"CINTA ANISA "

"CINTA ANISA "
hal tak pernah Raditya duga di malam pertamanya


__ADS_3

"huft..lelahnya..." (grutu Anisa yang membuka pintu kamar hotel, lalu duduk d tepi ranjang pengantinya)


"istirahatlah ... aku mau mandi dulu" (Radit bicara pada Anisa sambil berjalan menuju kamar mandi dan melepas dasi yg melingkar d kerah kemejanya)


"OMG apa yang akan terjadi setelah ini...tidak bisa ku bayangkan aku satu ranjang dan satu atap dengan Radit " (gerutu Anisa cemas menggemaskan sambil melihat pintu kamar mandi yang sudah tertutup dari dalam oleh radit")


selama Radit berada di kamar mandi... Anisa bergegas membuka gaun pengantin nya yang sangat mengherankan itu dan menggantinya dengan piama dan juga kimono .. dan ia mulai melepas satu per satu aksesoris yang melekat pada nya...


kretekkkkk....


suara pintu kamar mandi terbuka dan Radit sudah selesai mandi...


**pura2 nya Radit kluar Dr kamar mandi biar makin seru ...hehehehe**



Radit melirik ke arah Anisa yang seketika itu berdiri dan menghadap Radit sambil membelakangi meja riasnya...


*enggg..kamu sudah selesai ...aku mau ke kamar mandi mau mandi juga...badan sudah lengket2 jadi aku rasa aku harus mandi...hehehe.." (Anisa salah tingkah dan mencoba banyak bicara lalu melesat kedalam kamar mandi dan menutup nya rapat2 Dari dalam)


"dasar..." (Radit menggelengkan kepalanya sebari tersenyum gemas dengan tingkah Anisa yang terlihat jelas salah tingkah)


lalu Radit duduk d sofa dan minum secangkir teh hangat yang sudah ada di meja...


****


did alam kamar mandi Anisa beberapa saat terdiam dan bengong...dia masih tidak percaya kalau dia menikah dengan Radit... dia masih tidak tau dan bingung untuk bersikap dan menyikapi Radit yang sudah menjadi suaminya saat ini...


"aduhhhh... gimana ini...hahhhhhh sudah lah...mandi dulu aja...gimana nanti mau gimana2 juga pasrah aja deh...." (Anisa bicara pada dirinya sendiri sambil menyalakan sower nya)


Anisa membasuh kepala dan seluruh tubuhnya..dia keramas dan menyabuni smua Anggita tubuhnya dengan lembut...


ketika Anisa membuka matanya ...dengan air yang mengalir dari kepala membasuhi muka nya....


tiba2 ....

__ADS_1


"Aaaarggggggggghhhh.... tolonggggg...." (anisa menjerit histeris dan ketakutan ada kecoa di sela2 keran sower nya)


***


Radit yang sedang duduk pun terkejut mendengar suara gaduh dari kamar mandi... tidak lama raditpun menghampiri Anisa dan membuka pintu kamar mandi...


****


seketika itu Anisa dari dalam kamar mandi pun hendak lari dan membuka kamar mandi dengan kondisi badan yang masih basah dan sebagian masih ada sabun yang menempel...


"arrghhh...geliii...." (spontan Anisa bertabrakan dengan Radit dan memeluk kegelian karna kecoa itu malah terbang k arahnya)


"ada apa" (Radit tanpa sadar memeluk Anisa yang saat itu memeluknya juga dan melihat keseluruhan dalam kamar mandi memastikan ada apa)


"iii...itu....ihhhhh.....ada kecoa....terbang....ihhhhh" (Anisa mencoba memberi tahu Radit sambil ketakutan geli)


"mana...." (Radit belum menemukan nya jg)


**


ternyata kecowa nya hinggap di rambut Anisa ....


"sukhur lah..." (Anisa lega)


tapi...


setelah Radit membuang kecowa dan kembali menghadap Anisa dan Anisa masih berdiri di belakangnya...


Raditpun seketika itu terdiam membisu dengan apa yang sedari tadi tidak dia sadarai ... menyadari Anisa yang tidak menggunakan sehelai apapun bedara tepat di hadapanya dengan keadaan basah ...


*********



Anisa pun tidak menyadari di karenakan kepanikannya itu...dan setelah mereka saling berhadapan... Anisa pun baru tersadar....dan semakin panik ...anisapun menutupi bagian bukit kembar nya dan hutan lindung nya dengan tangannya yang sebetulnya tidak mampu menutup dengan sempurna...

__ADS_1


melihat wajah Anisa yang memerah malu... Radit pun tersadar dan spontan memalingkan pandangannya lalu keluar dari kamar mandi sebari meminta maaf pada Anisa...


Anisa pun melanjutkan mandinya sampai selesai...


selesai mandi anisapun keluar dengan menggunakan handuk kimono dan handuk yang membalut kepalanya...


Anisa lalu menuju meja makeup dengan menusukkan kepalanya melihat Radit yang duduk menikmati teh nya menghadap arah ia keluar dari kamar mandi...


***


"eung...aku harap kamu melupakan kejadian tadi...aku minta maaf" (Radit menghampiri Anisa dan duduk di tepi ranjang sebari meminta maaf pada Anisa karena telah melihatnya dalam keadaan telanj**g)


"emmz...aku yang minta maaf sekaligus terimakasih karena kamu sudah sigap dan cekat memastikan apa yang terjadi" (Anisa malu2 menjawab radit)


"Oya kamu tenang saja... malam ini kamu tidur d ranjang ini...aku bisa tidur di sofa...jangan khawatir... aku paham" (Radit mendahului Anisa memberi penawaran untuk tidur terpisah)


***


"kenapa malah dia yang lebih dulu bicara begitu..." (Anisa pun bicara dalam hatinya dan agak sedikit lega dengan pernyataan radit)


"Emmmzz..iii..iya...trmakasih kamu sudah sangat baik dan pengertian... sebelumnya aku minta maaf...aku belum siap untuk hal itu...tapi aku akan belajar untuk membuka hati ku dan belajar menerima mu sepenuhnya" (Anisa pun mengungkapkan perasaan nya pada Radit dengan sangat hari2 agar Radit tidak tersinggung)


"iya aku sangat paham...ini smua karna wasiah perjodohan yang masih berlanjut dan kita tidak bisa menolak nya bukan.." (raditpun menjawab seolah memastikan Anisa tetap santai)


"eunggg..tapi...soal perasaan mu itu...aku ingin memastikan... apa betul yang waktu itu aku dengar di rumah sakit...kalau perasaanmu ke aku sebetulnya..." (Anisa masih penasaran dengan perasaan Radit terhadap nya dan ingin memastikan ya dan ingin dengar langsung dari mulut Radit)


"Iya..itu betul..dan aku minta maaf karena sudah berbohong atas perasaan ku selama ini terhadap mu...aku sadar diri dengan penyakit yang ku derita...dan aku menghargai perasaan mu yang dari dulu sudah mencintai kakak ku Aditya...dan pada akhirnya kalian di jodohkan..." ( radit menjawab dan menjelaskan smuanya pada Anisa)


"maaaa..maafkan aku Radit... " (hanya kata itu lah yang kluar dari mulut Anisa)


"tidak papa...tapi aku masih menyimpan harapan yang sama...dan sekarang aku akan ungkapkan langsung dan ingin tau jawabnya langsung dari mulutmu...aku mencintai mu sejak lama dan aku ingin mendampingi mu... menjadi imamu...berjanji akan menjagamu dalam keadaan apapun... apakah kamu mau membuka hatimu untukku???'( saat itu juga Radit menghampiri Anisa...berlutut...dan memegang kedua tangan Anisa dan menyatakan isi hatinya)


" anisapun tersipu malu dan matanya sedikit berkaca2 karna terharu dengan pernyataan radit serta ungkapan hatinya yang selama ini Radit ungkapkan begitu menyentuh hatinya)


"i..iya Radit....aku akan berusaha menjadi istri yang baik untuk mu...aku harap kamu mau bersabar.." (Anisa pun menjawab dan membantu rafit untuk bangun dari lututnya)

__ADS_1


*** setelah itu mereka duduk dan meminum teh bersama sambil menikmati suasana malam d dalam hotelnya yang sudah tertata rapih dengan nuansa khas pengantin...


mata Anisa pun sudah berat dan ia segera menuju ranjangnya dan tidur di sana...Raditya masih duduk di sofa nya... dan tak lama Radit tertidur...


__ADS_2