
"Begini yang saya sudah mengetahui beberapa hal. Saya juga Menanyakan beberapa hal pada saksi setempat sayangnya ia tidak memperhatikan plat mobilnya yang ia ingat hanya mobil alphart dan mobilnya berwarna abu-abu lalu ada garis biru berloreng putih di pintunya hanya itu," jelas Ax.
"Tidak apa apa itu cukup membantu nanti kakek akan suruh orang untuk cari mobil itu di kota ini dulu ya, kalian berempat tunggu hingga besok kakek janji besok pasti akan ada berita baik sekarang kalian berdua pulang kerumag besok pagi kemari lagi, ya," ucap Darma.
"Baik kek!" ucap kompak Ax dan Jessi.
"Mau bareng Abang, Jes?" tawar Ax.
"Nggak usah Bang. Jessi udah minta supir buat jemput," tolak halus Jessi.
"Ya sudah, saya pamit pulang dulu, kek," pamit Ax.
"Iyah, hati-hati!!" yang diangguki Ax kemudian , kedua cucunya sudah keluar terlebih dahulu dari ruang kerjanya bersama teman perempuannya.
Tok ... tok ....
"Masuk!!" ucap Darma.
"Eh ... Siska, ada apa?" tanya Darma.
__ADS_1
"Enggak papa kok Pah, cuma mau tanya kenapa tadi pada kumpul di ruang papah?" tanya penasaran Siska.
"Oh ... itu tadi temennya Juna sama Rio diculik Sis," beritahu Darma.
"Temen? temen yang mana pah?" tanyanya lagi.
"Itu namanya kalo nggak salah Val," jawab Darma.
"Apa tadi papah bilang, Val," ucapnya tidak percaya.
"Iya kenapa Sis?" tanya Darma khawatir.
Rio pov
Gue sekarang lagi nyariin nyokap nih, kemana yah dia dan saat melewati ruang kerja kakek gue denger suara Mommy dari dalem.
"Enggak papa kok Pah, cuma mau tanya kenapa tadi pada kumpul di ruang papah?" tanya Mommy di dalam
"Oh ... itu tadi temennya Juna sama Rio diculik, Sis," sahut kakek.
__ADS_1
"Temen? temen yang mana pah?" tanya Mommy lagi.
"Itu namanya kalo nggak salah Val," jawab kakek saat akan masuk gue tidak jadi karena mendengar suara kaget Mommy.
Kenapa Mommy segitu kagetnya denger Val yang diculik, ya? batin gue.
"Apa tadi papah bilang Val," ucap Mommy kaget.
"Iya kenapa Sis?" tanya kakek khawatir.
"Gini Pah aku sudah ketemu sama anakku yang ada di mas Bimo, Pah. Dia namanya Val atau nama panjangnya seperti saat aku memberinya nama VALERIE ANJANIA ARDHAN pah itu nama yang aku berikan kepada adik twins, aku saja belum mengungkapkan yang sebenarnya tapi sekarang apa yang aku dengar dia hilang pah diculik hiks ... hiks ...." kata Mommy dengan isakan tangisan yang mulai terdengar dari luar. Sudah dipastikan bahwa Mommy sedang menangis.
Namun, perkataan Mommy yang membuat aku terkejut apa ini Val adik gue kenapa bisa terjadi. Yang aku dan Juna tau bahwa Daddy kami sudah meninggal dan apa ini adik kami tinggal bersama Daddy meninggalkan Mommy, gue dan Juna tanpa kasih sayang dia.
Sebenernya gue pengin banget nanya langsung ke mereka tapi kayanya ini bukan waktu yang tepat, dengan perasaan kacau gue masuk ke kamar dan membanting pintu.
Gue kecewa kenapa Kakek dan Mommy nggak ngasih tahu yang sebenernya ke gue dan Juna, hati gue hancur banget sakit di bohongin sama keluarga sendiri rasanya sakit banget.
semoga suka>^_^<
__ADS_1