menemui mereka. Ia langsung memeriksa kondisi Nyonya Sophie yang tampak mulai sadar. Dokter Richard tersenyum sambil melepaskan stetoskopnya.
“Nyonya Sophie sudah membaik. Ia hanya perlu beristirahat beberapa hari karena tubuhnya kekurangan cairan. Perawat akan mengantarkan makanan ke sini. Saya harap makanan tersebut dihabiskan dan minumlah vitamin setelahnya,” Dokter Richard bergegas pergi dari sana karena ia memiliki jadwal operasi.
“Nicole, Dokter Grace, terima kasih. Aku tidak tahu harus bagaimana membalas semuanya,” kata Nyonya Sophie.
“Anda hanya perlu membalasnya dengan terus sehat, Nyonya,” kata Grace dengan tersenyum. Bagi Grace, kesehatan seseorang adalah nomor 1. Hal itulah yang membuatnya ingin menjadi seorang dokter, selain ingin menjadi seperti Dokter Steve yang telah merawatnya dulu selain keluarga Alexander.
Nyonya Sophie tersenyum dan menggenggam tangan Grace dan juga Nicole. Suara pintu ruangan itu tiba-tiba diketuk dan Grace bisa melihat Hanna berdiri di depan pintu.
__ADS_1
“Aku akan menemui temanku dulu,” kata Grace kepada Nicole.
“Aku akan menjaga Nyonya Sophie.”
Grace pun keluar untuk menghampiri Hanna, “Ada apa, Han?”
“Dokter Steve ingin berbicara padamu,” jawab Hanna.
“Denganku?”
“Hmm, bukankah kamu ingin bekerja di sini?” Kata Hanna.
“Ya, aku ingin. Tapi, apakah Dokter Steve mengijinkanku?”
“Karena itulah aku di sini. Ini, berbicaralah dulu,” Hanna memberikan ponselnya dan membiarkan Grace berbicara. Ia berdiri tak jauh dari Grace agar maaih biaa mendengar apa kira-kira yang dibicarakan oleh Grace.
📞 Halo.
📞 Grace, senang mendengar suaramu lagi. Aku tak menyangka kamu akan pergi jauh hingga ke California.
📞 Maafkan aku, Dok. A-aku …
📞 Hmmm (jawab Grace dengan pelan)
📞 Jangan seperti itu, Grace. Sudah kukatakan bahwa aku akan dengan senang hati menerimamu kembali.
📞 Tapi aku ingin bekerja di California.
📞 Tidak masalah. Kamu bisa menggantikan Hanna di sana, dan mintalah dia untuk kembali ke Meksiko.
Grace tersenyum. Begitu mudahnya ia mendapatkan pekerjaannya kembali, meskipun berbeda kota, bahkan negara.
📞 Aku akan menghubungi direktur rumah sakit di sana. Kamu bisa mulai bekerja besok.
📞 Terima kasih, Dok.
__ADS_1
📞 Terima kasih juga karena sudah kembali bergabung dengan kami, Grace.
Sambungan ponsel terputus. Grace memutar tubuhnya untuk menghadap ke arah Hanna, “Aku diterima kembali, Han, dan aku bisa segera kembali bekerja.”
“Selamat, Grace.”
“Dokter Steve memintamu untuk segera kembali ke Kota Meksiko.”
Akhirnya yang aku tunggu-tunggu tiba. Aku bisa kembali ke Meksiko dan mengejar cintaku. - batin Hanna seakan melonjak keluar.
**
Nyonya Sophie yang tidak betah berada di rumah sakit, meminta pada dokter untuk segera memulangkannya. Ia berjanji akan beristirahat. Ia juga merasa lebih nyaman dan akan lebih cepat sembuh jika ia berada di rumahnya sendiri.
Malam itu juga, Grace, Nicole, beserta Nyonya Sophie, kembali ke Desa S. Grace mengantarkan keduanya tepat hingga sampai ke depan pintu rumah mereka.
“Terima kasih,” itulah ucapan yang ia dapatkan. Grace pun bergegas kembali ke rumahnya. Sudah sejak semalam ia meninggalkan rumahnya.
Matanya menangkap sosok seseorang ketika ia hampir sampai di rumahnya. Ia mengusap wajahnya seakan tak percaya.
Bagaimana ia bisa menemukanku? Lagipula untuk apa ia mencariku lagi? Bukankah aku sudah mengatakan untuk menjauhiku. - batin Grace.
Grace memarkirkan mobilnya kemudian turun. Ia berjalan mendekati sosok pria yang sudah berusaha ia hilangkan dari hidupnya.
“Apa ada sesuatu yang anda butuhkan, Kapten Gregory? Hingga anda mencari saya sampai ke sini,” tanya Grace.
Gregory langsung membawa Grace ke dalam pelukannya, “Aku menarik kembali semua kata-kataku. Aku tak akan memberikanmu pilihan apapun dan aku tak akan pernah menjauhimu. Kemana pun kamu pergi, aku akan mencari dan menemukanmu.”
Deghhh
Jantung Grace berdetak dengan cepat saat mendengar perkataan Gregory. Ia kembali teringat akan kakak yang telah menyelamatkannya.
“Kakak,” kata Grace dengan lirih. Tanpa ia sadari, air mata mengalir di pipinya.
Mendengar perkataan Grace, hati Gregory juga seakan teriris. Apalagi tangisan Grace seakan menyayat hatinya. Ia terus memeluk wanita di hadapannya itu dan tak ada keinginan untuk melepaskan.
__ADS_1
“Ayo kita masuk,” ajak Gregory. Tak mungkin mereka berdiri semalaman di depan rumah.
🌹🌹🌹