
hati demi hari Meraka lalui setelah skandal yang terjadi di tempat kerja Radit.
Anisa yang tadinya sudah sepenuhnya membuka dan memberikan hatinya pada Radit kini mulai sedikit demi sedikit luntur walaupun Radit sudah menjelaskan smuanya pada Anisa.
dan pada suatu malam saat Radit pulang kantor, Radit melihat Anisa sedang terlelap di sofa dengan TV yang masih menyala. lalu Radit mendekatinya dan duduk di samping istrinya itu.
Radit mendekat dan mengecup kening istrinya dan membelai rambutnya, tapi tiba² Anisa terbangun dan terkejut dengan kehadiran suaminya.
"hah? kamu sudah pulang? mau makan?" (Anisa bangun dan langsung berpindah posisi duduk di sofa lainya sambil menawarkan makan tanpa melihat wajah suaminya )
"tidak aku sudah kenyang, bagaimana dengan ranisa hari ini?" (Radit salah tingkah dan mengalihkan lagi pembicaraan)
"seperti biasanya, tapi hari ini dia agak susah makan, tapi masih mau ngemil buah dan beberapa biskuit" (jawab Anisa pada suaminya itu sambil merapihkan jas,sepatu, kaus kaki, tas dan kemeja suaminya lalu membawanya ke dalam kamar)
"tidak papa namanya juga anak² yang penting sehat, kalau kamu bagaimana? sudah makan malam?" (Radit berbalik bertanya pada Anisa)
__ADS_1
"sudah tadi, mau aku buatkan minuman apa?" (Anisa menyibukkan dirinya sambil bertanya pada suaminya)
"tidak perlu, selesai mandi aku mau langsung istirahat." (Radit menjawab singkat sambil keheranan dengan tingkah istrinya yang agak sedikit mulai mau memperhatikan nya lagi)
"Ok kalau begitu, aku tidur duluan, aku siapkan air putih di meja kalau kamu perlukan" (Anisa tidur duluan masih tanpa menatap wajah suaminya)
dan raditpun masuk kamar mandi masih dengan perasaan antara bahagia dan heran.
selesai mandi Radit yang masih me genakan kimononya pun duduk di sofa kamar sambil memandangi wajah istrinya yang sedang tidur pulas.
malam semakin larut, raditpun mulai merasa ngantuk.
tak lama Radit berbaring di samping istrinya di atas ranjang yang sama.
Radit merasa gerah walaupun AC kamar tetap menyala, yang tadinya mengantuk kini Radit menjadi resah dan gelisah dengan yang ia rasakan.
__ADS_1
"ah sialan. sepertinya aku tidak bisa menahan nya lagi, tapi apa mungkin Anisa mau melayani ku?" (Radit begitu kesal dengan dirinya sendiri, sambil duduk dan memandangi istrinya)
tak lama Radit mulai memeluk istrinya dari belakang dan mencium leher bagian belakang istrinya, tapi tiba² Anisa terbangun kembali dan terkejut.
"kamu, maaf Radit aku belum bisa" (tanpa basa basi Anisa menolak Radit karna masih kecewa)
"tapi aku sudah tidak bisa tahan lagi! dan mau sampai kapan kamu abaikan aku? aku suamimu, aku sudah minta maaf dan kamu tau sendiri bagaimana aktifitas keseharian ku, ayolah, kumohon malam ini layani aku sebagaimana mestinya" (raditpun tidak bisa menahan lagi emosinya karna terpengaruh hormon yang semakin naik yang membuat kepalanya semakin berat dan nafasnya tak beraturan)
"tapi..tapi.." (ketika Anisa ingin menjawab mulut anisapun di sumpal dengan mulut Radit sehingga tidak bisa melanjutkan perkataannya)
"maaf sayang kamu harus mau malam ini, aku hanya meminta hak ku dan lakukan kewajiban mu" (raditpun mengabaikan Anisa yang merasa tidak nyaman dan terus meng eksekusi Anisa dengan sangat brutal karna sudah hampir 1 bulan Radit menahan nya)
**************************
dan tidak perlu di jabarkan apa yang terjadi karna nanti kalau di jelaskan secara detail episode ini tidak di loloskan hehhe...
__ADS_1