Youre My Family?

Youre My Family?
Dua puluh satu


__ADS_3

Sekarang kedua orang tua Ax sudah berada di kediaman Ax. Mereka berada di halaman dan hendak masuk kedalam.


Tok ... tok ....


"Iya ingin bertemu tuan Ax?" tanya seorang Maid sepertinya ia baru sehingga tidak mengetahui siapa yang ada di depannya ini.


"Ya, kami kedua orang tua Ax," jelas Ardi.


"Oh maaf tuan mari masuk, saya akan buatkan minum, permisi," kemudian ia pergi dari hadapan kedua orang tua Ax.


Sedangkan Ardi dan Dara mulai melangkah mendekati kamar putra mereka dan apa yang mereka liat sungguh di luar dugaan, bagaimana tidak, banyak pecahan kaca dan bercak darah berserakan di lantai dan kasur sudah kusut dengan Ax yang berada di tepi kasur dengan memegang sebuah foto yang pasti mereka tau siapa foto yang dipegang Ax karena selama ini Ax tidak dekat dengan siapa-siapa kecuali satu gadis yaitu VALERIE ANJANIA. Yap, selama ini Ax hanya dekat dengan Val tidak yang lain.


Ax pov


Saat ini aku kacau, aku hanya bisa memandangi gadis yang selama ini memenuhi hatiku, gambar seorang gadis yang tertawa lepas dengan aku di sampingnya memeluk possessive pinggangnya. Sampai aku merasakan elusan di kepalaku setelah itu pelukan hangat yang membawa diriku ke dalam dekapannya. Dia orang yang kusayang selain Val.


"Ada apa Ax apa yang terjadi?" kata Mommy sambil mengelus kepalaku.


"Gadisku hilang. Dia di culik." Aku menjawab dengan nada suara lirih yang mungkin masih bisa didengar oleh orang tuaku.


"Sstttt ... kita pasti dapat menemukan Val, Daddy akan bantu dengan menyebarkan Bodyguard Daddy," ucap Daddyku dan ia langsung menelfon bawahannya.


"Udah ya, sekarang kamu tidur dulu, biar besok kalo mau nyari Val kamu ada tenaga," nasihat Mommy, aku hanya menurut dan menidurkan badanku yang lelah dan juga pikiranku yang masih kalut.

__ADS_1


****


Sekarang kedua orang tua Ax sedang berdiskusi bagaimana mencari lokasi keberadaan Val. Apalagi mereka tahu bahwa kedua orang tua Val tidak perduli bagaimana keadaan Val.


"Bagaimana Dad sudah ada kabar dari bawahan kamu?" tanya Dara.


"Belum, sabar ya sayang," jawab Ardi.


"Bukan begitu Dad selain khawatir dengan keadaan Val, aku juga khawatir juga dengan keadaan Ax, Dad liat kan bagaimana frustasinya Ax ditinggal Val padahal ini belum 24 jam, bagaiman nanti ditinggal lama olehnya, aku nggak bisa bayangin," ucap khawatir Dara.


"Iya-iya sabar dong sayang semua butuh proses termasuk ini, sekarang lebih baik kita juga istirahat kalo ada kabar pasti kita akan kasih tau kamu ok," ucap Ardi sambil mengajak istrinya menuju kamar yang sudah disiapkan oleh maid.


Malam itu suasana di rumah Ax sangat sunyi karena hilangnya satu orang gadis yang amat mereka sayangi.


"Kamu mau ke mana?" sambil menaruh tangannya di samping pinggang.


"Mau cari Val, Mom," jawab Ax dan kembali berjalan sampai tangannya dicegal oleh ibunya.


"Etss ... sebelum mulai pencarian sebaiknya kamu makan dulu setelah itu kamu bebas mencarinya asal jangan lupa makan dan sholat ingat!!" peringat Dara, lalu ia menyeret anaknya ke meja makan.


"Mau makan apa Ax?" tanya Dara.


"Nasi goreng aja, Mom," dan dijawab anggukan oleh Dara dan meyodorkan nasi goreng kepada Ax.

__ADS_1


Suasana di meja makan itu hening hingga. Semua menikmati makanan masing-masing


"Dad, bagaimana sudah ada perkembangan?" tanya Ax.


"Begini kemarin bawahan Daddy menemukan petunjuk katanya ada salah seorang pengunjung pantai melihat ia dibawa oleh dua orang berbadan kekar," jelas Ardi.


"Kalau itu Ax sudah tau, Ax dapat dari seorang anak yang berada dipantai itu katanya dia liat Val dibawa sama 2 orang badannya gede pas aku liat mereka bawa kakak ini ke mobilnya habis itu dia juga bilang ciri ciri mobilnya katanya mobil alphart sama warnanya abu terus ada garis biru loreng putih di pintunya gitu Dad tapi sayangnya dia nggak liat plat mobilnya," jelas Ax.


"Ok Daddy akan suruh bawahan Daddy buat cari orang yang mobil garis biru loreng putih," ia segera menelfon orang kepercayaannya itu.


****


Di sisi lain


"Eunggh," lenguh Val ia merasa kepalanya sangat berat.


"Ini dia tuan putri sudah sadar Hahaha ...." Suara seseoramg dari balik topeng mukanya.


Val yang sudah sepenuhnya sadar kaget dan berusaha menghindar dari salah satu mereka yang ingin menyentuhnya. Ia sudah menangis ketakutan.


Hiks ... hiks ... Bang Ax tolong, Val,batinnya.


Semoga suka>^_^<

__ADS_1


jangan lupa mampir ke akun wp aku: @Arissa_chan_


__ADS_2