
beberapa bulan kemudian setelah tertangkapnya pria gila...
kehidupan Anisa dan Radit pun semakin hangat dan bahagia...
begitu juga dengan Dimas dan Clau...yang tidak lama lagi akan melangsungkan pertunangan sebelum mengikat janji suci mereka...
-------------------------------------
dan pada suatu pagi tiba...
"selamat pagi sayang..." (Radit mengecup kening istrinya dan bergegas membuka hordeng dan pintu balkon agar udara segar di pagi hari dan sinar matahari pagi masuk dan menghangatkan kamar )
"hooaahhh...sudah pagi ya...???selamat pagi sayang..." (Anisa terbangun menyapa radit dan meregangkan badanya d atas alis dengan mata setengah melek penuh belek wkkwwkkw)
"kita kemas² hari ini sayang... bagaimana??? masih betah atau mau pulang??" (Radit memberi tahu bahwa hari ini mereka akan pulang ke Indonesia)
"hah?? iya ya lupa...huff...tapi rasanya aku ingin menetap di sini ..." (Anisa bermanja pada Radit menolak pulang)
"baik kalau mau menetap di sini...tapi sudah di pastikan namamu akan d coret dari KK hahahha..." (Radit bercanda menggoda Anisa)
"ahhh kamu...iya sudah pasti di coret lah...kan pindah dukumen dll" (Anisa tidak mau kalah)
tok tok tok tok
seorang pelayan mengetuk pintu
__ADS_1
"permisi non,den Radit ... tuan dan. yonya menunggu di meja makan" (pelayanan itu memberitahu sarapan pagi sudah siap)
"baik...terimakasih" (Radit dan Anisa menjawabnya)
"jadi gimana??? mau Disni??? atau pulang???" (Radit masih melanjutkan candanya)
"sudah ku bilang ... aku mau menetap Disni... bosan di Indonesia banyak manusia yang hobinya drama & bermuka dua wkwkkwk" (Anisa asal bicara pada Radit sambil ngakak sendiri dengan apa yang dia ucapkan)
"ha-ha-ha...apasi kamu...sepertinya dendam sekali dengan seseorang sampai² bilang gitu...ha-ha-ha...nanti nyesel lho kalau menetap disini... kamu tidak akan bisa makan cilok, cireng, basreng, sorabi, cuangki, bakso, mie ayam, sate, batagor, empe² dll makanan² & jajanan kesukaan mu... gimana?? yakin mau jadi bule yang tiap hari makan roti ???" (Radit pantang menyerah membujuk Anisa agar mau pulang Indonesia)
"hah...ogah²...ah...aku mau balik aja...lagian hampir 1 tahun di sini di fikir² lidahku kangen juga dengan citra rasa jajanan & kuliner Indonesia... aku mau pulang aja...heheh" (Anisa belagak imut dan akhirnya mau pulang)
"okay...sekarang kita sarapan dulu" (Radit mengajak Anisa makan)
_______________________________
"pagi sayang...sini makan dulu" ( Mama Anisa mengajaknya duduk dan makan)
"biar pelayan aja nanti yang bereskan smua nya...kamu jangan terlalu lelah.. malam ini kita terbang ke Indonesia... gunakan sisa waktumu untuk istirahat..." (Mama Radit memberi saran pada Radit dan Anisa)
"gak bisa gitu dong mah...kan a Isa juga mau blanja oleh² di sini...kemarin² sempet sakit dan gak ada waktu kluar blanja oleh²" (Anisa mrengek takut gak kebeli beberapa oleh2 dan sovenir dari Swiss)
"tenang aja aku sudah blanjakan smua apa yang kamu suka dan apa yang kamu mau...yakan sayang" (clau menyela pembicaraan mereka sambil senyum ramah dan meminta pendapat pada Dimas)
"iya sayang...iya tenang aja...kamu baru sembuh kan... istirahat aja...kalau perlu apa² bilang saja pada kami...biar kami yang kluar belikan..." (Dimas setuju dengan Claudia dan memberi saran juga pada Anisa)
__ADS_1
"wah serius kalian tau apa yang ku inginkan dan smua yang ku perlukan dan mau sudah kalian belikan??? mana²???" (Anisa kegirangan dan penasaran)
"eiittt...tidak boleh d bongkar disini dong...boleh kamu buka nanti kalau sudah sampai di Indonesia... kan namanya juga oleh² hahahaha...sabar ya nona" (Clau menggoda Anisa)
"hahahahhahhahahhaha"
(seluruh anggota kluarga pun ikut tertawa bahagia)
________________________________
malam hari pun tiba dan waktunya Anisa ,radit dan mama Radit pulang ke Indonesia..
ke dua orang tua Anisa masih tinggal di Swiss di karenakan keperluan bisnis ... begitu juga dengan Dimas...ia masih harus membantu orang tua Anisa di sana...
"aku pasti akan merindukan kalian..." (Anisa memeluk papa, Mama dan seluruh anggota kluarganya)
"jangan sedih...aku akan segera menyusulmu...dan menetap di Indonesia setelah menikah nanti..." (calau membujuk Anisa supaya tidak sedih)
"iya stop jadi gadis yang cengeng kamu sudah dewasa dan menjadi seorang istri... dewasalah..." (Dimas menasihati Anisa )
"iya bawel..." (Anisa protes)
"hahaa...sudah...ayo..." (Radit memotong drama yang terjadi sebelum pulang)
dan akhirnya Anisa dan raditpun berjalan masuk bandara...
__ADS_1