Wonder Women

Wonder Women
Seperti Jaelangkung bag. 3


__ADS_3

Akhirnya terkuak kebohongan yang membuat aku shock. Yaa Allah. semuanya terbongkar. Tidak ada kesesuaian jumlah uang penjualan nota dan nyata. Minus.....nus....nusss......


Aku lihat nasi di dalam penghangat nasi habis. Ku cek di nota penjualan nasi goreng dan nasi putih hanya beberapa orang saja. Lalu kau kemanain sih nasi putihnya.


Timbul pertanyaan yang besar, apa mungkin si Esson driver angkringan makannya banyak. Apa mungkin si Safi makan nasi angkringan. Ap mungkin ada orang yang makan disini tapi tak dimasukkan nota. Apa mungkin nasi putihnya digratiskan.


Apa mungkin....ini. Apa mungkin itu.... apa mungkin ini itu dan ini itu. Yaa Allah serba husnudzon ini itu. Nasiknya Lo habis ya saya curiga tingkat dewa...


Nasi loo saya beli beras. Beras mahal kakak. Karena beras sawah sendiri juga habis untuk jualan. Tak terisisa sedikitpun. Beras kita beli ayah bukan aku minta ke siapa gitu. Biasanya kamu kalau masalah nasi kamu gratiskan untuk Bapak-Bapak itu.


Hanya menelan ludah jika mengetahui ini semua. Mau collab pingsan jangan ahhh diketawai si Rasya dan Safi nanti. Bisanya aku cuma menangis mewek.com dan mengikhlaskan. Yaa Allah aku harus apa...

__ADS_1


Meskipun angkringan kecil. Tapi masalah keuangan jangan ditanya. Disiplin ya harus. kalau gak disiplin ya jadinya seperti kamu.


Kamu tak disiplin di semua hal. kamu tak bisa disiplin mengatur waktu dan hidupmu. senangnya kamu malas-malasannya kamu sampai egonya kamu ya disini sakitnya nendang sampai perut anak dua dan istrimu ini.


Banyak minus dalam penjualanmu dan banyak juga minus di hidupmu. Ayolah perbarui itu dari sedini mungkin yah. Rubah sifat Jaelangkung Jaelanimu itu.


Hidup tak bisa kau buat seperti itu. Masalah keuangan dan uang aku bisa ikhlaskan semua. Kamu bisakah mengikhlaskan teman-temanmu yang tidak sepaham dan meninggalkan dunia udut merokokmu.


Yang dimana....1 kg beras bisa dimakan hingga malam nanti oleh seluruh keluargamu. Mereka bisa kenyang mereka bahagia tidur nyenyak tidak sakit-sakitan. Perut kenyang bisa membuat senyum bahagia mereka.


Nhah kalau rokok bisa memuaskan kamu. klepas klepus di warung sama teman-temanmu mengadu cerita dari a sampai z diulang berkali-kali. Astaghfirullah itu ghibah mi suami. Kok ada ya suami seperti perempuan. Ghibah sana ghibah sini. Astaghfirullah Nauzubillahimindzalik...

__ADS_1


Sesuatu hal yang tak bisa kau pungkiri. aku juga punya dagangan Frozen goreng memang seharusnya aku mengambil hasil barangku.


Begitu pelit dan kikirnya kamu, uang penjualan Frozen gorengku mau ku ambil saja seringai anmu Astaghfirullah hingga aku tak berani menatap matamu. Itu uangku itu hasil kerja kerasku. aku goreng sendiri. aku olah sendiri.


Nhah kalau tak boleh ku ambil aku mau ngasih makan anak-anak serta Bapakku dari mana. Yaa Allah. hemm... Padahal aku butuh beli listrik karena ada dua box Frozen di rumah.


Tolong dong pahami aku, ngertiin aku. Buat kehidupan keluarga kita jadi lebih baik. Mi suami cobalah berpikir. Ahhh percuma aku bertukar pikiran sama kamu.


kamu minum ilmu kamu tak bisa diajak berpikir dan bicara lebih baik. Menyesal tak ada guna. La bagaimana aku tak tau, Itu suami, suami pilihan-pilihanku. Bukan dari restu bapak Ibu.


Ya sudah mau gimana lagi. Yaa Allah bantu aku melewati dan menjalani ini semua.

__ADS_1


Hai kak....ikuti ceritaku ya. salam kenal dari Ngawi


__ADS_2