"CINTA ANISA "

"CINTA ANISA "
tegangan tinggi akibat badai salju di malam hari


__ADS_3

saat makan malam bersama... Anisa duduk di samping kiri Radit...kebetulan samping kanan Radit adalah Clau...


selama makan malam Clau banyak bercerita pada Radit dan Anisa tentang kota Swiss...tapi Anisa tidak merespon nya...jadi hanya Radit dan Clau yang asik bercerita... dan anggota keluarga lainya pun sibuk dengan makan dan obrolan mereka sendiri...


"semoga kalian betah di sini ya...karna banyak sekali tempat yang sangat sayang kalau tidak di kunjungi..." (Clau berharap Anisa dan Radit betah berada di Swiss)


"iya tentu saja...tapi tergantung istri ku ini...ya kan sayang" (raditpun meng iyakan dan sedikit menggoda Anisa untuk mencair kan suasana karna sedari tadi Anisa cemberut terus )


"apa kamu bilang...eung...maksud ku...iya sayang... terserah!" (Anisa terkejut dengan panggilan istri dan juga sayang radit pada Anisa tapi tersadar dan kaget ketika Mama Anisa dan Mama Radit tiba2 menoleh secara bersamaan ke arahnya)


"syukur lah kalau kalian suka di sini" (Clau Pun lega dengan jawaban Anisa)


***"


"menyebalkan sekali gadis ini....sok asik banget... apa dia tidak malu mengajak bicara asik sendiri pada laki2 yang sudah beristri?! aku dia anggap apa" (kekesalan Anisa pada clau dalam hati)


selesai makan malam smua menuju kamar masing2 Untu beristirahat...


Anisa dan Radit menuju kamar nya...


"kabarnya malam ini akan ada badai salju" (saat masuk kamar Radit memberitahu kan Anisa akan ada badai salju)


"iya biari aja lagian juga kan badainya malam nanti pas kita sudah pada tidur ..." (anisapun menyepelekan beritanya)


"ya ...smoga kita kuat dengan suhu yang extrim ini..." (Radit agak sedikit cemas...karna dengan suhu yang extrim akan sangat mempengaruhi hormon nya atau bahkan setiap orang)


***

__ADS_1


saat malam semakin petang...udarapun berubah drastis semakin dingin ...kebetulan badaipun sudah mulai berlangsung malam itu...


Anisa yang berada di atas tempat tidur menggigil kedinginan...padahal sudah pakai jaket berlapir dan juga selimut tebal... Anisa tidak bisa tidur begitu juga Radit dan ang berada di sofa terus menggigil sambil terus menggisok2 kedua telapak tangannya untuk mendapatkan kehangatan..


"Radit...dingin sekali ternyata..." (Anisa mengeluh kedinginan dan menghampiri Radit dan duduk di samping nya)


"iya kan memang lagi bada salju..." (Radit pun me jawab singkat)


"kita bisa mati membeku kalau begini terus...apa kita minta pindah kamar saja...sepertinya kamar ini tealu dekat dengan luar ... atau memang aku aja yang tidak tahan dengan suhu udara di sini... arrghhh entah lah..." (Anisa pun trus mengomel2 tidak jelas)


seketika itu juga Radit menempelkan telunjuknya d bibir manis Anisa sambil merangkul dan memeluk Anisa dengan erat...


Anisa terkejut dan membalas pelukan Radit...


"sudah sedikit hangat bukan?" (Radit bertanya pada Anisa)


"eung...iya" (Anisa tidak bisa berkata2 saat di peluk oleh Radit)


"ii...iya..." (Anisa pun menyandarkan kepalanya di dada Radit dan memeluknya")


"tidurlah...aku akan menjaga dan menghangatkan mu"(Radit menyuruh Anisa tidur di pelukannya dan meyakinkan Anisa agar bisa tidur)


tidak lama kemudian anisapun tertidur dipelukan Radit di atas sofa ... Radit pun memindahkan Anisa ke Ranjang tempat tidur dan menyelimutinya agar Anisa bisa tidur dengan nyaman .


sedari tadi tubuh Radit merasa panas di sini udara yang begitu dingin akibat dari tegangan tinggi ...karna tidak bisa di pungkiri.. seorang pria berada dekat dengan wanita yang dia cintai dan juga faktur cuaca... hormon pun tidak bersahabat di waktu yang belum tepat..


radit hanya bisa menggerak2an badanya untuk melakukan peregangan agar tidak terlalu tegang dan rileks..

__ADS_1


kemudian Radit pun mencoba mendekati Anisa yang sudah terlelap...


Radit duduk berlutut di samping tempat tidur dan mendekat kan wajahnya dengan wajah anisa...dia menempelkan hidungnya ke hidung Anisa dan mendekatkan bibirnya pada bibir Anisa dengan penuh kasih sayang dan pelan2 ,berjaga2 takut akan Anisa yang tidur tiba2 terkejut dan marah...


lalu Radit mulai naik ke atas tempat tidur dan memeluk erat Anisa di dadanya...


begitu menghormati dan menghargai sekali Raditya pun masih bisa menahan gejolak yang terus mengganggu nya...


Radit sudah berjanji tidak akan melakukan nya sampai Anisa sendi yang bersedia membuka hati dan mengijinkan Radit untuk mendapatkan haknya...


**** pada malam itu pun Meraka tidur saling berpelukan di satu ranjang dan selimut yang sama****


keesokan harinya...


Anisa bangun lebih awal dari Radit...


saat membuka mata....Anisa terkejut untuk kedua kakinya karna saat itu juga pas depan wajahnya ada wajah Radit yang tertidur manis dengan nya...


Anisa terkejut hanya sebentar... lalu ia tersenyum tersipu malu sambil terus memandangi Radit yang sedang tertidur pulas...


"maafkan aku Radit...aku belum siap untuk hal itu...tapi aku akan belajar membiasakan diri dengan status kita yang sekarang..." (Anisa memandang Radit sambil bicara dalam hatinya sambil membelai lembut wajah tampan dan sejuk di pandang itu)


ketika Anisa membelai wajah Radit...tiba2 tangan dan pinggang Anisa di genggam erat oleh Radit...dan raditpun semakin mendekatkan posisi Anisa padanya ...


dengan tatapan tajam dan penuh nafsu...


anisa terkejut tegang dan malu...

__ADS_1


"hahahhaa...cuci muka gih...ada belek di matamu....wkkwkwkkw" (ternyata Radit hanya mengerjai dan menggoda Anisa)


"sialannnn...belek!!! urghhh aku fikir....ahhhhh...belek sialannnnn" (Anisa menggerutu melihat radit tertawa gara² belek)


__ADS_2