
Tak terasa sekarang sudah Saat pulang sekolah mereka janjian di parkiran dan Val sudah menunggu Si Twins selama 30 menit membuat Val sangat kesal.
"Gimana sih bilang nya di parkiran tapi sampe sekarang belum dateng juga dasar," dumel kesal Val yang sekarang sedang duduk di kursi panjang yang ada di parkiran sekolah.
"Lama banget sih lo pada," gerutu Val saat melihat penampakkan orang yang ditunggu.
"Sabar elah kita itu habis rapat," ucap Juna.
"Lo ikutin kita dari belakang, lo bawa mobil kan," tanya Rio.
"Hmm," jawab singkat Val.
Mereka pun tiba di rumah twins. rumah besar dan megah, tapi tak menghilangkan nuansa kenyamanan ini mampu membuat Val terpukau. saat masuk pintu ada kejadian cukup mengejutkan.
"ASSALAMUALAIKUM MOMMY KITA PULANG!!!" seru Rio setelah masuk ke dalam rumah.
"RIO MOMMY UDAH BILANG JANGAN TERIAK!"
"MOMMY JUGA TERIAK!" sahutnya.
__ADS_1
"Udah deh kenapa jadi pada teriak sih. Maaf ya Val, Rio kalo di rumah tuh cerewet bahkan mungkin ngalahin perempuan."
Dibalas Val dengan senyum dipaksakan dan setelahnya menampakkan muka sendu karena di rumahnya tidak pernah terjadi seperti ini. Mustahil, ada suara saja Val sudah bersyukur.
"Val hey," ucap Juna membuyarkan lamunan Val,
"Hah!! iya maaf," jawab Val dengan dengan senyum dipaksakan.
"Yuk masuk!" dan Val hanya mengikuti Juna sedangkan Rio sudah ngacir ke dalam kamarnya.
"Hai sayang," sapa Siska kepada anak laki-lakinya ini.
"Hai Mom, aku masuk bersih-bersih dulu. Nah ... Val sama mom dulu, ok," Val hanya menganggukan kepala.
Sesampainya di taman Siska mengajaknya duduk dan sebuah pertanyaann Siska lontarkan
"Val, gimana kabarnya baik sayang?" Sambil mengelus rambut Val yang halus dan harum.
"Alhamdulilah baik tan, tante gimana?" tanya balik Val yang sekarang menatap mata Siska yang teduh ia merasa berada di dekat ibunya kenyataannya ibunya tidak seperti Siska.
__ADS_1
"Tante juga baik kok, em ... Val tante boleh lanjutin obrolan kemarin yang di mall?" tanya Siska hati-hati.
"Boleh kok tan," jawab Val
"Val kemarin kan tante nanya kamu belum jawab yang nama marga kamu itu loh?" tanya penasaran Siska langsung to the point.
"Emm ... oh ya tante nama marga aku Ardhan," jawab ringan Val.
"Jadi nama kamu Valerie Anjania Ardhan?" ucap Siska dengan nada gemetar namun sekuat tenaga ia tahan.
"Hmm ... ya tante emang kenapa?" tanya bingung Val.
"Nggak papa sayang," jawab Siska berusaha menyembunyikan rasa bahagianya, sedih, haru bercampur menjadi satu karena dapat bertemu anak perempuannya walau tidak dengan menyalurkan rasa rindunya dengan berpelukan setidaknya dapat melihatnya juga sudah sangat bersyukur, ia sedih karena tidak dapat melihat bertumbuhan anak perempuan satu-satunya yang ternyata sangat cantik sekali seperti melihat dirinya saat remaja dulu.
"Mom!" panggil twins. Panggilan itu membuat semua lamunan Siska buyar seketika
"Oh ya yuk Val kita makan, pasti belum makan kan?" ajak Siska setelah sadar dengan lamunanya, Val hanya mengikuti sampai ruang makan.
"Yuk duduk Val silahkan makan," dan di situ Val baru merasakan hangatnya makan bersama keluarga.
__ADS_1
Setidaknya Val bersyukur datang ke rumah ini, karena suasana inilah yang Val cari. nyaman dan tenang inilah yang Val inginkan. Bukan suasana sunyi dan suram seperti di rumahnya setiap harinya.
semoga suka>^_^<