Youre My Family?

Youre My Family?
Tujuh belas


__ADS_3

Setelah film selesai Ax memilih untuk ke kamarnya, sedangkan Val memilih menonton film lain seraya memakan cemilan.


Ini memang cara terbaik saat menonton. Val tipe orang yang tidak bisa berhenti nyemil saat menonton sesuatu.


Ax pov


Hai nama gue AXELION ANDERSON gue anak tunggal dari keluarga ANDERSON makanya gue nganggep Val seperti adik sendiri walau sebenernya gue ada perasaan sama dia. Tapi, mau gimana lagi, gue nggak bisa gitu aja ngungkapin kalau gue cinta sama dia. Nanti yang ada hubungan kita jadi renggang. Kalau gini Gue jadi inget pertama kali ketemu sama dia waktu gue masih SMA.


Seorang gadis tengah duduk di bangku taman sendirian dengan wajah sembab, pipi lebam, dan pandangan kosong. Sampai suara seseorang membuyarkan lamunannya.


"Hei adik kecil," sapa seorang lelaki berseragam SMA.


"Apa sih Val itu udah besar tau," jawab ketus gadis itu dengan mata bulat dan polosnya yang membuat siapa saja gemas walaupun bukan anak berusia balita.


"Iya-iya, Val udah besar. Gimana kalo kita kenalan dulu?" tawarnya.


"Kenalin nama kakak Axelion, Val bisa panggil kak Ax," sambung Ax.


"Oh ya, nama Val itu Valerie, biasa dipanggil Val, Val boleh panggil Abang nggak?" tanya Val dengan Puppy eyes nya. Ax yang melihat menahan gemas sendiri.

__ADS_1


"Boleh, kalau abang mau tau Val umur berapa?" tanya Ax.


"Val umurnya 13 bang, kalau abang?" balas tanya Val.


"Abang 17 tahun. Val, abang mau beli minum di sebrang ya," ucap Ax.


Saat akan kembali ke tempat Val sesudah membeli minum ternyata ada mobil yang melaju tetapi Ax tidak menyadarinya sampai.


BRAK!!


"VALLLL!" teriak Ax.


"Val nggak papa?" tanya panik Ax, saat dirinya sudah bangun dari jatuhnya, karena Val mendorong Ax dengan sekuat tenaga sampai ia tidak punya waktu mengelak sebab badan Ax yang besar sedangkan badan Val yang kecil membuat Val harus mendorong dengan super extra.


"VALLL!! VALL BANGUN!!" dengan panik ia menggendong Val menuju mobilnya karena memang ia bawa mobil sedangkan warga mengamankan pelaku yang menabrak.


Ax membawa mobilnya di atas rata rata agar segera sampai di rumah sakit terdekat. Saat sudah sampai di parkiran ia langsung membawa Val masuk kedalam.


"SUSTER DOKTER TOLONG!"

__ADS_1


Dengan segera suster membawa Val diatas bankar membawa ke ruang penanganan dan Ax mengurus administrasi. Saat Val di rumah sakit sampai sembuh ia terus memperhatikan kondisi Val. Mulai saat itulah Ax dan Val menjadi akrab hingga saat ini. Karena hal itu juga Ax menjadi lebih proktektif terhadap Val.


"Bang Ax!!" panggil Val dari belakang tubuh Ax membuat sang empu tersadar dari lamunannya.


"Kenapa Val?" tanya Ax langsung menengok ke arah Val. Saat ini ia memang berada di balkon kamarnya untuk bersantai.


"Itu di bawah ada Mommy," beritahu Val.


"Oh ya, udah yuk kita temuin Mommy," ajak Ax. Mereka pun berjalan beriringan ke lantai dasar.


Memang orang tua Ax dan Val sudah sangat dekat apalagi Mommy Ax yang ngotot menjodohkan Ax dan Val karena menurutnya Umur bukan masalah.


Memang tidak masalah, hanya saja Ax merasa tak enak pada Val. Apalagi setelah pembicaraan perjodohan sikap Val sedikit berubah padanya. Hingga, Ax meminta Mommynya untuk tak membahasnya lagi, ternyata hal itu berhasil dan sikap Val kembali seperti semula.


Double update;)


jangan lupa mampir akun wattpaku : Arissa_chan_


Aku lebih sering update di situ👆

__ADS_1


Sampai jumpa di bab selanjutnyađź‘‹


Semoga suka>^_^<


__ADS_2