"CINTA ANISA "

"CINTA ANISA "
cemburu tanpa cinta?


__ADS_3

*** sesampainya di rumah kerabat Mama nya itu mereka semua pun di sambut oleh beberapa anggota keluarga yang tinggal di sana ... mereka saling menyapa ,berpelukan dan juga duduk bersama berbincang2 untuk sekedar melepas kerinduan...


"iya Anisa nanti ada bibi yang akan tunjukan kamar kalian untuk istirahat sementara disini.. semoga kamu menyukainya ya..." (Tante Irene ...ya itu nama Tante Anisa )


"baik Tante terimakasih... saya masuk istirahat dulu..." (Anisa meninggalkan kumpulan keluarga nya dan ingin segera masuk ke kamarnya)


"kalian masuk kamar dan istirahat aja dulu...kalau ada apa2 Mama masih mau ngobrol di sini ..." (Mama radit memberitahu kalau masih nyaman asik ngobrol dengan beberapa kerabat mamahnya anisa)


"baik mah...kami istirahat dulu" (Radit pun menjawab singkat)


saat Radit dan Anisa hendak di antar bibi ke kamar mereka tiba².....


*hi.... apa kabar....*(sepupu Anisa tiba² datang dan menyapa mereka tapi lebih antusias menyapa pada radit)


"menyebalkan sekali harus satu rumah dengan Mak Lampir" (Anisa menggerutu pada kehadiran sepupunya itu yang memang sebetulnya sejak lama Anisa tidak suka dan mereka tidak cocok satu sama lain)


"hi... bagaimana kabarmu Clau..." (Radit menoleh dan menyapa balik sambil menjabarkan tangannya pada Claudia sepupu Anisa)


"aku baik...aku minta maaf tidak datang di hari pernikahan kalian... karna ada beberapa pekerjaan dan juga beberapa kesibukan di sini... Oya selamat ya atas pernikahan nya" (Claudia.. pun basa-basi)


"kami istirahat dulu ya...cape baru datang dan blom bisa adaptasi Dengan cuaca dan juga lingkungan..." (Anisa bicara ketus pada Clau seakan tidak suka & tidak nyaman dengan Clau)


"o.. iya baik...selamat beristirahat dan sampai jumpa makan malam nanti" (Claudia pun pergi meninggalkan mereka)


"ini kamaranya non...den..." (bibi membukakan pintu kamar dan mempersilahkan Anisa dan Radit )


"waaaaawwwwwwww...amazing bngt kamarnya Dr jendela langsung bisa lihat pemandangan pegunungan salju yang indah bangettt..." (Anisa terkejut kagum dengan kamar yang dia sediakan itu langsung d suguhi pemandangan pegunungan salju yang terpampang nyata begitu indah )



"kamu suka? kalau sudah tidak cape nanti² aku akan temani kamu keluar rumah untuk bermain salju" (Radit pun tersenyum melihat Anisa kagum yang memang pertama kalinya melihat salju)


"wah..serius ni mau temenin aku...? ini sih bikin mata melek & ilang cape..." (Anisa pun antusias)

__ADS_1


"tapi kan sekarang sudah menjelang sore...cuaca juga semakin dingin...sebaiknya satu sampai lima harian kita jangan dulu keluar rumah untuk beradaptasi dengan cuaca di sini..." (Radit pun memberi nasihat baik untuk Anisa)


"iya juga sih...oke ga papa..emmz kamu...eungg maksudnya kita tidur gimana?(Anisa bertanya gagu pada Radit)


" seperti sebelumnya atau kalau mau ya.... hahahahaha"(Radit menjawab dengan senyum indahnya sambil sedikit menggoda Anisa)


"heiii..apa maksudnya...sejak kapan kamu jadi nakal begini..." (Anisa pura2 marah)


"hahhaa...aku hanya bergurau saja..." (Radit pun tertawa melihat kepanikan Anisa)


setelah masuk kamar dan meletakkan beberapa barang... mereka pun bergegas mandi untuk segera rebahan sebentar sambil menunggu panggilan untuk makan malam keluarga...


"Oya... kamu kenapa tadi?" (selesai mandi Radit bertanya pada Anisa yang sedang duduk bersandar dekat jendela sambil memegang handponya)


"maksutnya??? kenapa gimana?" ( Anisa pun tercengang dengan pertanyaan Radit)


" iya aku lihat tadi sikap kamu pada clau...aku fikir setelah lama tidak bertemu kalian akan baik2 saja...ternyata masih sama seperti dulu... hhahhaha..."(raditpun menjelaskan apa maksudnya)


"heh..si bule sok artis n sok paling oke d sekolahan dulu itu...sampai kapanpun aku gak bakalan lupa dan gak bakalan berubah kalau aku gak suka sama dia ya karna dia sendiri yang mulai!!" (Anisa pun menjelaskan kejengkelan nya itu)



"hahahaha...kamu lucu sekali...diakan sepupumu...mungkin dulu masih labil sikapnya... sekarang kan kalian sudah sama2 dewasa..." (raditpun tertawa geli dengan jawaban Anisa)


"ohh sorry... ogah bangetttttt...lihat aja tadi sikapnya...datang2 sok akrab...kegatelan genit caper lagi k kamu...emang kamu gak ngerasa kalau dari sejak dia datang yang dia tuju tu kamu bukan kita!!!" (Anisa menjelaskan kejengkelan nya lagi )


"hahahaha..kamu aja kali yang terlalu baoer...gak lah... dia memang nyapa kita kok ..bukan cuma aku aja..." (Radit kembali meyakinkan pada Anisa)


"heh..percaya....secara kalian kan dulu d SMA pernah ada sesuatu... hahahhaa...yakannnnnn...cie...cie...bisa CLBK ni...." (anisapun menggoda Radit )


"tidak mungkin...lagian dulu juga cuma berjalan satu Minggu aja... memang dari awal aku gak ada perasaan apapun pada clau...tapi karna Clau yang sudah terlanjur heboh soal kedekatan kita jadi ya...yang seperti kalian ketahui.. kalau kita pernah jalin hubungan.. tapi kenyataanya aku sama sekali tidak pernah menyatakan apapun pada clau" (raditpun sedikit menceritakan masa lalunya bersama Clau yang ternyata hanya kesalah pahaman saja)


saat Radit menoleh k arah Anisa...ternyata Anisa sudah tertidur nyenyak ....

__ADS_1


raditpun menghampiri Anisa dan membetulkan posisi tidurnya agar nyaman....


Radit menyelimuti Anisa agar tidak kedinginan...Radit terus memandangi anisa dan mencium kening Anisa sambil membelai rambutnya dengan penuh kasih sayang ...


raditpun ikut tertidur duduk di samping Anisa yang posisinya ada di tepi ranjang tempat tidur...


tidak terasa tangan Anisa memeluk pinggang Radit dan juga bersandar pada Radit...


raditpun juga sama...lama kelamaan posisi duduknya jadi turun dan tidur berdampingan dengan Anisa...


dan mereka pun saling berpelukan satu sama lain dalam satu ranjang dan juga satu selimut untuk saling menghangatkan...


****toktoktokkkk (suara pintu kamar)


"non...den...semua sudah menunggu di ruang makan.." (bibi mengetuk pintu kamar membangun kan mereka untuk makan malam)


Anisa dan juga raditpun terkejut dan bangun...


"hah...kamu" (Anisa terkejut melihat Radit tidur memeluk erat Anisa ?)


"hah..kamu... ah...maaf tadi aku hanya duduk d samping kenapa bisa ketiduran begini...." (raditpun terbangun dan kaget melihat Anisa pas depan wajahnya begitu panik dan malu serta kebingungan)


Anisa hanya terdiam dan menenggelamkan wajahnya kedalam selimut....


raditpun terbangun dan duduk di sofa ...


"ah...sialan... ternyata pintu nya terbuka... pantas saja dinginya minta amoun" (Radit menyeletuk kesal sambil menutup pintu teras kamar balkon yang sedari tadi terbuka)


"hah...pantas aja dingin banget...aku lupa tadi tidak menutup nya" (anisapun melihat Radit dengan malu dan rasa bersalah karena dia lupa menutup pintu balkon)


"oh...iya ..g papa..ayo kita makan" (Radit mempersingkat obrolan)


******

__ADS_1


smua anggota keluarga sudah berkumpul dimeja makan...Radit dan Anisa pun ikut gabung menikmati santapan makan malam keluarga.


__ADS_2