
***keesokan hari nya...***
"Radit...mau kemana pagi² sekali?" (tanya Anisa yang terbangun dari tidurnya)
"ada hal yang perlu ku selesaikan... kamu baik² di rumah ya... " ( Radit sibuk memkai mantel tebal ,syal dan sepatu sebari duduk d sofa kamar ...dan menjawab santai sambil senyum manis tapi tidak bisa di bohongi raut wajah kecemasan penuh emosi sangat tampak pada Radit)
"radit...kumohon... tolong jawab jujur...mau kemana!!" (Anisa khawatir dan memohon pada Radit sambil berlutut di hadapannya)
"apa yang kamu lakukan sayang... tidak ada yang perlu di khawatirkan ... istirahat lagi saja ya...cuaca lumayan dingin dari biasanya ... aku pergi...mcuah" (Radit bergegsa dan mencium kening Anisa)
"Radit..." (Anisa memanggil Radit yang kluar kamar ..tapi Radit dengan cepat nya sudah pergi dengan Dimas menggunakan mobil...)
"triiiinggg...trinngggg..."
(bunyi handphone Radit)
"hallo...aku sudah menuju tempat yang kau maksud kan... jangan sampai kau main Licik!!! kita selesaikan hari ini juga"
(Dengan sangat marah Radit menjawab telfon dari seseorang)
"hahahaha... ternyata punya nyali juga ...
__ADS_1
baiklah aku tunggu..." sahut dari penelfon)
---------------------------------------------
tidak lama kemudian mobil yang di kendarai Radit dan juga Dimas tiba dan di parkirkan di suatu tempat di perkebunan bunga yang luas dan ada sebuah gudang bsar di sana...
"apa kau yakin brow... aku sangat khawatir akan ada hal yang terjadi..." (Dimas menghawatirkan Radit)
"santai aja brow...aku yakin" (jawab radit)
dari dalam gudang keluar lah seseorang
"haiii selamat datang..." (sambutan selamat datang dengan penuh keangkuhan pria gila)
"hahhaa... itu hak ku...dan bkan hak mu melarang ku... aku tau pasti dan yakin dia tidak mencintaimu...hahha...lebih baik kau mundur saja...atau kalau tidak aku paksa kau mundur... hahahahaha" (pria gila itu trus bicara mengejek Radit sambil terus tertawa seperti sedang dalam pengaruh alkohol)
"apa kamu bilang??? mundur??? memang benar gila kamu!!! aku tidak akan biarkan siapapun merebutnya dariku" ( Radit masih dengan emosi tapi masih bisa menahan agar tidak adu fisik)
"ha-ha-ha...aku sangat kasihan padamu...jangan lah kau sok kuat...aku tau kau ini lemah...kalau bukan karna kakakmu mungkin kalian berdua sudah tamat pada waktu itu... ha-ha-ha apa kau mau ku kirimkan bersama dengan Kaka mu juga???" (pria gila itu trus bicara)
"kresekkkk kau!!! jangan kau bawa² nama almarhum kakaku!!!!" (Radit makin tersulit emosi)
__ADS_1
"hahahaha...pria kecil yang malang...hahah...aku bisa dengan mudah menyingkirkan siapapun!!! kakakmu pun sudah ku singkirkan!!! apalagi pria lemah yang hifup dengan jantung sumbangan dari orang yang mati seperimu!!! hahhahahhahaa!!!" (memang benar² sedang mabuk ...bahkan dia mengatakan hal yang sangat tidak di sangka²)
"apa maksud mu???" ( Dimas dan Radit bersamaan menanggapi pernyataan dari pria gila itu)
"apa yang kau maksudkan barusan hahhh!!! jelaskan!!!!" (tanpa tunggu lama Radit langsung mendorong pria gila sambil memegang kerah baju pria gila itu)
"hahahahaha... apa yang kau fikirkan!!! tentu aku dalang dari kematian kakak mu... dia adalah kompetitor Bisnisku di Eropa...lalu aku sengaja ingin mengajak perusahaan orang tua Anisa tapi di tolak sampai aku bertemu dengan Anisa dan aku berubah fikiran untuk mendapatkan nya...tapi ternyata... Anisa adalah kekasih musuhku!!! dan sudah sejak lama aku rencanakan ya...dan seperti yang kau lihat ... berhasil kan aku singkirkan musuhku!!!" (pria gila itu dengan entengnya menjelaskan dengan ditel tanpa ragu²)
"astaga ternyata dia" (Dimas mengusap² kepalanya dan terheran² dengan penjelasan pria gila itu)
"bajigur kau pria gila!!!! jadi ternyata kau dalang dari smua tragedi yang terjadi!!!! bersiap lah kau kadallllll!!!!" (emosi Radit tidak bisa di tahan lagi, lalu meninju pria gila itu dengan brutal)
"woiii...woi...woi...hentikan sekarang juga!!!" (Dimas mencoba melerai)
"tida ku sangka.... kau dengar sendiri kan apa yang barusan dia ucapin" (Radit mencoba menjelaskan nya pada Dimas)
-------------------
"kurang ajar kau!!!!rasakan ini pria gila!!!! beraninya kau mau mengancam suamiku setelah apap yang kau lakukan pada calon suamiku dulu!!! tega kau!!!"/(tiba² Anisa datang dan mencakar ² pria gila itu dan memaki² nya sebari menangis dan emosi)
" hah??? sejak kapan ada di sini??? Dengan siapa dan dengan apa kamu datang kesini??" ( Radit terkejut dengan kemunculan Anisa yang tiba²)
__ADS_1
"aku membaca smua pesan teror mu dari pria gila itu...makanya aku khawatir saat pagi² tadi kau pergi ...aku tidak mau apapun terjadi pada mu .... aku mencintaimu dan aku tidak mau kehilanganmu!!!" (dengan penuh percaya diri anisapun menjawab pertanyaan radit)