
anisapun tiba di rumah dan langsung masuk ke kamarnya...
dalam kamar anisapun duduk di sofa kamarnya yang terletak dekat dengan jendela kamarnya itu...
Anisa pun termenung...yang tadinya di rumah sakit mengantuk sesampainya di rumah jadi tidak bisa tidur...
banyak kegalauan dalam dikiranya itu...
antara memikirkan kondisi mamahnya dan juga apa yang tadi di bicarakan mamahnya...
anisapun melihat handphone nya... dan membuka beberapa foto yang tersimpan d memori handphonenya...
ia melihat foto2/semasa seokalh dulu dan masa2 bersama dengan Raditya...karna memang Raditya satu kelas dan sekolahan dengannya dan juga Dimas...
Anisa justru jarang sekali berfoto bersama Aditya karna memang kesibukan Aditya dan jarak Aditya setelah perjodohan itu terjalin...
Anisa berfikir...kenapa Anisa harus tahu smua perasaan Raditya dari mulut Aditya... dan kenapa Anisa baru tahu kalau sebetulnya Aditya menganggap hubungan dengan Aditya adalah sekedar rasa hormat dan pengabdiannya pada orang tua Aditya... Anisa sangat sedih dengan hal itu... karna sebetulnya Anisa sangat tulus mencintai Aditya tanpa berfikir apapun...
__ADS_1
Anisa bingung harus bersikap apa dan bagaimana...
bagaimana jika mamahnya gagal dalam operasi... dan bagaimana jika mamahnya berhasil dan sembuh kembali...Anisa bingung menentukan sikapnya...
"huuffff....sudah jam 4pagi tapi masih belum ngantuk...tapi nanti jam 7pagi mamah sudah harus masuk ruang operasi dan sebelumnya aku harus sudah tiba di rumah sakit..." (tanpa sadar sudah subuh Anisa melihat jam)
trinngggg...trinngggg ...tringgg
(handphone Anisa berdering)
"Radit...hahhh...apa yang ada di dikiranya jam 5 pagi gini tiba2 nelfon aku" (Anisa terkejut ada panggilan masuk dari Raditya)
"iya halo Radit...ada apa pagi2 nelfon..." (Anisa pun menjawab)
"aku ada di depan gerbang rumahmu... bisakah kamu suruh bi inah atau dimas keluar membukanya... " (ternyata Radit menelfon tepat berada depan gerbang rumah dalam mobil)
"hahhh...depan gerbang rumah???" (Anisa terkejut sebari membuka jendela kamar dan keluar ke depan balkon kamarnya melihat ke bawah)
__ADS_1
"tunggu sebentar aku yang akan bukakan..." (Anisa bergegas ke bawah dan keluar membuka kan gerbang rumahnya)
"hai..." (sapa singkat Radit)
"ayo masuk" (ajakan Anisa mempersilahkan Radit masuk)
"terimakasih" (Radit menjawab singkat)
"silahkan duduk... bagaiman kondisimu?? sudah membaik??? dan ada apa pagi2 sekali kamu datang ke rumah ku??" (Anisa mempersilahkan Radit duduk dan sedikit bertanya keadaanya)
"iya ...sebelumnya aku terimakasih sudah mau menemuiku... aku minta maaf pagi2 sekali harus datang kemari...aku mendapatkan kabar dari dimas soal mamahmu yang sedang di rawat di rumah sakit..dan akan dilakukanya operasi pagi ini bukan???" (jawaban yang sangat jelas dari Raditya pada anisa)
"iii...iya...benar...aku baru mau pergi d antar Dimas...bentar aku telfon Dimas..." (Anisa menjawabnya dengan kebingungan)
"Dimas keluar kota mendadak di tugaskan papahmu jadi Dimas tidak bisa mengantarnya...maka darinitu aku datang untuk mengantarnya...karena papamu juga pergi bersama Dimas dan tidak bisa kerimah sakit..."(jawab Dimas memberi penjelasan pada anisa)
" hah...kok bisa...kenapa Dimas gak bilang apa2 sama aku?? papah juga...kenapa gak bilang apa2 ke aku"(sedikit jengkel pada dimas Anisa menjawab Raditya)
__ADS_1
"ya sudah jangan di bahas lagi karena memang ada urusan kantor secara mendadak... ayo kamu siap2 aku tunggu dan kita ke rumah sakit sama2 sebelum macet di jalan." (perintah Radit pada anisa)