
keesokan harinya....
matahi mulai naik...
sepasang sejoli yang masih terlelap dalam tidurnya pun mulai merasakan silau dari pantulan cahaya matahari yang masuk melalui sela² hordeng dari jendela...
Radit yang pertama kali bangun melihat ke arah Anisa yang masih nyenyak dalam selimut di sampingnya...
raditpun mencium keningnya dan menyelimuti Anisa agar lebih hangat lagi...
Radit membentangkan tangannya untuk sekedar meregangkan otot² nya akibat pertarungan semalam...
Dengan hati penuh kebahagiaan dan kemenangan Radit bangkit dari atas ranjang menuju kluar balkon kamar untuk menghirup udara pagi yang segar dengan sumringah...
saat Radit membuka hordeng dan pintu cahaya matahari pun masuk dan menyilaukan Anisa yang masih terlelap...
anisapun terbangun....tapi dia menutup wajahnya dengan selimut...dengan malu² ia melirik ke arah Radit yang sedang berada di balkon...
Anisa ingin bangun ke kamar mandi tapi malu dan menunggu Radit sampai benar² tidak melihat ke arah kamar...
dan setelah Radit benar² menghadap ke arah luar area kamar di balkon...Anisa bergegegas lari masuk kedalam kamar mandi...
di dalam kamar mandi Anisa memegang dadanya dan berkaca di wastafel...
"apa yang terjadi semalam"
(Anisa bicara dengan dirinya sendiri di kaca)
dan stelah itu Anisa segera mandi
__ADS_1
--------
setelah mandi dan keluar dari kamar mandi...
Radit sudah duduk di sofa kamar dan menikmati teh hangat yang sudah di bawakan oleh pelayan....
"selamat pagi sayang...sudah segar ni....duduk sini kita minum teh" (Radit menyapa Anisa dengan penuh mesra )
"hemm iya..." (Anisa malu² dan duduk menghampiri Radit untuk ikut minum teh bersama)
"emmzz..soal semalam...aku minta maaf...aku harap kamu tidak marah atau membenci ku" (tanpa ragu Radit terus terang pada Anisa soal kejadian semalam)
"hemz...memang sudah seharusnya kan? jangan di bahas lagi... memang sudah kewajiban ku melayanimu layaknya istri² lain pada umumnya" (Anisa pun menjelaskan kesediaannya pada Radit)
"emz...iya terimakasih atas semuanya... aku berharap kita bisa menjadi suami istri yang baik..." (Radit penuh harapan pada Anisa dan berdiri lalu berlutut di hadapan Anisa sambil memegang kedua tangannya)
"iya ...aku akan berusaha menjadi istri yang baik untukmu...aku minta maaf jika aku masih belum bisa sepenuhnya membuka hatiku...tapi aku selalu berusaha...aku harap kamu bisa memahami dan bantu aku untuk sepenuhnya untukmu" (anisapun memberi kesempatan pada Radit)
"aku akan berusaha mencintaimu Radit" (dan anisapun membalas ciuman suaminya)
"aku mandi dulu ...setelah itu kita pergi keluar kemanapun kamu mau aku akan temani" (Radit pun bergegas menuju kamar mandi)
_____________
di teras Dimas sudah rapih dengan pakaian kantornya bersiap² menuju kantor bersama dengan ayah Anisa yang hendak menemui beberapa orang penting untuk meeting membahas proyek baru yang akan di kerjakan di Eropa.
"hi Clau...terimakasih sudah mau membantu ikut serta dalam perusahaan kami ..." (Dimas tersenyum dan menyapa Claudia yang juga sudah bersiap ikut ke kantor)
"jangan ke PD an dulu...aku lakukan smua karna pamanku ...ayahnya Anisa" (Clau menjawab Dimas dengan jutek)
__ADS_1
"smoga kita bisa menjadi oatner yang baik" (Dimas penuh harapan pada clau)
"ya...semoga saja kamu tidak membosankan" (Clau menjawab sambil berlalu)
dan merekapun berangkat bersama dengan ayah Anisa menuju kantor
_______________
Anisa dan Radit sudah rapih dan akan segera menuju meja makan...
di meja makan sudah ada beberapa anggota kluarga...
"selamat pagi smuanya" (Anisa menyapa dengan ramah tapi sedikit salting)
"pagi sayangnya ammamah" (sahut mamah Anisa)
"sumringah sekali anak mamah lagi ini" (sahut mamah Radit menggoda)
"ah...mamah bisa aja" (Anisa makin salting)
"Dimas ,Clau dan papah kemana mah?" (Radit menayangkanpada mamahnya)
"oh...mreka pergi duluan ke kantor ada urusan penting mendadak" (jawab singkat mamah Anisa)
"apa?? Clau ikut juga??? " (Anisa terkejut)
"iya...papa rekrut Clau ikut serta dalam bisnis papa di sini karna Clau ahli di bidangnya dan sudah fasih dengan bahasa di sini...jadi nanti Clau yang akan bantu Dimas juga di sini" (mamah Anisa menjelaskan)
"owhh begitu...bagus lah..." (Anisa merasa lega karena Clau seperti akan di comblang kan dengan Dimas)
__ADS_1
"Oya Radit...kamu jangan terburu² ngantor ya...nikmati dulu masa liburan...papa mamah kirim kalian disini untuk menikmati bulan madu...bukan untuk ikut repot urusi kantor" (penjelasan mamah Anisa pada Radit)
"baik mah terimakasih" (Radit jawab singkat dan mulai makan)