Youre My Family?

Youre My Family?
Lima Belas


__ADS_3

Sekarang Val sedang berjalan di koridor sekolah tapi ada yang aneh dengan tatapan para murid lainnya, sampai dia melewati mading.


'TERNYATA ORANG YANG NAMANYA VALERIE ANJANIA ADALAH SEORANG BICTH YANG BIASANYA DISEWA SAMA OM-OM!'


Begitulah tulisan yang berada di mading, matanya sudah memerah dan berkaca-kaca.


"Wah ... wah ... wah ... liat nih guys bicth yang nggak punya malu, bisa juga lo menampakan muka ke sekolah heh!" sinis Oliv.


Di sana berdiri Jessica, Juna dan Rio yang berdiri di samping Oliv betapa hancurnya hati Val, orang yang sudah dianggap sebagai keluarga juga adalah orang yang menghancurkan hatinya.


"Hiks ... hiks ... h-hiks ... kalian denger, belum tentu apa yang kalian lihat adalah kebenarannya." Hancur sudah pertahanan Val, setelah mengatakan itu Val langsung berlari meninggalkan tempat itu.


Sorry Val, batin ketiganya. Sambil melihat Val yang berlari dan mereka hanya bisa menatap sendu tanpa bisa berbuat apa apa.


Sekarang Val sedang melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh menuju suatu tempat. Ke tempat orang yang selalu bisa membuatnya senyum walaupun Val tidak pernah bicara apa masalahnya.

__ADS_1


****


Val sudah berada di depan rumah orang itu,


Tok ... tok ... tok ...


"Eh ... non Val mau ketemu aden ya? udah lama non Val nggak kesini," tanya ART di rumah itu,


"Iya ada di mana dia? iya bi, Val sibuk banyak tugas."


"Oh ... itu aden ada di kamarnya non, non masuk aja yah, bibi mau bawain minuman buat non Val." Sekarang bi Sri sudah menuju dapur.


GRE**B!!


"Hey, kenapa baru ke sini?" seolah tau bahwa itu adalah Val, sambil menaruh laptopnya.

__ADS_1


"Val, sibuk jadi nggak sempet." Dengan senyum manisnya.


"Sampai kapan Val kamu kaya gini hah?" tanyanya tegas walaupun dengan nada lembut sambil membawa Val ke dalam pelukannya.


"Maksudnya?" seolah ia tidak mengerti maksudnya.


"Sampai kapan kau akan menyembunyikan kejadian yang kau alami dariku, walaupun kau tidak cerita tapi aku sudah tau apa yang kau alami dari dulu hingga sekarng Val," jelasnya sambil mengelus rambut Val.


"Aku ingin tapi aku takut membebanimu," ucap Val sambil melihat pria itu yang sekarang juga melihatnya.


"Kalau kau begini malah yang membuatku terbebani Val," sentaknya tanpa sengaja, yang membuat Val kaget dan sekarang matanya sudah memerah.


"Hiks ... hiks ... bang Ax kok gitu sama Val," ucap Val.


"Sssttt!! udah maafin abang ya," kata orang yang dipanggil Ax oleh Val sambil menenangkan Val dengan membawa kepala Val di dada bidangnya dan mengelus kepalanya yang membuat Val mengantuk dan tertidur.

__ADS_1


"Sampai kapan kau akan berusaha tegar Val, kalau kau ingin tau aku sangat mencintaimu sejak kita pertama bertemu tapi aku terlalu takut untuk mengucapkannya. Aku takut kau menjauh setelahnya, sekarang apa yang membawamu kesini Val. Aku akan mencari tahunya sendiri sayang, happy nice dream." Mengecup kening Val dan melanjutkan pekerjaanya setelah menelfon suruhannya untuk mencari tahu apa yang terjadi dengan gadisnya ini.


semoga suka>^_^<


__ADS_2