
"assalamualaikum..."
Anisa ,Sinta dan Dimas tiba d rumah Radit...
"waalaikum salam"....(sahut Irt radit dan mempersilakan mereka masuk dan duduk)
" hi Anisa sayang... apa kabar..."(mamah Radit menyambut Anisa dan Cika cipiki lalu duduk bersama)
"baik Tante... bagaiman dengan kabar Tante...Om...dan jugaaaa......... radit"
(tanya basa basi Anisa)
"Tante dan Om baik...untuk Radit masih harus pemulihan kurang lebih 1,5bulan lagi kontrol lagi...Radit ada di kamarnya...ayo Tante antar" (jawab mamah radit dan mengajaknya untuk melihat kondisi Radit ke kamarnya)
"emmz...ga usah Tante...di sini aja...biarin aja Radit istirahat aja ...takutnya keganggu nanti istirahatnya" (jawab menolak dengan halus Anisa beralibi)
"hehh..apa2an sih kamu... ayo ikutin aja apa kata .amahnya Radit...ayo temui dia...lihat kondisi dan keadaannya" (bisik Dimas sedikit menyenggol bahu Anisa dari belakang untuk mengikuti mamah Radit)
"emm...baik Tante...saya lihat kondisi Radit" (anisapun mengikuti instruksi Dimas)
"mari ..."(mamah Radit)
__ADS_1
tok...tok..tok...
" sayang...lihat ini siapa yang datang..."(mamah Radit mencoba memberi surprise pada Radit)
" silahkan masuk mah..." (sahut Radit)
radit yang duduk sambil bekerja menggunakan laptopnya bersandar berada d atas kasur tiba2 menutup laptopnya dan sedikit merapihkan meja lipat yang dia gunakan untuk ia bekerja dengan laptopnya itu...
raditpun bergegas berdiri menyambut tamu yang d ajak bersama dengan mamahnya
raditpun berdiri..
tidak lama mamah Radit pembukakan pintu...
"haiii...apa kabar..." (sapa Anisa)
"hei gimana kondisimu" (sapa dimas)
"e..e..em..hai...Anisa...kabarku.. ya..seperti yang kamu lihat...masih pemulihan..." (jawab gagu Radit menjadi saling saat bertemu Anisa)
"hi Dimas...hi Santi...terimakasih sudah ikut datang menjenguk" (sapa Radit pada Dimas dan Santi)
__ADS_1
"silahkan duduk" (mempersilahkan mereka duduk d sofa di dalam kamarnya)
mereka pun berbincang2....karena memang sudah sejak d bangku sekolah Dimas sudah lama berteman juga dengan Radit mereka pun sudah tidak asing dan canggung...
tapi ada yang berbeda dengan Anisa...yang biasanya Anisa paling ceret dan bawel saat berkumpul...kini Anisa hanya sekata dua kata saat Radit dan Dimas bercerita...
raditpun menyadarinya ...ada yang berbeda dengan sikap Anisa....
Dimas dan Santi selalu mencair kan suasana..mencoba menghibur Radit.
tapi lain hal dengan Radit...saat pertama Anisa masuk kamar dan bertemu...Radit merasakan debaran yang beda dari sebelum2nya.. debaran jantungnya saat memandang Anisa makin terasa saat ia berjabatan tangan dengan Anisa....
"perasaan apa ini... aku sudah sejak lama menyukai Anisa...bahkan aku sering bersama2 dengannya .... tapi kali ini kenapa debaran jantungku berbeda...seaakan2 aku baru pertama kalinya bertemu dan mencintai Anisa" (dalam hati Radit berbicara dengan apa yang dia rasakan)
setelah beberapa lama Anisa pun mengajak Dimas dan Santi berpamitan..
"sudah mulai sore ...kita pamitan dulu ya...semoga lekas membaik" (Anisa berpamitan)
"oh..iya baik...hati2 di jalan...maaf saya tidak bisa Anyar sampai depan..." (sahut Radit sekldikit sedih dan kecewa ...)
sebetulnya Radit masih sangat menikmati ngobrol dengan Dimas ,santi dan juga Anisa walaupun Anisa lebih bnyk diam dan nyimak..
__ADS_1
tapi melihat expresinya Anisa yang tidak nyaman raditpun sedikit canggung untuk mencairkan suasana...
radit tidak ingin membuat Anisa makin tidak nyaman...maka dari itu raditpun mempersilahkan Anisa saat berpamitan...