Youre My Family?

Youre My Family?
Dua puluh tiga


__ADS_3

Sekarang kembali pada Ax. Saat ini Ax sedang berada di dalam mobilnya untuk mencari Val, ia sampai bingung akan mencarinya di mana.


Ia sudah mencari di pemukiman yang sepi dan gelap. Mencari di setiap bangunan yang bisa saja menjadi kemungkinan tempat Val diculik.


Namun, hasilnya nihil. Ax tak kunjung menemukan keberadaan Val. Ia yakin bahwa saat ini Val sedang ketakutan. Hal ini membuat kepalanya seakan ingin pecah.


Tunggu, sepertinya ia tahu harus meminta bantuan pada siapa. hingga ia berpikir untuk menghubungi teman Val untuk membantu walau ia tidak yakin karena dirinya sudah mendengar cerita tentang masalah Val dan temannya dari Val sendiri.


Ax pov


"Hallo bisa bertemu?"


"...."


"Iya akan gue sharelock tempatnya."


"...."


"Ok sampai bertemu."


Tut ... tut ....


Setelah menelfon gue langsung mengsharelock dan bergegas menuju tempat tujuan.


Gue hanya dapat berdoa bahwa pembicaraan nanti akan berjalan dengan lancar.

__ADS_1


Akhirnya gue sampai di sebuah cafe yang cukup ramai. Tempat pertemuan gue dengan teman Val.


"Bang!!" panggil seseorang.


"Hai dah, dateng, Jes." Ya yang gue telfon itu Jessi, gue memang kenal dia. Tapi, memang tidak sedekat dengan Val. Gue kenal dia saat Val mengajak gue untuk menemaninya bertemu sahabatnya saat itu.


"Ada apa bang sampe manggil gue segala?" tanya penasaran Jessi. Karena ini pertama kalinya gue bertemu dengan dia, tanpa Val.


"Lo ke sini nggak sama siapa-siapa kan?" tanya gue balik.


"Em ... sebenernya gue ke sini sama temen dia lagi ke kamar mandi, kenapa sih bang?" tanyanya lagi.


"Gue cuma nggak mau ada yang ikut campur dengan masalah ini," jawab gue.


"Maaf ya Jes, Oliv lama di kamar mandi," sahut seseorang bernama Oliv itu.


"Hay nama aku Olivia Saliv," dengan senyum sok manisnya yang membuat gue jijik.


Sok imut, ucap batin gue jijik.


Ada ya ternyata anak remaja kaya dia, jijik banget!!


"Ya udah Jes, gue pergi dulu," ucap gue.


"Loh bang katanya ada yang mau diomongin," ucap Jessi bingung.

__ADS_1


"Nggak jadi, gue paling nggak suka kalo ada orang asing." Tanpa sepatah kata lagi Ax segera pergi dari Cafe itu dan kembali menuju rumahnya untuk menanyakan perkembangan dari pencarian Val.


****


Jessi pov


Sebenernya gue agak kaget pas bang Ax minta ketemu, oh ya gue pertama kali ketemu sama dia pas Val ngajak bang Ax buat nemenin kita jalan di mall waktu baru kelas VII SMP dulu kita masih takut keluar sendiri, tapi yang buat gue heran kenapa setelah gue bilang bawa temen Bang Ax malah nggak jadi bilang yah sebenernya apa yang mau dibicarain sama dia.


"Liv, gue pulang dulu yah ada urusan," alibiku.


"Gitu ya, ya udah hati-hati ya Jes," ucapnya.


"Iya," jawab singkat gue sebenernya gue udah muak sama sikap dia tapi mau gimana lagi dia ngancem gue sam twins kalo kita bertiga nggak temenan sama dia, Oliv akan nyelakain Val kita nggak mau jadi kita setujuin apa yang dia mau. Yang tadi gue bilang hanya alibi gue. Gue akan minta twins buat bantuan gue apa yang sebenarnya terjadi.


"Halo Jun , gue mau ketemuan sama lo dan Rio."


"...."


"Ok gue akan ke rumah lo sekarang."


Tut ... tut ....


"Taksi!!" seru gue, dan langsung menaiki taksi lalu menyebutkan alamatnya.


Semoga suka>^_^<

__ADS_1


mampir ke akun wattpadku : @Arissa_chan_


__ADS_2